alexametrics
26.8 C
Denpasar
Thursday, May 26, 2022

Puncak Karya Agung Panerusan Panca Wali Krama Pura Penataran Sasih Berlangsung Esok

GIANYAR, BALI EXPRESS – Berbagai ritual telah mengawali pelaksanaan Karya Agung Penerusan Panca Wali Krama di Pura Penataran Sasih, Desa Pejeng, Kecamatan Tampaksiring, Gianyar. Dimana puncak karya akan berlangsung Selasa (15/2) bertepatan dengan Purnamaning Kesanga.

 

Sebelumnya, telah digelar ritual nyukat genah yang dipimpin langsung Yajaman Karya Ida Pedanda Wayahan Bun, Geriya Sanur, Pejeng, kemudian nanceb sanggar tawang, mlaspas, mendak Pratima Sanghyang Rare Angon, nuasen karya, manca kerta, netegan hingga nyangling.

 

Bendesa Adat Jero Kuta Pejeng Cokorda Gede Putra Pemayun, mengungkapkan bahwa selain sejumlah prosesi upacara yang telah berlangsung tersebut, beberapa hari menjelang puncak karya juga telah dilaksanakan prosesi mapepada atau pembersihan secara niskala terhadap hewan kurban yang digunakan pada saat mecaru, Jumat (11/2).

 

Adapun hewan-hewan kurban tersebut di antaranya kerbau anggrek wulan dan yusmerana, kambing hitam, kuluk bang bungkem, babi, kucit butuhan, angsa, bebek putih, ayam serta perlengkapan lainnya. “Setelah seluruh hewan kurban tersebut diupacarai, keesokan harinya, yaitu hari Sabtu (12/2) dilaksanakan upacara mabhuta yadnya (mecaru) serta mlaspas bagia,” ujarnya Senin (14/2).

 

Lebih lanjut dirinya mengatakan bahwa upacara puncak karya ini akan dilaksakana sekitar pukul 09.00 WITA. Dimana upacara akan dipuput Yajamana Ida Pedanda Wayahan Bun Geriya Sanur, Pejeng, Ida Pedanda Budha Geriya Tengah Wanasari, serta Ida Pedanda Geriya Sanding Anyar, Pejeng.

 

”Serangkaian dengan karya agung ini juga akan dilangsungkan ritual sasolahan wali nedunang Sanghyang Jaran, Anten-antenan saat puncak karya, hingga nampyog serta siyat sampiyan saat Ida Bhatara manca-manca budal  itu hari Jumat tanggal 18 Februari 2022,” jelasnya.

 

Pihaknya pun meminta kepada seluruh umat Hindu untuk bersama-sama mendoakan seluruh rangkaian upacara ini agar berlangsung lancer. “Karena melalui karya ini kita juga sekaligus memohon keselamatan jagat agar pandemi Covid-19 segera berakhir,” tandasnya


GIANYAR, BALI EXPRESS – Berbagai ritual telah mengawali pelaksanaan Karya Agung Penerusan Panca Wali Krama di Pura Penataran Sasih, Desa Pejeng, Kecamatan Tampaksiring, Gianyar. Dimana puncak karya akan berlangsung Selasa (15/2) bertepatan dengan Purnamaning Kesanga.

 

Sebelumnya, telah digelar ritual nyukat genah yang dipimpin langsung Yajaman Karya Ida Pedanda Wayahan Bun, Geriya Sanur, Pejeng, kemudian nanceb sanggar tawang, mlaspas, mendak Pratima Sanghyang Rare Angon, nuasen karya, manca kerta, netegan hingga nyangling.

 

Bendesa Adat Jero Kuta Pejeng Cokorda Gede Putra Pemayun, mengungkapkan bahwa selain sejumlah prosesi upacara yang telah berlangsung tersebut, beberapa hari menjelang puncak karya juga telah dilaksanakan prosesi mapepada atau pembersihan secara niskala terhadap hewan kurban yang digunakan pada saat mecaru, Jumat (11/2).

 

Adapun hewan-hewan kurban tersebut di antaranya kerbau anggrek wulan dan yusmerana, kambing hitam, kuluk bang bungkem, babi, kucit butuhan, angsa, bebek putih, ayam serta perlengkapan lainnya. “Setelah seluruh hewan kurban tersebut diupacarai, keesokan harinya, yaitu hari Sabtu (12/2) dilaksanakan upacara mabhuta yadnya (mecaru) serta mlaspas bagia,” ujarnya Senin (14/2).

 

Lebih lanjut dirinya mengatakan bahwa upacara puncak karya ini akan dilaksakana sekitar pukul 09.00 WITA. Dimana upacara akan dipuput Yajamana Ida Pedanda Wayahan Bun Geriya Sanur, Pejeng, Ida Pedanda Budha Geriya Tengah Wanasari, serta Ida Pedanda Geriya Sanding Anyar, Pejeng.

 

”Serangkaian dengan karya agung ini juga akan dilangsungkan ritual sasolahan wali nedunang Sanghyang Jaran, Anten-antenan saat puncak karya, hingga nampyog serta siyat sampiyan saat Ida Bhatara manca-manca budal  itu hari Jumat tanggal 18 Februari 2022,” jelasnya.

 

Pihaknya pun meminta kepada seluruh umat Hindu untuk bersama-sama mendoakan seluruh rangkaian upacara ini agar berlangsung lancer. “Karena melalui karya ini kita juga sekaligus memohon keselamatan jagat agar pandemi Covid-19 segera berakhir,” tandasnya


Most Read

Artikel Terbaru

/