alexametrics
24.8 C
Denpasar
Friday, May 27, 2022

Padangbai Beroperasi, Belasan Penumpang Tanpa Suket Covid-19

KARANGASEM, BALI EXPRESS- Setelah sehari sebelumnya tutup karena Nyepi, Pelabuhan Padangbai di Desa Padangbai, Kecamatan Manggis, Karangasem kembali beroperasi, Senin (15/3). Pihak otoritas pelabuhan menerapkan penjagaan ketat di tengah pandemi Covid-19.

Satgas Penanggulangan Covid-19 di Karangasem tetap mensyaratkan seluruh penumpang kapal melengkapi dokumen termasuk surat keterangan bebas Covid-19. Baik penumpang yang datang dari Lombok maupun sebaliknya. Hasil pantauan, masih ada beberapa penumpang kedapatan tidak melengkapi diri dengan surat keterangan (Suket) negatif Covid-19. Entah itu hasil rapid test antigen atau swab test. Meski demikian, seluruh penumpang itu dapat ditangani petugas kantor kesehatan pelabuhan (KKP) Denpasar di Padangbai.

Koordinator KKP Kelas I Denpasar Wilayah Kerja Padangbai I Putu Suardiana mengakui, total ada belasan penumpang yang tak membawa suket hasil pemeriksaan Covid-19. Mereka diketahui saat diperiksa petugas gabungan di Padangbai. Di antaranya empat orang datang dari Pelabuhan Lembar, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB) menaiki KMP Nusa Penida. Sedangkan 14 orang lainnya hendak menyeberang ke Pelabuhan Lembar.

Khusus empat orang yang datang dari Pelabuhan Lembar, semuanya sudah diminta untuk lakukan tes di KKP Padangbai. “Semuanya bersedia tes mandiri di pelabuhan dan syukur hasil tes negatif. Jadi mereka aman masuk Bali,” jelas Suardiana.

Sementara itu, 14 orang yang hendak menuju Lombok, berasal dari berbagai wilayah. Mereka tiba di Padangbai menumpang bus. Kebanyakan berasal dari Cilacap, Jawa Tengah, juga ada dari Jakarta, Bima dan Dompu, NTB serta Lampung. Saat diminta lakukan tes di pelabuhan, rata-rata menolak dengan alasan kekurangan biaya. “Kami sudah koordinasi dengan kantor kesehatan pelabuhan di Lembar untuk izin mereka naik kapal. Hasil koordinasi, langkah ini kami serahkan ke Lembar. Tiba di sana akan diperiksa oleh KKP Lembar untuk pengawasan lanjutan,” jelasnya. 

Dia mengakui, selama antisipasi penyebaran Covid-19, petugas menemukan beberapa penumpang yang tak membawa suket hasil Covid-19. Di awal-awal, penumpang itu dikembalikan ke Lembar. Saat ini, test antigen Covid-19 sudah bisa dilakukan di Padangbai sebelum lanjut perjalanan ke Bali.

Bukan itu saja, petugas beberapa kali menemukan oknum membawa suket hasil pemeriksaan Covid-19 palsu. Alhasil, mereka harus berurusan dengan kepolisian. Setidaknya ada lima orang telah diamankan Polres Karangasem. Dua di antaranya adalah warga negara asing.  

 


KARANGASEM, BALI EXPRESS- Setelah sehari sebelumnya tutup karena Nyepi, Pelabuhan Padangbai di Desa Padangbai, Kecamatan Manggis, Karangasem kembali beroperasi, Senin (15/3). Pihak otoritas pelabuhan menerapkan penjagaan ketat di tengah pandemi Covid-19.

Satgas Penanggulangan Covid-19 di Karangasem tetap mensyaratkan seluruh penumpang kapal melengkapi dokumen termasuk surat keterangan bebas Covid-19. Baik penumpang yang datang dari Lombok maupun sebaliknya. Hasil pantauan, masih ada beberapa penumpang kedapatan tidak melengkapi diri dengan surat keterangan (Suket) negatif Covid-19. Entah itu hasil rapid test antigen atau swab test. Meski demikian, seluruh penumpang itu dapat ditangani petugas kantor kesehatan pelabuhan (KKP) Denpasar di Padangbai.

Koordinator KKP Kelas I Denpasar Wilayah Kerja Padangbai I Putu Suardiana mengakui, total ada belasan penumpang yang tak membawa suket hasil pemeriksaan Covid-19. Mereka diketahui saat diperiksa petugas gabungan di Padangbai. Di antaranya empat orang datang dari Pelabuhan Lembar, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB) menaiki KMP Nusa Penida. Sedangkan 14 orang lainnya hendak menyeberang ke Pelabuhan Lembar.

Khusus empat orang yang datang dari Pelabuhan Lembar, semuanya sudah diminta untuk lakukan tes di KKP Padangbai. “Semuanya bersedia tes mandiri di pelabuhan dan syukur hasil tes negatif. Jadi mereka aman masuk Bali,” jelas Suardiana.

Sementara itu, 14 orang yang hendak menuju Lombok, berasal dari berbagai wilayah. Mereka tiba di Padangbai menumpang bus. Kebanyakan berasal dari Cilacap, Jawa Tengah, juga ada dari Jakarta, Bima dan Dompu, NTB serta Lampung. Saat diminta lakukan tes di pelabuhan, rata-rata menolak dengan alasan kekurangan biaya. “Kami sudah koordinasi dengan kantor kesehatan pelabuhan di Lembar untuk izin mereka naik kapal. Hasil koordinasi, langkah ini kami serahkan ke Lembar. Tiba di sana akan diperiksa oleh KKP Lembar untuk pengawasan lanjutan,” jelasnya. 

Dia mengakui, selama antisipasi penyebaran Covid-19, petugas menemukan beberapa penumpang yang tak membawa suket hasil Covid-19. Di awal-awal, penumpang itu dikembalikan ke Lembar. Saat ini, test antigen Covid-19 sudah bisa dilakukan di Padangbai sebelum lanjut perjalanan ke Bali.

Bukan itu saja, petugas beberapa kali menemukan oknum membawa suket hasil pemeriksaan Covid-19 palsu. Alhasil, mereka harus berurusan dengan kepolisian. Setidaknya ada lima orang telah diamankan Polres Karangasem. Dua di antaranya adalah warga negara asing.  

 


Most Read

Artikel Terbaru

/