alexametrics
30.4 C
Denpasar
Tuesday, May 24, 2022

Viral Sulinggih ‘Dulang’, Sulinggih di Gianyar Sepakat Tidak Bermedsos

GIANYAR, BALI EXPRESS – Mencuatnya kasus ‘sulinggih dulang’ membuat sulinggih yang tergabung dalam Sabha Pandita PHDI Kabupaten Gianyar sepakat untuk tidak bermedia sosial. 

 

Ketua PHDI Gianyar  I Wayan Ardana mengatakan bahwa media sosial (medsos) saat ini telah menjadi godaan duniawi. Sehingga atas adanya sejumlah kasus yang melibatkan oknum sulinggih dan berpengaruh pada citra Sulinggih secara umum di masyarakat, maka sulinggih yang tergabung dalam Sabha Pandita PHDI Gianyar sepakat untuk tidak bermedsos. “Ini memang inisiatif dari beliau-beliau di Sabha Pandita untuk tidak bermedsos,” ujarnya Senin (15/3).

 

Mantan Sekretaris DPRD Gianyar asal Desa Melinggih, Payangan ini menambahkan jika kesepakatan itu diharapkan dapat mengantisipasi terjadinya hal-hal serupa yang dapat merusak citra sulinggih tersebut. “Jadi disepakati imbauan ini, untuk mengantisipasi, apa yang dilakukan untuk bisa mencegah itu,” sambung Ardana.

 

Kendatipun demikian, kata dia kesepakatan tersebut baru sekedar imbauan. Namun diharapkan dapat diikuti. “Mudah-mudahan itu diikuti karena masih bentuknya imbauan,” imbuhnya.

 

Terlebih menurutnya, menjadi sulinggih sepatutnya sudah melepas keduniawian. Selain perilaku dan kebiasaan, busana juga diatur. Apa yang dilakukan baik di dunia nyata apalagi di dunia maya tidak boleh sembarangan. “Tapi kita juga tidak bisa begitu saja menegur sulinggih, yang berhak menegur itu adalah Nabenya, dan juga ada Nabe yang mengawasi sesananya jadi jadi sulinggih tidak bisa sembarangan apalagi di media sosial,” tandasnya


GIANYAR, BALI EXPRESS – Mencuatnya kasus ‘sulinggih dulang’ membuat sulinggih yang tergabung dalam Sabha Pandita PHDI Kabupaten Gianyar sepakat untuk tidak bermedia sosial. 

 

Ketua PHDI Gianyar  I Wayan Ardana mengatakan bahwa media sosial (medsos) saat ini telah menjadi godaan duniawi. Sehingga atas adanya sejumlah kasus yang melibatkan oknum sulinggih dan berpengaruh pada citra Sulinggih secara umum di masyarakat, maka sulinggih yang tergabung dalam Sabha Pandita PHDI Gianyar sepakat untuk tidak bermedsos. “Ini memang inisiatif dari beliau-beliau di Sabha Pandita untuk tidak bermedsos,” ujarnya Senin (15/3).

 

Mantan Sekretaris DPRD Gianyar asal Desa Melinggih, Payangan ini menambahkan jika kesepakatan itu diharapkan dapat mengantisipasi terjadinya hal-hal serupa yang dapat merusak citra sulinggih tersebut. “Jadi disepakati imbauan ini, untuk mengantisipasi, apa yang dilakukan untuk bisa mencegah itu,” sambung Ardana.

 

Kendatipun demikian, kata dia kesepakatan tersebut baru sekedar imbauan. Namun diharapkan dapat diikuti. “Mudah-mudahan itu diikuti karena masih bentuknya imbauan,” imbuhnya.

 

Terlebih menurutnya, menjadi sulinggih sepatutnya sudah melepas keduniawian. Selain perilaku dan kebiasaan, busana juga diatur. Apa yang dilakukan baik di dunia nyata apalagi di dunia maya tidak boleh sembarangan. “Tapi kita juga tidak bisa begitu saja menegur sulinggih, yang berhak menegur itu adalah Nabenya, dan juga ada Nabe yang mengawasi sesananya jadi jadi sulinggih tidak bisa sembarangan apalagi di media sosial,” tandasnya


Most Read

Artikel Terbaru

/