alexametrics
26.8 C
Denpasar
Thursday, May 26, 2022

Aktifitas di Alun-alun Kota Gianyar Diperbolehkan, Malam Valentine Jadi Atensi

GIANYAR, BALI EXPRESS  – Setelah beberapa waktu sempat meminta masyarakat untuk tidak melakukan aktifitas di Alun-alun Kota Gianyar, kini Polsek Gianyar kembali memberikan masyarakat beraktifitas di fasilitas umum favorit masyarakat tersebut. Hal itu terjadi karena Pemerintah Kabupaten Gianyar sendiri belum mengeluarkan surat untuk penutupan aktifitas warga di Alun-alun. Selain itu, khusus di malam valentine, Polsek Gianyar akan memperketat pengawasan di kawasan-kawasan yang berpotensi ramai.

 

Terkait hal tersebut, Kapolsek Gianyar, Kompol I Gede Putu Putra Astawa, mengungkapkan bahwa beberapa waktu lalu pihaknya sempat melarang masyarakat beraktifitas di Alun-alun Gianyar berdasarkan instruksi dari Kapolres Gianyar. Hal itu dilakukan lantaran kasus Covid-19 meningkat.

 

Hanya saja, sejauh ini tidak intruksi dari Bupati Gianyar terkait hal tersebut. Maka Satpol PP Gianyar pun tidak ikut melakukan hal serupa. Sehingga pihaknya pun kini tidak melarang jika masyarakat melakukan aktifitas di Alun-alun Gianyar. Terlebih pihaknya tidak ingin terjadi hal-hal yang tidak diinginkan antara polisi dan Pemda Gianyar. “Beberapa hari ini kita sendiri yang melarang aktifitas di Alun-alun, tapi Satpol PP ternyata tyidak ikut karena memang belum ada intruksi dari Bupati. Maka dari itu sekarang kita tidak larang lagi, tapi masyarakat diimbau tetap terapkan prokes,” tegasnya.

Disamping itu, pihaknya juga akan memberikan atensi pada malam valentine di semua kawasan yang berpotensi ramai. Baik itu di Alun-alun Gianyar maupun pantai -pantai yang ada di wilayah hukum Polsek Gianyar. “Alun-alun, pantai-pantai di wilkum Polsek Gianyar kita akan atensi saat malam valentine, kalau ada  potensi kerumunan kita imbau untuk bubar,” sambungnya.

 

Menurutnya hal tersebut dilakukan sebagai salah satu upaya untuk mengantisipasi terjadinya kenakalan yang melibatkan remaja atau anak dibawah umur saat malam valentine yang bisa dikatakan rawan. “Kita tetap memberikan imbauan melalui patroli. Tapi untuk mencegah kenakalan remaja seperti itu, itu merupakan tanggung jawab orangtua,” pungkas Kompol Astawa.


GIANYAR, BALI EXPRESS  – Setelah beberapa waktu sempat meminta masyarakat untuk tidak melakukan aktifitas di Alun-alun Kota Gianyar, kini Polsek Gianyar kembali memberikan masyarakat beraktifitas di fasilitas umum favorit masyarakat tersebut. Hal itu terjadi karena Pemerintah Kabupaten Gianyar sendiri belum mengeluarkan surat untuk penutupan aktifitas warga di Alun-alun. Selain itu, khusus di malam valentine, Polsek Gianyar akan memperketat pengawasan di kawasan-kawasan yang berpotensi ramai.

 

Terkait hal tersebut, Kapolsek Gianyar, Kompol I Gede Putu Putra Astawa, mengungkapkan bahwa beberapa waktu lalu pihaknya sempat melarang masyarakat beraktifitas di Alun-alun Gianyar berdasarkan instruksi dari Kapolres Gianyar. Hal itu dilakukan lantaran kasus Covid-19 meningkat.

 

Hanya saja, sejauh ini tidak intruksi dari Bupati Gianyar terkait hal tersebut. Maka Satpol PP Gianyar pun tidak ikut melakukan hal serupa. Sehingga pihaknya pun kini tidak melarang jika masyarakat melakukan aktifitas di Alun-alun Gianyar. Terlebih pihaknya tidak ingin terjadi hal-hal yang tidak diinginkan antara polisi dan Pemda Gianyar. “Beberapa hari ini kita sendiri yang melarang aktifitas di Alun-alun, tapi Satpol PP ternyata tyidak ikut karena memang belum ada intruksi dari Bupati. Maka dari itu sekarang kita tidak larang lagi, tapi masyarakat diimbau tetap terapkan prokes,” tegasnya.

Disamping itu, pihaknya juga akan memberikan atensi pada malam valentine di semua kawasan yang berpotensi ramai. Baik itu di Alun-alun Gianyar maupun pantai -pantai yang ada di wilayah hukum Polsek Gianyar. “Alun-alun, pantai-pantai di wilkum Polsek Gianyar kita akan atensi saat malam valentine, kalau ada  potensi kerumunan kita imbau untuk bubar,” sambungnya.

 

Menurutnya hal tersebut dilakukan sebagai salah satu upaya untuk mengantisipasi terjadinya kenakalan yang melibatkan remaja atau anak dibawah umur saat malam valentine yang bisa dikatakan rawan. “Kita tetap memberikan imbauan melalui patroli. Tapi untuk mencegah kenakalan remaja seperti itu, itu merupakan tanggung jawab orangtua,” pungkas Kompol Astawa.


Most Read

Artikel Terbaru

/