alexametrics
27.8 C
Denpasar
Friday, July 1, 2022

Masyarakat Gotong Royong Buka Akses Jalan di Desa Belimbing

TABANAN, BALI EXPRESS – Masyarakat Desa Belimbing, Kecamatan Pupuan, bergotong royong melakukan pembukaan jalan secara swadaya di tengah perkebunan yang selama ini aksesnya sulit. 

Salah satu tokoh masyarakat Desa Belimbing yang juga anggota DPRD Tabanan yang sejak awal turut terlibat dalam pembukaan jalan, I Gusti Nyoman Omardani, menerangkan, pembukaan jalan dilakukan di dua titik.

Pertama di Banjar Beniti Belimbing sampai Banjar Belimbing Desa sepanjang 2,7 kilometer, dan yang kedua di Pangkung Akah, dari Banjar Belantibah sampai perbatasan menuju Desa Jelijih Punggang sepanjang 3,1 kilometer. 

“Ini jalan tembus antar desa yang masuk kawasan perkebunan dan sebelumnya belum ada akses jalan, sehingga masyarakat kesulitan membawa hasil kebun mereka. Dan, ini juga salah satu hasil reses kita,” paparnya Minggu (13/12).

Sejumlah komoditas yang ada di perkebunan tersebut mulai dari kopi, cengkeh, kelapa, manggis, durian, termasuk aren. Maka dari itu, pembukaan jalan pun dilakukan secara bergotong royong sejak tiga minggu yang lalu. Masyarakat akan turun setiap hari Sabtu dan Minggu. 

“Kita turun dua kali dalam satu minggu agar tidak mengganggu kegiatan masyarakat dan kebetulan hari Sabtu dan Minggu yang bekerja banyak yang libur, termasuk saya,” imbuhnya.

Untuk di awal pembukaan jalan ini, biaya yang digunakan adalah swadaya dari masyarakat, termasuk ada juga sumbangan pribadi dari dirinya. Namun, kedepannya untuk betonisasi jalan tersebut diharapkan bisa dibantu oleh Pemerintah Desa maupun Pemerintah Kabupaten Tabanan. 

“Untuk sekarang kita swadaya urunan dari masyarakat, dan tahun depan akan kita ajukan betonisasinya, semoga bisa dibantu Pemerintah Desa atau Pemerintah Kabupaten Tabanan,” papar Omardani. 

Menurutnya, sejauh ini tidak ada kendala berarti dalam pembukaan jalan tersebut, karena masyarakat mengerjakanya dengan suka cita. Masyarakat juga membebaskan lahannya yang dijadikan jalan karena mereka berharap ada akses masuk ke perkebunan yang layak dan tidak sulit seperti saat ini. 

“Di samping itu melalui kegiatan ini kita ingin mengefektifkan gotong royong, agar budaya gotong royong yang merupakan ajaran Bung Karno tidak hilang. Masyarakat bersuka cita untuk itu,” lanjutnya.

Namun, untuk medan yang sulit dan tidak bisa dikerjakan secara manual, pihaknya akan menggunakan bantuan alat berat berupa Buldozer. 


TABANAN, BALI EXPRESS – Masyarakat Desa Belimbing, Kecamatan Pupuan, bergotong royong melakukan pembukaan jalan secara swadaya di tengah perkebunan yang selama ini aksesnya sulit. 

Salah satu tokoh masyarakat Desa Belimbing yang juga anggota DPRD Tabanan yang sejak awal turut terlibat dalam pembukaan jalan, I Gusti Nyoman Omardani, menerangkan, pembukaan jalan dilakukan di dua titik.

Pertama di Banjar Beniti Belimbing sampai Banjar Belimbing Desa sepanjang 2,7 kilometer, dan yang kedua di Pangkung Akah, dari Banjar Belantibah sampai perbatasan menuju Desa Jelijih Punggang sepanjang 3,1 kilometer. 

“Ini jalan tembus antar desa yang masuk kawasan perkebunan dan sebelumnya belum ada akses jalan, sehingga masyarakat kesulitan membawa hasil kebun mereka. Dan, ini juga salah satu hasil reses kita,” paparnya Minggu (13/12).

Sejumlah komoditas yang ada di perkebunan tersebut mulai dari kopi, cengkeh, kelapa, manggis, durian, termasuk aren. Maka dari itu, pembukaan jalan pun dilakukan secara bergotong royong sejak tiga minggu yang lalu. Masyarakat akan turun setiap hari Sabtu dan Minggu. 

“Kita turun dua kali dalam satu minggu agar tidak mengganggu kegiatan masyarakat dan kebetulan hari Sabtu dan Minggu yang bekerja banyak yang libur, termasuk saya,” imbuhnya.

Untuk di awal pembukaan jalan ini, biaya yang digunakan adalah swadaya dari masyarakat, termasuk ada juga sumbangan pribadi dari dirinya. Namun, kedepannya untuk betonisasi jalan tersebut diharapkan bisa dibantu oleh Pemerintah Desa maupun Pemerintah Kabupaten Tabanan. 

“Untuk sekarang kita swadaya urunan dari masyarakat, dan tahun depan akan kita ajukan betonisasinya, semoga bisa dibantu Pemerintah Desa atau Pemerintah Kabupaten Tabanan,” papar Omardani. 

Menurutnya, sejauh ini tidak ada kendala berarti dalam pembukaan jalan tersebut, karena masyarakat mengerjakanya dengan suka cita. Masyarakat juga membebaskan lahannya yang dijadikan jalan karena mereka berharap ada akses masuk ke perkebunan yang layak dan tidak sulit seperti saat ini. 

“Di samping itu melalui kegiatan ini kita ingin mengefektifkan gotong royong, agar budaya gotong royong yang merupakan ajaran Bung Karno tidak hilang. Masyarakat bersuka cita untuk itu,” lanjutnya.

Namun, untuk medan yang sulit dan tidak bisa dikerjakan secara manual, pihaknya akan menggunakan bantuan alat berat berupa Buldozer. 


Most Read

Artikel Terbaru

/