alexametrics
30.4 C
Denpasar
Monday, May 16, 2022

Libur Ngembak Geni, Pantai Lovina dan Air Sanih Ramai Pengunjung

SINGARAJA, BALI EXPRESS – Sejumlah destinasi wisata di Buleleng terpantau ramai pada Senin (15/3). Hal ini tak lepas dari libur Hari Raya Nyepi. Dimana, momentum Ngembak Geni senantiasa dimanfaatkan masyarakat untuk berlibur ke obyek wisata bersama keluarga.

Pantauan Bali Express (Jawa Pos Group) Senin pagi, kawasan Pantai Binaria Lovina yang berada di Desa Kalibukbuk, Kecamatan Buleleng terlihat ramai pengunjung. Mereka tampak asyik menikmati suasana pantai sembari bercengkrama dengan keluarga.

Tidak sedikit pula yang mencoba menyewa perahu yang ditawarkan para nelayan setempat untuk melihat dolpin di sepanjang pantai Lovina.“Lumayan ramai hari ini yang berwisata sejak pagi. Mungkin karena suasana hari raya Nyepi, makanya ramai” ujar seorang tukang parkir yang berjaga di kawasan Pantai Lovina.

Menariknya, kawasan wisata ini juga terus dipantau aparat kepolisian. Mobil patroli pun terlihat wara-wiri di areal pantai untuk memastikan agar pengunjung tidak berkerumun dan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Peningkatan kunjungan juga terlihat di Daya Tarik Wisata Air Sanih, yang berlokasi Desa Bukti, Kecamatan Kubutambahan. Sebagian pengunjung merupakan warga lokal yang memanfaatkan momen Ngembak Geni untuk berwisata bersama keluarga.

Seperti diungkapkan Wayan Sumerta, 37. Warga Singaraja ini bersama keluarga berbondong-bondong untuk berwisata ke permandian Air Sanih. Ia menyebut selain murah dan dekat, kawasan ini bisa dimanfaatkan untuk berendam melepas penat.

“Ya mumpung masih libur. Sengaja ke sini biar bisa berendam. Airnya juga jernih dan segar,” ujar Sumerta kepada Bali Express.

Sementara itu, Manajer DTW Air Sanih Ketut Sumenasa mengatakan ada peningkatan kunjungan wisatawan lokal saat Ngembak Geni. Pihaknya mencatat, sejak pagi jumlah pengunjung mencapai seribu orang lebih. Hal itu dapat dilihat dari jumlah karcis yang berhasil dijual.

Dikatakan Sumenasa, pihaknya tetap menerapkan protokol kesehatan kepada pengunjung. Mulai dari pengecekan suhu oleh security, mewajibkan pengunjung untuk melakukan cuci tangan dan wajib mengenakan masker.“Kami juga minta pengunjung agar tidak berkerumun,” jelasnya.

Biasanya, jika dalam kondisi normal atau sebelum pandemic, saat hari Ngembak Geni pihaknya mampu menjual hingga dua ribu tiket kepada pengunjung. Namun, saat ini hanya mampu menjual sampai seribu lembar saja.”Harga karcis sebelum dan sesudah pandemic juga tidak ada perubahan. Tiket dewasa kami jual 10 ribu dan tiket anak-anak kami banderol Rp 5 ribu,” pungkasnya.

Terpisah, Plt Kepala Dinas Pariwisata Buleleng, Ni Made Rousmini mengatakan, pihaknya tetap meminta pengola DTW untuk tetap memperhatikan protokol kesehatan selama pandemic Covid-19, sehingga tidak terjadi klaster baru. Rosumini juga tak menampik, jika Dinas Pariwisata tetap mempromosikan destinasi wisata di Buleleng.

“Promosi kami tetap laksanakan. Baik media cetak, elektronik. tetapi agar sama-sama aman, tetap juga diimbangi dengan penerapan protokol kesehatan,” singkatnya saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.


SINGARAJA, BALI EXPRESS – Sejumlah destinasi wisata di Buleleng terpantau ramai pada Senin (15/3). Hal ini tak lepas dari libur Hari Raya Nyepi. Dimana, momentum Ngembak Geni senantiasa dimanfaatkan masyarakat untuk berlibur ke obyek wisata bersama keluarga.

Pantauan Bali Express (Jawa Pos Group) Senin pagi, kawasan Pantai Binaria Lovina yang berada di Desa Kalibukbuk, Kecamatan Buleleng terlihat ramai pengunjung. Mereka tampak asyik menikmati suasana pantai sembari bercengkrama dengan keluarga.

Tidak sedikit pula yang mencoba menyewa perahu yang ditawarkan para nelayan setempat untuk melihat dolpin di sepanjang pantai Lovina.“Lumayan ramai hari ini yang berwisata sejak pagi. Mungkin karena suasana hari raya Nyepi, makanya ramai” ujar seorang tukang parkir yang berjaga di kawasan Pantai Lovina.

Menariknya, kawasan wisata ini juga terus dipantau aparat kepolisian. Mobil patroli pun terlihat wara-wiri di areal pantai untuk memastikan agar pengunjung tidak berkerumun dan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Peningkatan kunjungan juga terlihat di Daya Tarik Wisata Air Sanih, yang berlokasi Desa Bukti, Kecamatan Kubutambahan. Sebagian pengunjung merupakan warga lokal yang memanfaatkan momen Ngembak Geni untuk berwisata bersama keluarga.

Seperti diungkapkan Wayan Sumerta, 37. Warga Singaraja ini bersama keluarga berbondong-bondong untuk berwisata ke permandian Air Sanih. Ia menyebut selain murah dan dekat, kawasan ini bisa dimanfaatkan untuk berendam melepas penat.

“Ya mumpung masih libur. Sengaja ke sini biar bisa berendam. Airnya juga jernih dan segar,” ujar Sumerta kepada Bali Express.

Sementara itu, Manajer DTW Air Sanih Ketut Sumenasa mengatakan ada peningkatan kunjungan wisatawan lokal saat Ngembak Geni. Pihaknya mencatat, sejak pagi jumlah pengunjung mencapai seribu orang lebih. Hal itu dapat dilihat dari jumlah karcis yang berhasil dijual.

Dikatakan Sumenasa, pihaknya tetap menerapkan protokol kesehatan kepada pengunjung. Mulai dari pengecekan suhu oleh security, mewajibkan pengunjung untuk melakukan cuci tangan dan wajib mengenakan masker.“Kami juga minta pengunjung agar tidak berkerumun,” jelasnya.

Biasanya, jika dalam kondisi normal atau sebelum pandemic, saat hari Ngembak Geni pihaknya mampu menjual hingga dua ribu tiket kepada pengunjung. Namun, saat ini hanya mampu menjual sampai seribu lembar saja.”Harga karcis sebelum dan sesudah pandemic juga tidak ada perubahan. Tiket dewasa kami jual 10 ribu dan tiket anak-anak kami banderol Rp 5 ribu,” pungkasnya.

Terpisah, Plt Kepala Dinas Pariwisata Buleleng, Ni Made Rousmini mengatakan, pihaknya tetap meminta pengola DTW untuk tetap memperhatikan protokol kesehatan selama pandemic Covid-19, sehingga tidak terjadi klaster baru. Rosumini juga tak menampik, jika Dinas Pariwisata tetap mempromosikan destinasi wisata di Buleleng.

“Promosi kami tetap laksanakan. Baik media cetak, elektronik. tetapi agar sama-sama aman, tetap juga diimbangi dengan penerapan protokol kesehatan,” singkatnya saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.


Most Read

Artikel Terbaru

/