alexametrics
24.8 C
Denpasar
Thursday, May 26, 2022

Menjanjikan, Tamba Dorong Budidaya Lebah Madu Apis Melifera Diperluas

JEMBRANA, BALI EXPRESS – Budidaya lebah madu jenis apis meliferi yang saat ini sudah berhasil dibudidayakan oleh Kelompok Tani Lebah Madu Buana Sari, Desa Yeh Sumbul, Kecamatan Mendoyo diharapkan dapat diperluas lagi. Pasalnya hasil budidaya jenis lebah unggulan asal benua Australia itu hingga saat ini belum sepenuhnya mampu memenuhi kebutuhan pasar.

 

 

 

“Maka dari itu Saya mendorong ini bisa diperluas lagi pengembangannya didaerah lainnya sehingga mampu memenuhi keinginan pasar. Selain itu keberadaan budidaya lebah madu ini juga berhasil dalam memberdayakan masyarakat ditengah pandemi covid-19,” ujar Bupati Jembrana I Nengah Tamba usai melakukan panen madu bersama Kelompok Tani Lebah Madu Buana Sari, Banjar Samblong, Desa Yeh Sumbul, Kecamatan Mendoyo, Selasa (15/3).

 

Budidaya lebah madu disebutkan Tamba menjadi tantangan tersediri ditengah masa pandemi Covid-19 saat ini yang mengajarkan untuk berpikir bagaimana menciptakan peluang-peluang usaha baru. “Berkat lompatan-lompatan ini, mampu menciptakan peluang usaha yang mandiri yang bertumbuh ditengah masyarakat seperti halnya keberhasilan membudiyakan lebah madu unggulan yang dilakukan oleh rekan-rekan Kelompok Tani Lebah Madu Buana Sari ,” imbuhnya.

 

Selain melaksanakan panen madu, pihaknya selaku pimpinan daerah menyampaikan terima kasih kepada Bank BRI cabang Negara yang telah mendampingi Kelompok Tani Lebah Madu Buana Sari. Khususnya dalam pemberian KUR (Kredit Usaha Rakyat) kepada kelompok petani lebah madu. “Manfaat pendampingan dari perbankan ini betul-betul terasa, untuk lebih memajukan budidaya lebah madu ini,” jelasnya.

 

Sementara itu, Made Dwi Sumadi Putra (Dek Ong) selaku perwakilan dari Kelompok Tani Lebah Madu Buana Sari menyampaikan keberadaan budidaya lebah madu unggulan asal benua Australia ini sudah berjalan 2 tahun lebih. Sedangkan untuk panen madu sendiri sudah rutin dilaksanakan. “Panen yang sekarang kami lakukan bersama Bapak Bupati Jembrana, menjadi panen yang kesekilan kalinya. Dari 126 koloni yang kami miliki, kami mentargetkan minimal 2-3 kwintal yang harus didapatkan dan itu kemungkinan lebih lagi hasilnya,” tuturnya.

 

Untuk produk sendiri , Ia mengatakan tidak hanya berfokus madu saja, tapi menghasilkan produk lain seperti di benua Eropa.

 

“produk lebah itu ada 4 jenis selain madu itu sendiri. Ada yang dikenal dengan Superfood diantaranya Bee Pollen, Royal Jelly, dan Propolis. Sekali lagi terima kasih kepada Bapak Bupati bisa hadir ditengah-tengah kami untuk ikut bersama-sama dalam panen madu ini,” tandasnya.

 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Bank BRI KC Negara Dwi Lianasari, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian Dan Perdagangan Jembrana I Komang Agus Adinata, Camat Mendoyo, Prebekel dan seluruh anggota kelompok tani lebah madu Buana Sari.






Reporter: Gede Riantory Warmadewa

JEMBRANA, BALI EXPRESS – Budidaya lebah madu jenis apis meliferi yang saat ini sudah berhasil dibudidayakan oleh Kelompok Tani Lebah Madu Buana Sari, Desa Yeh Sumbul, Kecamatan Mendoyo diharapkan dapat diperluas lagi. Pasalnya hasil budidaya jenis lebah unggulan asal benua Australia itu hingga saat ini belum sepenuhnya mampu memenuhi kebutuhan pasar.

 

 

 

“Maka dari itu Saya mendorong ini bisa diperluas lagi pengembangannya didaerah lainnya sehingga mampu memenuhi keinginan pasar. Selain itu keberadaan budidaya lebah madu ini juga berhasil dalam memberdayakan masyarakat ditengah pandemi covid-19,” ujar Bupati Jembrana I Nengah Tamba usai melakukan panen madu bersama Kelompok Tani Lebah Madu Buana Sari, Banjar Samblong, Desa Yeh Sumbul, Kecamatan Mendoyo, Selasa (15/3).

 

Budidaya lebah madu disebutkan Tamba menjadi tantangan tersediri ditengah masa pandemi Covid-19 saat ini yang mengajarkan untuk berpikir bagaimana menciptakan peluang-peluang usaha baru. “Berkat lompatan-lompatan ini, mampu menciptakan peluang usaha yang mandiri yang bertumbuh ditengah masyarakat seperti halnya keberhasilan membudiyakan lebah madu unggulan yang dilakukan oleh rekan-rekan Kelompok Tani Lebah Madu Buana Sari ,” imbuhnya.

 

Selain melaksanakan panen madu, pihaknya selaku pimpinan daerah menyampaikan terima kasih kepada Bank BRI cabang Negara yang telah mendampingi Kelompok Tani Lebah Madu Buana Sari. Khususnya dalam pemberian KUR (Kredit Usaha Rakyat) kepada kelompok petani lebah madu. “Manfaat pendampingan dari perbankan ini betul-betul terasa, untuk lebih memajukan budidaya lebah madu ini,” jelasnya.

 

Sementara itu, Made Dwi Sumadi Putra (Dek Ong) selaku perwakilan dari Kelompok Tani Lebah Madu Buana Sari menyampaikan keberadaan budidaya lebah madu unggulan asal benua Australia ini sudah berjalan 2 tahun lebih. Sedangkan untuk panen madu sendiri sudah rutin dilaksanakan. “Panen yang sekarang kami lakukan bersama Bapak Bupati Jembrana, menjadi panen yang kesekilan kalinya. Dari 126 koloni yang kami miliki, kami mentargetkan minimal 2-3 kwintal yang harus didapatkan dan itu kemungkinan lebih lagi hasilnya,” tuturnya.

 

Untuk produk sendiri , Ia mengatakan tidak hanya berfokus madu saja, tapi menghasilkan produk lain seperti di benua Eropa.

 

“produk lebah itu ada 4 jenis selain madu itu sendiri. Ada yang dikenal dengan Superfood diantaranya Bee Pollen, Royal Jelly, dan Propolis. Sekali lagi terima kasih kepada Bapak Bupati bisa hadir ditengah-tengah kami untuk ikut bersama-sama dalam panen madu ini,” tandasnya.

 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Bank BRI KC Negara Dwi Lianasari, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian Dan Perdagangan Jembrana I Komang Agus Adinata, Camat Mendoyo, Prebekel dan seluruh anggota kelompok tani lebah madu Buana Sari.






Reporter: Gede Riantory Warmadewa

Most Read

Artikel Terbaru

/