alexametrics
26.5 C
Denpasar
Wednesday, May 18, 2022

Anak Pingsan setelah Divaksin, Orang Tua Kesal

MANGUPURA, BALI EXPRESS- Seorang siswi SMA Negeri 1 Kuta Selatan, Badung  berinisial KC sempat pingsan usai disuntik vaksin Covid-19. Siswi tersebut dilrikan ke rumah sakit Surya Husada, Nusa Dua untuk menjalani pemeriksaan.

Informasi yang didapat Bali Express (Jawa Pos Group), siswi berusia 17 tahun tersebut mengikuti vaksinasi di sekolahnya pada Selasa (13/7) pagi. Berselang beberapa menit, dia tidak sadarkan diri. Pihak keluarga pun mencoba menghubungi contact person yang tertera pada surat keterangan setelah menjalani vaksinasi. Namun tidak mendapatkan jawaban.

Putu Arwata selaku orang tua KC mengatakan, pertama kali mendapatkan informasi dari teman anaknya. Mendengar kabar tersebut sontak ia bersama istri langsung menyusul ke sekolah anaknya. “Temannya dedek (nama panggilan anaknya) datang ke rumah, dia bilang dedek pingsan setelah vaksin di sekolah,” ujar Arwata saat dikonfirmasi Selasa (13/7).

Setelah Arwata sampai di sekolah, ia melihat anaknya sudah terbaring di salah satu ruangan kelas.  “Saya tungguin anak saya di sekolah, anak saya pucat, badannya sempat dingin kemudian panas trus bibirnya juga sempat membiru. Kemudian petugas menyarankan agar diobservasi, jadi saya tungguin,” ungkap warag yang tinggal di Jalan Raya Kampial tersebut.

Dari hasil observasi, Arwata menuturkan, kondisi anaknya berubah-ubah. Pemeriksaan tensi pertama menunjukkan normal. Berselang berapa menit anaknya kejang-kejang. Saat diperiksa kembali ternyata tensinya menurun. Ia pun diminta untuk menunggu selama 20 menit untuk memastikan kembali kondisi putrinya. “Sampai puku 12.00 sampai sekolah sepi saya masih menunggu, tapi belum juga ada rekomendasi dari dokter apakah saya boleh mengajak anak saya pulang atau tidak. Akhirnya setelah lama saya menunggu saya putuskan untuk membawa anak ke rumas sakit tersekat, itu pun disarankan oleh guru-guru dan kepala sekolah,” paparnya dengan nada kesal.

Kepala Dinas Kesehatan Badung dr I Nyoman Gunarta saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Ia mendapatkan laporan bahwa siswi tersebut menerima suntikan vaksin sekitar pukul 09.15. “Saat ini kondisinya membaik dan dirawat sementara di RS Surya Husada,” ujar dr. Gunarta

Menurut dokter asal Sibang Gede ini, setelah menjalani vaksinasi jenis Sinovac kondisi tubuhnya stabil. Bahkan Gunarta mengungkapkan bahwa saat diperiksa usai vaksinasi baik tensi, denyut nadi dan satursi oksigen dalam kondisi stabil. “Karena ketakutan saja, kemudian atas permintaan orang tua diobservasi di rumah sakit,” pungkasnya. (esa)

 


MANGUPURA, BALI EXPRESS- Seorang siswi SMA Negeri 1 Kuta Selatan, Badung  berinisial KC sempat pingsan usai disuntik vaksin Covid-19. Siswi tersebut dilrikan ke rumah sakit Surya Husada, Nusa Dua untuk menjalani pemeriksaan.

Informasi yang didapat Bali Express (Jawa Pos Group), siswi berusia 17 tahun tersebut mengikuti vaksinasi di sekolahnya pada Selasa (13/7) pagi. Berselang beberapa menit, dia tidak sadarkan diri. Pihak keluarga pun mencoba menghubungi contact person yang tertera pada surat keterangan setelah menjalani vaksinasi. Namun tidak mendapatkan jawaban.

Putu Arwata selaku orang tua KC mengatakan, pertama kali mendapatkan informasi dari teman anaknya. Mendengar kabar tersebut sontak ia bersama istri langsung menyusul ke sekolah anaknya. “Temannya dedek (nama panggilan anaknya) datang ke rumah, dia bilang dedek pingsan setelah vaksin di sekolah,” ujar Arwata saat dikonfirmasi Selasa (13/7).

Setelah Arwata sampai di sekolah, ia melihat anaknya sudah terbaring di salah satu ruangan kelas.  “Saya tungguin anak saya di sekolah, anak saya pucat, badannya sempat dingin kemudian panas trus bibirnya juga sempat membiru. Kemudian petugas menyarankan agar diobservasi, jadi saya tungguin,” ungkap warag yang tinggal di Jalan Raya Kampial tersebut.

Dari hasil observasi, Arwata menuturkan, kondisi anaknya berubah-ubah. Pemeriksaan tensi pertama menunjukkan normal. Berselang berapa menit anaknya kejang-kejang. Saat diperiksa kembali ternyata tensinya menurun. Ia pun diminta untuk menunggu selama 20 menit untuk memastikan kembali kondisi putrinya. “Sampai puku 12.00 sampai sekolah sepi saya masih menunggu, tapi belum juga ada rekomendasi dari dokter apakah saya boleh mengajak anak saya pulang atau tidak. Akhirnya setelah lama saya menunggu saya putuskan untuk membawa anak ke rumas sakit tersekat, itu pun disarankan oleh guru-guru dan kepala sekolah,” paparnya dengan nada kesal.

Kepala Dinas Kesehatan Badung dr I Nyoman Gunarta saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Ia mendapatkan laporan bahwa siswi tersebut menerima suntikan vaksin sekitar pukul 09.15. “Saat ini kondisinya membaik dan dirawat sementara di RS Surya Husada,” ujar dr. Gunarta

Menurut dokter asal Sibang Gede ini, setelah menjalani vaksinasi jenis Sinovac kondisi tubuhnya stabil. Bahkan Gunarta mengungkapkan bahwa saat diperiksa usai vaksinasi baik tensi, denyut nadi dan satursi oksigen dalam kondisi stabil. “Karena ketakutan saja, kemudian atas permintaan orang tua diobservasi di rumah sakit,” pungkasnya. (esa)

 


Most Read

Artikel Terbaru

/