29.8 C
Denpasar
Friday, March 24, 2023

Penjual Pupuk Sikat 80 Gram Perhiasan Emas

BANGLI, BALI EXPRESS – Seorang perempuan benama Ni Luh Puspa Dewi, 36, ditangkap Sat Reskrim Polres Bangli. Ia diduga mencuri 80 gram perhiasan emas di salah satu rumah warga Desa Buahan, Kecamatan Kintamani, Bangli. Perhiasan itu dijual seharga Rp 80 juta.

Hal tersebut terungkap dalam rilis hasil Operasi Sikat Agung 2023 di Bangli, Senin (13/3). Puspa Dewi dihadirkan sebagai salah satu tersangka yang berhasil ditangkap polisi selama operasi yang digelar 23 Februari sampai 10 Maret.

Kabag Ops Polres Bangli Kompol I Ketut Maret mengungkapkan, Puspa Dewi, perempuan asal Desa Suter, Kecamatan Kintamani ini, mencuri pada 2021. Dia merupakan salah satu target operasi (TO). “Yang dicuri 80 gram emas,” kata Maret.

Baca Juga :  Sasar Kuta Selatan, Satpol PP Tertibkan 21 Reklame

Kapolsek Kintamani Kompol Ruli Agus Susanto menambahkan, tersangka melakukan pencurian dengan modus menjual lemekan (pupuk kandang) keliling menggunakan pikap. Saat melihat rumah warga sepi, dia masuk. “Dia menemukan rumah kosong yang kebetulan berisi emas,” ungkap Ruli.

Perhiasan emas tersebut dijual di Pasar Kidul seharga Rp 80 juta. Walau sejatinya bisa laku lebih dari Rp 200 juta. Namun karena tanpa surat-surat, jadi jauh lebih murah. Hasil penjualannya digunakan untuk kebutuhan hidup, salah satunya membeli pakaian.

Puspa Dewi tak menampik telah mencuri perhiasan emas tersebut. Ia melancarkan aksinya karena melihat rumah dalam keadaan sepi. Kebetulan pula, saat hendak memuluskan niat jahatnya, wanita yang sudah menikah dan mempunyai anak ini, melihat ada kunci rumah. “Rumah itu tidak ada penghuni, saya masuk, saya melihat kunci, saya masuk ambil emas,” katanya.

Baca Juga :  Pulang Kuliah, Tabrak Tembok di Pejeng Kaja, Suwista Tewas

Ia mengakui datang ke rumah tersebut sambil menjajakan pupuk kandang. Pekerjaan menjual pupuk door-to-door itu sudah dilakukan sejak lama. Namun ia membantah bahwa hal itu sebagai modus mengincar rumah kosong.

Selain Pusa Dewi, selama Operasi Sikat Agung, Polres Bangli menangkap empat tersangka lain. Semuanya kasus pencurian. Mereka adalah Harisuddin,20; I Wayan Selamet,38; I Putu Mega Yuda Pradnyana,26, serta satu tersangka tidak dihadirkan karena masih ditangani oleh Polres Jembrana. Para tersangka tersebut diangkakan Pasal 363 KUHP. (wan)

 


BANGLI, BALI EXPRESS – Seorang perempuan benama Ni Luh Puspa Dewi, 36, ditangkap Sat Reskrim Polres Bangli. Ia diduga mencuri 80 gram perhiasan emas di salah satu rumah warga Desa Buahan, Kecamatan Kintamani, Bangli. Perhiasan itu dijual seharga Rp 80 juta.

Hal tersebut terungkap dalam rilis hasil Operasi Sikat Agung 2023 di Bangli, Senin (13/3). Puspa Dewi dihadirkan sebagai salah satu tersangka yang berhasil ditangkap polisi selama operasi yang digelar 23 Februari sampai 10 Maret.

Kabag Ops Polres Bangli Kompol I Ketut Maret mengungkapkan, Puspa Dewi, perempuan asal Desa Suter, Kecamatan Kintamani ini, mencuri pada 2021. Dia merupakan salah satu target operasi (TO). “Yang dicuri 80 gram emas,” kata Maret.

Baca Juga :  Ombak Besar Rusak Bangunan di Tegal Besar

Kapolsek Kintamani Kompol Ruli Agus Susanto menambahkan, tersangka melakukan pencurian dengan modus menjual lemekan (pupuk kandang) keliling menggunakan pikap. Saat melihat rumah warga sepi, dia masuk. “Dia menemukan rumah kosong yang kebetulan berisi emas,” ungkap Ruli.

Perhiasan emas tersebut dijual di Pasar Kidul seharga Rp 80 juta. Walau sejatinya bisa laku lebih dari Rp 200 juta. Namun karena tanpa surat-surat, jadi jauh lebih murah. Hasil penjualannya digunakan untuk kebutuhan hidup, salah satunya membeli pakaian.

Puspa Dewi tak menampik telah mencuri perhiasan emas tersebut. Ia melancarkan aksinya karena melihat rumah dalam keadaan sepi. Kebetulan pula, saat hendak memuluskan niat jahatnya, wanita yang sudah menikah dan mempunyai anak ini, melihat ada kunci rumah. “Rumah itu tidak ada penghuni, saya masuk, saya melihat kunci, saya masuk ambil emas,” katanya.

Baca Juga :  Sasar Kuta Selatan, Satpol PP Tertibkan 21 Reklame

Ia mengakui datang ke rumah tersebut sambil menjajakan pupuk kandang. Pekerjaan menjual pupuk door-to-door itu sudah dilakukan sejak lama. Namun ia membantah bahwa hal itu sebagai modus mengincar rumah kosong.

Selain Pusa Dewi, selama Operasi Sikat Agung, Polres Bangli menangkap empat tersangka lain. Semuanya kasus pencurian. Mereka adalah Harisuddin,20; I Wayan Selamet,38; I Putu Mega Yuda Pradnyana,26, serta satu tersangka tidak dihadirkan karena masih ditangani oleh Polres Jembrana. Para tersangka tersebut diangkakan Pasal 363 KUHP. (wan)

 


Most Read

Artikel Terbaru