alexametrics
26.8 C
Denpasar
Thursday, May 26, 2022

Dewan Bali Harap Vaksinasi Seluruh Daerah Tempat Wisata Dikebut 

DENPASAR, BALI EXPRESS–Selain tiga wilayah pariwisata yang dikebut vaksinasi, yaitu Ubud, Sanur, dan Nusa Dua, diharapkan juga tempat wisata lainnya digelar vaksinasi, sebagai langkah membangunkan kepercayaan wisatawan kepada Bali untuk tempat berlibur.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bali I Nyoman Suyasa saat dikonfirmasi, Senin (15/3).

Diungkapkan saat ini yang dikebut vaksinasi baru tiga wilayah tempat wisata, yang terdiri dari Ubud, Kabupaten Gianyar, Sanur, Kota Denpasar, dan Nusa Dua, Kabupaten Badung.

 “Pelaksanaan vaksinasi harus segera dikebut di Bali, sebab Bali yang hanya mengandalkan sektor pariwisata. Maka yang begerak di bidang pariwisata harus sudah semua mendapatkan vaksin,” jelasnya.

Setelah vaksinasi rampung di tenaga kesehatan, ASN, dan pelaku pariwisata, Suyasa berharap agar sampai juga kepada masyarakat umum.  Dengan demikian seluruh masyarakat akan tervaksin. Langkah tersebut, lanjutnya, sebagai langkah membangun kepercayaan kepada calon wisawatan yang hendak ke Bali, bahwa Bali aman dikunjungi.  

Ia pun berharap untuk pertengahan tahun 2021 ini agar 70 persen masyarakat Bali sudah tervaksin untuk membangun kepercayaan dari pusat. “Bali minimal 70 persen warganya tervaksin pertengahan tahun ini. Supaya kepercayaan pusat bagus kepada Bali dan calon wisatawan. Sehingga pariwisata secepatnya bisa dibuka,” tandasnya.

Dalam kesempatan tersebut diharapkan, selain tiga wilayah yang menjadi objek vaksinasi, Suyasa juga berharap seluruh tempat wisata warganya agar divaksin semua.  Karena daerah wisata menurutnya di Bali bukan tiga wilayah itu saja, melainkan di masing-masing kabupaten terdapat tempat wisata.

“Semua daerah pariwisata harus divaksin, tidak hanya tiga ini saja. Setelah tiga wilayah ini agar dilanjutkan di daerah wisata lainnya. Seperti Kabupaten Karangasem, Singaraja, Bangli, Klungkung dan lainnnya supaya dikebut juga,” tegasnya.

 

 

 

 


DENPASAR, BALI EXPRESS–Selain tiga wilayah pariwisata yang dikebut vaksinasi, yaitu Ubud, Sanur, dan Nusa Dua, diharapkan juga tempat wisata lainnya digelar vaksinasi, sebagai langkah membangunkan kepercayaan wisatawan kepada Bali untuk tempat berlibur.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bali I Nyoman Suyasa saat dikonfirmasi, Senin (15/3).

Diungkapkan saat ini yang dikebut vaksinasi baru tiga wilayah tempat wisata, yang terdiri dari Ubud, Kabupaten Gianyar, Sanur, Kota Denpasar, dan Nusa Dua, Kabupaten Badung.

 “Pelaksanaan vaksinasi harus segera dikebut di Bali, sebab Bali yang hanya mengandalkan sektor pariwisata. Maka yang begerak di bidang pariwisata harus sudah semua mendapatkan vaksin,” jelasnya.

Setelah vaksinasi rampung di tenaga kesehatan, ASN, dan pelaku pariwisata, Suyasa berharap agar sampai juga kepada masyarakat umum.  Dengan demikian seluruh masyarakat akan tervaksin. Langkah tersebut, lanjutnya, sebagai langkah membangun kepercayaan kepada calon wisawatan yang hendak ke Bali, bahwa Bali aman dikunjungi.  

Ia pun berharap untuk pertengahan tahun 2021 ini agar 70 persen masyarakat Bali sudah tervaksin untuk membangun kepercayaan dari pusat. “Bali minimal 70 persen warganya tervaksin pertengahan tahun ini. Supaya kepercayaan pusat bagus kepada Bali dan calon wisatawan. Sehingga pariwisata secepatnya bisa dibuka,” tandasnya.

Dalam kesempatan tersebut diharapkan, selain tiga wilayah yang menjadi objek vaksinasi, Suyasa juga berharap seluruh tempat wisata warganya agar divaksin semua.  Karena daerah wisata menurutnya di Bali bukan tiga wilayah itu saja, melainkan di masing-masing kabupaten terdapat tempat wisata.

“Semua daerah pariwisata harus divaksin, tidak hanya tiga ini saja. Setelah tiga wilayah ini agar dilanjutkan di daerah wisata lainnya. Seperti Kabupaten Karangasem, Singaraja, Bangli, Klungkung dan lainnnya supaya dikebut juga,” tegasnya.

 

 

 

 


Most Read

Artikel Terbaru

/