alexametrics
26.8 C
Denpasar
Thursday, May 26, 2022

Ikuti SE Gubernur, Pasar Seni Sukawati Ditutup Sementara

GIANYAR, BALI EXPRESS – Pasar Seni Sukawati ditutup untuk sementara waktu selama pelaksanaan PPKM darurat. Hal itu dilakukan lantaran Pasar Seni Sukawati bukan merupakan pasar yang menjual kebutuhan pokok untuk masyarakat.

Menurut salah seorang pedagang, Made Weju, 58, Pasar Seni Sukawati ditutup mulai Rabu (14/7) hingga tanggal 20 Juli 2021. Penutupan baru dilakukan oleh Kepala Pasar yang datang bersama petugas lalu memasang tanda penutupan Selasa kemarin.  “Sebelumnya pedagang tidak terima tapi setelah dikonfirmasi ke Dinas Perdagangan katanya mengikuti aturan Gubernur tentang PPKM sehingga Pasar Seni Sukawati ditutup karena bukan jenis pasar rakyat yang menjual kebutuhan pokok,” ungkapnya.

Ia pun tak bisa berbuat banyak atas kondisi tersebut. Meskipun dipastikan kehilangan pendapatan selama lima hari kedepan, pedagang asal Banjar Puaya, Desa Batuan, Kecamatan Sukawati, Gianyar yang menjual sovenir itu mengaku mendukung peraturan pemerintah tersebut. “Saya setuju jika ditutup sementara. Rugi itu pasti tapi kita kan harus mengikuti aturan yang ada,” imbuhnya.

Ditambahkannya jika pasar akan kembali buka tanggal 21 Juli 2021 mendatang. Sementara itu Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gianyar, Ni Luh Gede Eka Suary menegaskan jika penutupan Pasar Seni Sukawati tidak dilakukan oleh pihaknya, melainkan penutupan dilakukan oleh tim gabungan dari Provinsi karena mengikuti SE Gubernur Bali tentang PPKM. “Jadi itu dipasangi stiker oleh tim gabungan dari sesuai SE Gubernur Bali,” ujarnya. 

Kata dia Disperindag Gianyar hanya mengikuti arahan dari tim provinsi dan  mengimbau pedagang bersabar. “Utamakan kesehatan di masa pandemi ini, semoga pedagang bisa sabar dan tetap sehat, karena kita juga harus mengikuti aturan pemerintah,” pungkasnya. 


GIANYAR, BALI EXPRESS – Pasar Seni Sukawati ditutup untuk sementara waktu selama pelaksanaan PPKM darurat. Hal itu dilakukan lantaran Pasar Seni Sukawati bukan merupakan pasar yang menjual kebutuhan pokok untuk masyarakat.

Menurut salah seorang pedagang, Made Weju, 58, Pasar Seni Sukawati ditutup mulai Rabu (14/7) hingga tanggal 20 Juli 2021. Penutupan baru dilakukan oleh Kepala Pasar yang datang bersama petugas lalu memasang tanda penutupan Selasa kemarin.  “Sebelumnya pedagang tidak terima tapi setelah dikonfirmasi ke Dinas Perdagangan katanya mengikuti aturan Gubernur tentang PPKM sehingga Pasar Seni Sukawati ditutup karena bukan jenis pasar rakyat yang menjual kebutuhan pokok,” ungkapnya.

Ia pun tak bisa berbuat banyak atas kondisi tersebut. Meskipun dipastikan kehilangan pendapatan selama lima hari kedepan, pedagang asal Banjar Puaya, Desa Batuan, Kecamatan Sukawati, Gianyar yang menjual sovenir itu mengaku mendukung peraturan pemerintah tersebut. “Saya setuju jika ditutup sementara. Rugi itu pasti tapi kita kan harus mengikuti aturan yang ada,” imbuhnya.

Ditambahkannya jika pasar akan kembali buka tanggal 21 Juli 2021 mendatang. Sementara itu Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gianyar, Ni Luh Gede Eka Suary menegaskan jika penutupan Pasar Seni Sukawati tidak dilakukan oleh pihaknya, melainkan penutupan dilakukan oleh tim gabungan dari Provinsi karena mengikuti SE Gubernur Bali tentang PPKM. “Jadi itu dipasangi stiker oleh tim gabungan dari sesuai SE Gubernur Bali,” ujarnya. 

Kata dia Disperindag Gianyar hanya mengikuti arahan dari tim provinsi dan  mengimbau pedagang bersabar. “Utamakan kesehatan di masa pandemi ini, semoga pedagang bisa sabar dan tetap sehat, karena kita juga harus mengikuti aturan pemerintah,” pungkasnya. 


Most Read

Artikel Terbaru

/