alexametrics
28.8 C
Denpasar
Saturday, May 28, 2022

Setahun Nangkring di Bandara Ngurah Rai, Mobil HR-V Ini Kena Biaya Parkir Rp 50 Juta

BADUNG, BALI EXPRESS – Pemilik mobil merek Honda HR-V Prestige yang terparkir di Bandar Udara (Bandara) Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, disebut-sebut akan membayar biaya parkir hingga Rp 50 juta lebih. Pasalnya, mobil berwarna putih dengan nomor kendaraan DK 305 AD ini telah ‘nangkring’ selama setahun lebih di area gedung parkir multi level car parking (MLCP) Terminal Kedatangan Domestik Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali.

Meski terbilang sangat lama, hingga kini, menurut Stakeholder Relation Manager Angkasa Pura I Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, Taufan Yudistira, pemiliknya belum diketahui. “Kami tidak tahu siapa pemilik mobil tersebut. Mobil itu parkir sejak 29 November 2020,” ungkapnya, Selasa (15/2).

Tampak dari gambar yang diterima Bali Express (Jawa Pos Group), mobil tersebut telah diselimuti debu tebal. Saking tebalnya debu, banyak tulisan-tulisan tangan dan ukiran gambar oleh orang tak bertanggung jawab. Meski demikian, kondisi mobil tampak masih bagus dengan sedikit lecet di sejumlah bagian.

Peristiwa macam ini, ungkap Taufan, tak hanya terjadi kali ini. Melainkan cukup banyak kendaraan baik roda dua maupun roda empat yang tinggal empunya cukup lama. Seperti sebelumnya, mobil BMW dengan nomor polisi DK 118 AV juga sudah ditinggal selama 4 tahun di bandara.

Untuk situasi ini, pihaknya telah melaporkan ke pihak berwenang, yakni Kepolisian RI, guna segera ditindaklanjuti dan menemukan pemiliknya.






Reporter: Rika Riyanti

BADUNG, BALI EXPRESS – Pemilik mobil merek Honda HR-V Prestige yang terparkir di Bandar Udara (Bandara) Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, disebut-sebut akan membayar biaya parkir hingga Rp 50 juta lebih. Pasalnya, mobil berwarna putih dengan nomor kendaraan DK 305 AD ini telah ‘nangkring’ selama setahun lebih di area gedung parkir multi level car parking (MLCP) Terminal Kedatangan Domestik Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali.

Meski terbilang sangat lama, hingga kini, menurut Stakeholder Relation Manager Angkasa Pura I Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, Taufan Yudistira, pemiliknya belum diketahui. “Kami tidak tahu siapa pemilik mobil tersebut. Mobil itu parkir sejak 29 November 2020,” ungkapnya, Selasa (15/2).

Tampak dari gambar yang diterima Bali Express (Jawa Pos Group), mobil tersebut telah diselimuti debu tebal. Saking tebalnya debu, banyak tulisan-tulisan tangan dan ukiran gambar oleh orang tak bertanggung jawab. Meski demikian, kondisi mobil tampak masih bagus dengan sedikit lecet di sejumlah bagian.

Peristiwa macam ini, ungkap Taufan, tak hanya terjadi kali ini. Melainkan cukup banyak kendaraan baik roda dua maupun roda empat yang tinggal empunya cukup lama. Seperti sebelumnya, mobil BMW dengan nomor polisi DK 118 AV juga sudah ditinggal selama 4 tahun di bandara.

Untuk situasi ini, pihaknya telah melaporkan ke pihak berwenang, yakni Kepolisian RI, guna segera ditindaklanjuti dan menemukan pemiliknya.






Reporter: Rika Riyanti

Most Read

Artikel Terbaru

/