alexametrics
26.8 C
Denpasar
Thursday, May 26, 2022

Jaya Negara Tinjau Pembangunan Fisik SMPN 14 Denpasar

DENPASAR, BALI EXPRESS – Pemkot Denpasar secara berkelanjutan terus mendorong terciptanya infrastruktur yang memadai, termasuk di bidang pendidikan. Meski di tengah pandemi Covid-19, tahun ini Pemkot Denpasar tetap  melaksanakan pembangunan fisik SMPN 14 Denpasar yang berlokasi di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur.

Guna memastikan kesiapan dan pengerjaan awal, Wakil Walikota Denpasar, Jaya Negara turun langsung meninjau proyek pembangunan, Selasa (14/7). Turut mendampingi, Kadis PUPR Kota Denpasar, Nyoman Ngurah Jimmy Sidharta, Perbekel Desa Kesiman Kertalangu, I Made Suena serta tokoh masyarakat adat.

Dalam kesempatan tersebut,  Jaya Negara mengatakan, pengawasan terhadap pelaksanaan pembangunan harus dilaksanakan secara berkelanjutan. Hal ini sebagai upaya untuk menciptakan serta memastikan realisasi pembangunan baik fisik, non fisik serta keuangan yang tepat waktu, tepat mutu dan tepat sasaran.

 “Peninjauan ini penting dilaksanakan, sehingga dapat diketahui capaian progres pengerjaan dan bagaimana nantinya pembangunan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dalam mendukung pendidikan di Kota Denpasar,” ujar Jaya Negara.

Lebih lanjut dikatakan, dari peninjauan ini, pembangunan diharapkan dapat berjalan dengan baik dan sesuai rencana. “Progress pembangunan sudah sesuai rencana dan tentunya akan bisa selesai tepat waktu,” jelasnya.

Sementara, Kadis PUPR Kota Denpasar, Nyoman Ngurah Jimmy Sidharta mengatakan, pembangunan gedung SMPN 14 Denpasar yang dilaksanakan PT Sepakat Pratama Indonesia dengan nilai kontrak Rp 12 milyar lebih, ditarget selesai pada 10 Desember 2020.

Pihaknya menekankan tercapainya realisasi fisik, non fisik dan keuangan yang tepat waktu, tepat mutu, dan tepat sasaran. Sehingga realisasi pembangunan memberikan manfaat yg optimal pada peningkatkan kualitas pendidikan siswa di Denpasar.

“Kami menekankan tercapainya realisasi pembangunan fisik, non-fisik dan keuangan yang tepat waktu, tepat mutu dan tepat sasaran, meski di tengah pandemi Covid-19. Karena sektor pendidikan merupakan kebutuhan dasar yang harus dipenuhi,” jelasnya.


DENPASAR, BALI EXPRESS – Pemkot Denpasar secara berkelanjutan terus mendorong terciptanya infrastruktur yang memadai, termasuk di bidang pendidikan. Meski di tengah pandemi Covid-19, tahun ini Pemkot Denpasar tetap  melaksanakan pembangunan fisik SMPN 14 Denpasar yang berlokasi di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur.

Guna memastikan kesiapan dan pengerjaan awal, Wakil Walikota Denpasar, Jaya Negara turun langsung meninjau proyek pembangunan, Selasa (14/7). Turut mendampingi, Kadis PUPR Kota Denpasar, Nyoman Ngurah Jimmy Sidharta, Perbekel Desa Kesiman Kertalangu, I Made Suena serta tokoh masyarakat adat.

Dalam kesempatan tersebut,  Jaya Negara mengatakan, pengawasan terhadap pelaksanaan pembangunan harus dilaksanakan secara berkelanjutan. Hal ini sebagai upaya untuk menciptakan serta memastikan realisasi pembangunan baik fisik, non fisik serta keuangan yang tepat waktu, tepat mutu dan tepat sasaran.

 “Peninjauan ini penting dilaksanakan, sehingga dapat diketahui capaian progres pengerjaan dan bagaimana nantinya pembangunan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dalam mendukung pendidikan di Kota Denpasar,” ujar Jaya Negara.

Lebih lanjut dikatakan, dari peninjauan ini, pembangunan diharapkan dapat berjalan dengan baik dan sesuai rencana. “Progress pembangunan sudah sesuai rencana dan tentunya akan bisa selesai tepat waktu,” jelasnya.

Sementara, Kadis PUPR Kota Denpasar, Nyoman Ngurah Jimmy Sidharta mengatakan, pembangunan gedung SMPN 14 Denpasar yang dilaksanakan PT Sepakat Pratama Indonesia dengan nilai kontrak Rp 12 milyar lebih, ditarget selesai pada 10 Desember 2020.

Pihaknya menekankan tercapainya realisasi fisik, non fisik dan keuangan yang tepat waktu, tepat mutu, dan tepat sasaran. Sehingga realisasi pembangunan memberikan manfaat yg optimal pada peningkatkan kualitas pendidikan siswa di Denpasar.

“Kami menekankan tercapainya realisasi pembangunan fisik, non-fisik dan keuangan yang tepat waktu, tepat mutu dan tepat sasaran, meski di tengah pandemi Covid-19. Karena sektor pendidikan merupakan kebutuhan dasar yang harus dipenuhi,” jelasnya.


Most Read

Artikel Terbaru

/