alexametrics
30.4 C
Denpasar
Wednesday, May 18, 2022

Guru Ketar-ketir, Sertifikasi Tiga Bulan di Gianyar Macet

GIANYAR, BALI EXPRESS – Tunjangan Profesi Guru atau yang lebih dikenal dengan sertifikasi guru untuk bulan Oktober, November dan Desember 2021 yang semestinya diterima oleh sejumlah guru di Kabupaten Gianyar ternyata hingga saat ini masih tersendat. Kondisi ini pun dikeluhkan oleh sejumlah guru.

 

Berdasarkan informasi di lapangan, sertifikasi guru itu semestinya cair tepat waktu karena dananya sendiri sudah tersedia yakni bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pusat ke pemerintah daerah. Beda halnya dengan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) yang dianggarkan oleh Pemkab Gianyar dengan mengandalkan kondisi keuangan daerah. Atas kondisi tersebut, para guru kini khawatir jika sertifikasi mereka yang belum terbayar justru ‘hangus’ seperti TPP PNS di Pemkab Gianyar yang dihanguskan selama tiga bulan karena Pemkab Gianyar tidak memiliki anggaran. Mereka pun ketar-ketir menunggu kabar dari pemerintah terkait kapan tunjangan akan cair.

 

“Tunjangan Sertifikasi guru untuk guru TK, SD dan SMP seluruh Gianyar belum cair. Padahal di Kabupaten lain sudah cair, jelas kami khawatir,” ujar salah seorang guru yang enggan disebutkan namanya.

 

Padahal kata dia, tunjangan sertifikasi itu ia sangat butuhkan untuk membayar utang.  Dan biasanya, sertifikasi itu sudah cair di bulan Desember atau Januari. Namun kini hingga bulan Maret, kabarnya belum jelas. “Dan itu jumlah dananya besar lebih dari Rp 25 Miliar per bulan untuk seluruh guru TK,SD,SMP se Kabupaten Gianyar,” tandasnya.

 

Dikonfirmasi terpisah, Kepala BPKAD Gianyar Ngakan Jati Ambarsika mengatakan jika saat ini dokumen untuk pembayaran TPG guru masih dipersiapkan. “Pembayaran TPG guru sedang dipersiapkan dokumennya,” ujarnya Selasa (15/3).

 

Pihaknya pun belum bisa memastikan kapan tunjangan sertifikasi itu akan cair lantaran pihaknya masih menunggu SK dari pusat. “Masih menunggu SK pusat,” tandas Ambarsika.


GIANYAR, BALI EXPRESS – Tunjangan Profesi Guru atau yang lebih dikenal dengan sertifikasi guru untuk bulan Oktober, November dan Desember 2021 yang semestinya diterima oleh sejumlah guru di Kabupaten Gianyar ternyata hingga saat ini masih tersendat. Kondisi ini pun dikeluhkan oleh sejumlah guru.

 

Berdasarkan informasi di lapangan, sertifikasi guru itu semestinya cair tepat waktu karena dananya sendiri sudah tersedia yakni bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pusat ke pemerintah daerah. Beda halnya dengan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) yang dianggarkan oleh Pemkab Gianyar dengan mengandalkan kondisi keuangan daerah. Atas kondisi tersebut, para guru kini khawatir jika sertifikasi mereka yang belum terbayar justru ‘hangus’ seperti TPP PNS di Pemkab Gianyar yang dihanguskan selama tiga bulan karena Pemkab Gianyar tidak memiliki anggaran. Mereka pun ketar-ketir menunggu kabar dari pemerintah terkait kapan tunjangan akan cair.

 

“Tunjangan Sertifikasi guru untuk guru TK, SD dan SMP seluruh Gianyar belum cair. Padahal di Kabupaten lain sudah cair, jelas kami khawatir,” ujar salah seorang guru yang enggan disebutkan namanya.

 

Padahal kata dia, tunjangan sertifikasi itu ia sangat butuhkan untuk membayar utang.  Dan biasanya, sertifikasi itu sudah cair di bulan Desember atau Januari. Namun kini hingga bulan Maret, kabarnya belum jelas. “Dan itu jumlah dananya besar lebih dari Rp 25 Miliar per bulan untuk seluruh guru TK,SD,SMP se Kabupaten Gianyar,” tandasnya.

 

Dikonfirmasi terpisah, Kepala BPKAD Gianyar Ngakan Jati Ambarsika mengatakan jika saat ini dokumen untuk pembayaran TPG guru masih dipersiapkan. “Pembayaran TPG guru sedang dipersiapkan dokumennya,” ujarnya Selasa (15/3).

 

Pihaknya pun belum bisa memastikan kapan tunjangan sertifikasi itu akan cair lantaran pihaknya masih menunggu SK dari pusat. “Masih menunggu SK pusat,” tandas Ambarsika.


Most Read

Artikel Terbaru

/