alexametrics
26.8 C
Denpasar
Thursday, May 26, 2022

Petani di Penarukan Dikabarkan Hilang

TABANAN, BALI EXPRESS – Aparat Polsek Kerambitan bersama warga Banjar Penarukan Bantas, Desa Penarukan, tengah berusaha mencari seorang pria tua yang dikabarkan hilang sejak Senin (14/2) sore. Pria yang dikabarkan hilang itu atas nama I Made Toko alias Kak Jaya,70.

Korban dikabarkan tidak pulang sampai dengan pukul 20.00. Padahal sebelumnya, sekitar pukul 15.30, korban diperkirakan pergi ke sawah yang lokasinya di Subak Sungsang, wilayah Banjar Tegal Temu Kaja, Desa Tibubiu.

Upaya pencarian sempat dilakukan pihak keluarga sampai dengan pukul 23.00. Pencarian dilakukan di wilayah Subak Sungsang, Subak Ngung, hingga aliran Sungai Yeh Lating yang bermuara di Pantai Pasut. Namun, sampai dengan Selasa pagi (15/2), korban tidak kunjung ditemukan.

Kapolsek Kerambitan Kompol Bambang Gede Artha membenarkan bahwa pihaknya saat ini masih melakukan pencarian terhadap korban. Menyusul informasi yang disampaikan Bhabinkamtibmas Penarukan pada Senin malam. “Masih dilakukan pencarian,” katanya saat dikonfirmasi.

Pihaknya juga belum bisa banyak menjelaskan perihal hilangnya korban. Apakah terjatuh ke sungai atau kemungkinan lainnya. “Belum bisa dipastikan apa jatuh di sungai. Karena korban diperkirakan pergi ke sawah. Dan tidak ada yang mengetahui,” imbuhnya.






Reporter: Chairul Amri Simabur

TABANAN, BALI EXPRESS – Aparat Polsek Kerambitan bersama warga Banjar Penarukan Bantas, Desa Penarukan, tengah berusaha mencari seorang pria tua yang dikabarkan hilang sejak Senin (14/2) sore. Pria yang dikabarkan hilang itu atas nama I Made Toko alias Kak Jaya,70.

Korban dikabarkan tidak pulang sampai dengan pukul 20.00. Padahal sebelumnya, sekitar pukul 15.30, korban diperkirakan pergi ke sawah yang lokasinya di Subak Sungsang, wilayah Banjar Tegal Temu Kaja, Desa Tibubiu.

Upaya pencarian sempat dilakukan pihak keluarga sampai dengan pukul 23.00. Pencarian dilakukan di wilayah Subak Sungsang, Subak Ngung, hingga aliran Sungai Yeh Lating yang bermuara di Pantai Pasut. Namun, sampai dengan Selasa pagi (15/2), korban tidak kunjung ditemukan.

Kapolsek Kerambitan Kompol Bambang Gede Artha membenarkan bahwa pihaknya saat ini masih melakukan pencarian terhadap korban. Menyusul informasi yang disampaikan Bhabinkamtibmas Penarukan pada Senin malam. “Masih dilakukan pencarian,” katanya saat dikonfirmasi.

Pihaknya juga belum bisa banyak menjelaskan perihal hilangnya korban. Apakah terjatuh ke sungai atau kemungkinan lainnya. “Belum bisa dipastikan apa jatuh di sungai. Karena korban diperkirakan pergi ke sawah. Dan tidak ada yang mengetahui,” imbuhnya.






Reporter: Chairul Amri Simabur

Most Read

Artikel Terbaru

/