alexametrics
28.7 C
Denpasar
Thursday, August 11, 2022

Kapolres Gianyar Tegaskan Tak Ada Toleransi Untuk Tajen

GIANYAR, BALI EXPRESS – Kapolres Gianyar AKBP Priyanto Priyo Hutomo, menyebutkan, tidak akan memberi ruang bagi pelaku judi tajen. Bahkan dia mengaku tidak segan mengerahkan pasukannya untuk menangkap praktik judi sabung ayam tersebut.

Hal ini dia tegaskan saat memberikan keterangan pers terkait hasil Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Agung 2019 di kantornya, Kamis (12/12). Dia menegaskan, pihaknya hanya memberi toleransi bagi aktivitas tabuh rah sebagai pengecualian.

“Kalau kegiatan tabuh rah di pura. Tanpa ada uang. Dan itu bersifat kearifan lokal,” ujarnya.

Dia menambahkan, tindakan tegas dari pihaknya itu tidak hanya berlaku bagi judi tajen. Praktik judi lainnya juga akan ditindak.

Baca Juga :  Petani di Pejeng Kangin Gelar Tradisi Sakral Mepujewit, Ini Tujuannya

“Apapun itu, tidak hanya perjudian. Kejahatan yang lain, kalau itu ada unsur pelanggaran hukum, ya ditindak. Baik pelaku dan barang buktinya,” tegasnya.

Hal ini juga yang membuat hasil Operasi Pekat Agung 2019 nihil tangkapan judi tajen. Selama dua minggu digelar dan berakhir pada 8 Desember 2019 lalu, khusus untuk kasus judi, pihaknya hanya menangkap pelaku judi dadu. “Kalau tajennya tidak dapat. Masih lidik,” tukasnya.


GIANYAR, BALI EXPRESS – Kapolres Gianyar AKBP Priyanto Priyo Hutomo, menyebutkan, tidak akan memberi ruang bagi pelaku judi tajen. Bahkan dia mengaku tidak segan mengerahkan pasukannya untuk menangkap praktik judi sabung ayam tersebut.

Hal ini dia tegaskan saat memberikan keterangan pers terkait hasil Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Agung 2019 di kantornya, Kamis (12/12). Dia menegaskan, pihaknya hanya memberi toleransi bagi aktivitas tabuh rah sebagai pengecualian.

“Kalau kegiatan tabuh rah di pura. Tanpa ada uang. Dan itu bersifat kearifan lokal,” ujarnya.

Dia menambahkan, tindakan tegas dari pihaknya itu tidak hanya berlaku bagi judi tajen. Praktik judi lainnya juga akan ditindak.

Baca Juga :  Objek Wisata di Karangasem Mulai Dipadati Turis Lokal

“Apapun itu, tidak hanya perjudian. Kejahatan yang lain, kalau itu ada unsur pelanggaran hukum, ya ditindak. Baik pelaku dan barang buktinya,” tegasnya.

Hal ini juga yang membuat hasil Operasi Pekat Agung 2019 nihil tangkapan judi tajen. Selama dua minggu digelar dan berakhir pada 8 Desember 2019 lalu, khusus untuk kasus judi, pihaknya hanya menangkap pelaku judi dadu. “Kalau tajennya tidak dapat. Masih lidik,” tukasnya.


Most Read

Artikel Terbaru

/