alexametrics
28.8 C
Denpasar
Friday, May 27, 2022

Selama Karya di Besakih, Bus dan Truk Dilarang Lewat Suter

BANGLI, BALI EXPRESS- Jalur utama Desa Suter, Kecamatan Kintamani, Bangli  rawan macet selama karya Ida Bhatara Turun Kabeh di Pura Agung Besakih, Karangasem dan karya pujawali di Pura Ulun Danu Batur, Kecamatan Kintamani, Bangli. Oleh sebab itu, kendaraan yang boleh melintas di jalur itu, dibatasi selama karya berlangsung.

 

Dalam rapat koordinasi yang digelar Polres Bangli, Senin (14/3) diputuskan bus dan truk yang datang dari arah Karangasem dilarang melintas di jalur Suter. Kendaraan besar itu diarahkan lewat jalur Rendang, kemudian masuk ke Tembuku.  Hal itu dilakukan untuk menghindari kemacetan lalu lintas, mengingat jalur Suter yang menghubungkan Karangasem dan Bangli itu tergolong sempit. “Jalannya rawan. Bisa krodit 8 jam, karena jalannya sempit. Mending kami arahkan lewat Bangbang (Tembuku), paling 30 menit daripada tersendat berjam-jam,” ungkap Wakapolres Bangli Kompol I Wayan Suka yang memimpin rapat koordinasi melibatkan Polres Karangasem dan pihak terkait di Pemkab Bangli.

 

Untuk mencegah tidak ada bus maupun truk menerobos, maka akan dijaga oleh polisi di Karangasem, termasuk Polres Bangli mengamankan jalur wilayah Bangli.  Seperti diketahui, jalur Suter merupakan jalur alternatif bagi pamedek yang nangkil ke Pura Besakih, lanjut Pura Batur. Begitu pula sebaliknya.

 

Selain soal jalur Suter, dalam rapat koordinasi yang digelar sekitar 2 jam tersebut, disepakati bahwa kendaraan penganyar dari pemkab/pemkot dan Pemprov Bali ke Pura Batur bisa masuk sampai  parkir VVIP (dekat pura).  Namun untuk kendaraan bus agar di parkir di tempat parkir Tunon.

 

Puncak karya Ida Bhatara Turun Kabeh di Pura Agung Besakih akan berlangsung pada Kamis (17/3) lusa. Sama dengan di Pura Ulun Danu Batur. Cuma nyejernya beda. Karya di Besakih nyejer selama 21 hari, sedangkan di Pura Ulun Danu Batur sekitar dua pekan. (wan)


BANGLI, BALI EXPRESS- Jalur utama Desa Suter, Kecamatan Kintamani, Bangli  rawan macet selama karya Ida Bhatara Turun Kabeh di Pura Agung Besakih, Karangasem dan karya pujawali di Pura Ulun Danu Batur, Kecamatan Kintamani, Bangli. Oleh sebab itu, kendaraan yang boleh melintas di jalur itu, dibatasi selama karya berlangsung.

 

Dalam rapat koordinasi yang digelar Polres Bangli, Senin (14/3) diputuskan bus dan truk yang datang dari arah Karangasem dilarang melintas di jalur Suter. Kendaraan besar itu diarahkan lewat jalur Rendang, kemudian masuk ke Tembuku.  Hal itu dilakukan untuk menghindari kemacetan lalu lintas, mengingat jalur Suter yang menghubungkan Karangasem dan Bangli itu tergolong sempit. “Jalannya rawan. Bisa krodit 8 jam, karena jalannya sempit. Mending kami arahkan lewat Bangbang (Tembuku), paling 30 menit daripada tersendat berjam-jam,” ungkap Wakapolres Bangli Kompol I Wayan Suka yang memimpin rapat koordinasi melibatkan Polres Karangasem dan pihak terkait di Pemkab Bangli.

 

Untuk mencegah tidak ada bus maupun truk menerobos, maka akan dijaga oleh polisi di Karangasem, termasuk Polres Bangli mengamankan jalur wilayah Bangli.  Seperti diketahui, jalur Suter merupakan jalur alternatif bagi pamedek yang nangkil ke Pura Besakih, lanjut Pura Batur. Begitu pula sebaliknya.

 

Selain soal jalur Suter, dalam rapat koordinasi yang digelar sekitar 2 jam tersebut, disepakati bahwa kendaraan penganyar dari pemkab/pemkot dan Pemprov Bali ke Pura Batur bisa masuk sampai  parkir VVIP (dekat pura).  Namun untuk kendaraan bus agar di parkir di tempat parkir Tunon.

 

Puncak karya Ida Bhatara Turun Kabeh di Pura Agung Besakih akan berlangsung pada Kamis (17/3) lusa. Sama dengan di Pura Ulun Danu Batur. Cuma nyejernya beda. Karya di Besakih nyejer selama 21 hari, sedangkan di Pura Ulun Danu Batur sekitar dua pekan. (wan)


Most Read

Artikel Terbaru

/