alexametrics
29.8 C
Denpasar
Tuesday, May 24, 2022

Jetstar Airways Tambah Rute Perdana ke Melbourne, Australia Setiap Senin

DENPASAR, BALI EXPRESS – Penerbangan internasional dalam data statistik lalu lintas angkutan udara, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali telah melayani penumpang rata-rata sekitar 200 penumpang setiap harinya khusus kedatangan. Sedangkan untuk keberangkatan masih dibawah 200 penumpang per hari. Hal ini mengingat, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, mulai kembali melayani penerbangan internasional sejak 3 Februari lalu.

 

Selain itu, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, kembali melayani penerbangan internasional. Teranyar, maskapai Jetstar Airways rute Melbourne dengan nomor penerbangan JQ 043 mendarat perdana  pukul 13.39 Wita, Senin (14/3) dengan mengangkut sebanyak 271 penumpang.

 

Pada penerbangan perdananya, Jetstar Airways menggunakan pesawat Boeing 787-8 Dreamliner dengan kapasitas konfigurasi 335 penumpang termasuk bisnis class. Maskapai ini direncanakan akan terbang kembali menuju Melbourne pada esok harinya pukul 22.30 Wita.

 

Menurut General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, Herry A.Y. Sikado, penerbangan Jetstar Airways ini akan beroperasi setiap hari Senin pukul 12.45 Wita untuk kedatangan dan berangkat kembali pada hari Selasa ke Melbourne pukul 22.30 Wita. “Artinya akan terbang setiap seminggu sekali dan sekaligus menambah rute penerbangan internasional yang dilayani Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali sebanyak 5 rute yaitu Melbourne, Singapura, Kuala Lumpur, Sydney dan Narita,” ungkap Herry pada keterangan resminya yang diterima Bali Express, Selasa (15/3).

 

Dengan terus bertambahnya rute penerbangan internasional di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, pihaknya terus berbenah untuk memberikan layanan terbaik. Termasuk kelancaran proses pemeriksaan penumpang dengan protokol kesehatan ketat, alur penumpang yang telah diatur sebaik mungkin dengan bersinergi bersama seluruh stakeholder terkait.

 

“Adapun persyaratan masuk ke Pulau Bali benar sudah dibebaskan karantina sesuai keputusan pemerintah. Namun kami juga fokus terhadap fasilitas yang kami berikan dalam rangka mendukung pemerintah dalam mengantisipasi penyebaran Covid-19,” katanya.






Reporter: Rika Riyanti

DENPASAR, BALI EXPRESS – Penerbangan internasional dalam data statistik lalu lintas angkutan udara, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali telah melayani penumpang rata-rata sekitar 200 penumpang setiap harinya khusus kedatangan. Sedangkan untuk keberangkatan masih dibawah 200 penumpang per hari. Hal ini mengingat, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, mulai kembali melayani penerbangan internasional sejak 3 Februari lalu.

 

Selain itu, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, kembali melayani penerbangan internasional. Teranyar, maskapai Jetstar Airways rute Melbourne dengan nomor penerbangan JQ 043 mendarat perdana  pukul 13.39 Wita, Senin (14/3) dengan mengangkut sebanyak 271 penumpang.

 

Pada penerbangan perdananya, Jetstar Airways menggunakan pesawat Boeing 787-8 Dreamliner dengan kapasitas konfigurasi 335 penumpang termasuk bisnis class. Maskapai ini direncanakan akan terbang kembali menuju Melbourne pada esok harinya pukul 22.30 Wita.

 

Menurut General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, Herry A.Y. Sikado, penerbangan Jetstar Airways ini akan beroperasi setiap hari Senin pukul 12.45 Wita untuk kedatangan dan berangkat kembali pada hari Selasa ke Melbourne pukul 22.30 Wita. “Artinya akan terbang setiap seminggu sekali dan sekaligus menambah rute penerbangan internasional yang dilayani Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali sebanyak 5 rute yaitu Melbourne, Singapura, Kuala Lumpur, Sydney dan Narita,” ungkap Herry pada keterangan resminya yang diterima Bali Express, Selasa (15/3).

 

Dengan terus bertambahnya rute penerbangan internasional di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, pihaknya terus berbenah untuk memberikan layanan terbaik. Termasuk kelancaran proses pemeriksaan penumpang dengan protokol kesehatan ketat, alur penumpang yang telah diatur sebaik mungkin dengan bersinergi bersama seluruh stakeholder terkait.

 

“Adapun persyaratan masuk ke Pulau Bali benar sudah dibebaskan karantina sesuai keputusan pemerintah. Namun kami juga fokus terhadap fasilitas yang kami berikan dalam rangka mendukung pemerintah dalam mengantisipasi penyebaran Covid-19,” katanya.






Reporter: Rika Riyanti

Most Read

Artikel Terbaru

/