alexametrics
27.6 C
Denpasar
Tuesday, August 9, 2022

Sembuh dari Covid-19, Tewas Ceburkan Diri ke Sumur

BADUNG, BALI EXPRESS -Kakek I Made Warna ditemukan tewas dalam sumur sedalam 17 meter di rumahnya wilayah Banjar Benehkawan, Desa Blahkiuh, Abiansemal, Badung. Ternyata sehari sebelum meninggal, pria 85 tahun ini, baru keluar dari rawat inap Covid-19 di RS Mangusada.

Kasubag Humas Polres Badung Iptu Ketut Gede Oka Bawa, dikonfirmasi Kamis (15/4), menyampaikan dari keterangan saksi sekaligus anak korban, I Made Mayura, 58, bahwa pasca pulang dari RS Mangusada Selasa (13/4), korban menjalani isolasi mandiri di rumahnya. Keesokan harinya bertepatan dengan Hari Raya Galungan, Rabu (14/4), sekitar pukul 21.15 Wita, saksi hendak memberikan obat kepada ayahnya itu, namun korban tidak ada. 

“Karena korban tidak ada, anaknya ini coba cari di sekitaran rumah, dan didapati tutup sumur yang ada di rumah sudah terbuka,” papar Oka. 

Baca Juga :  Diduga Tilap Uang Negara, Dua Pengurus KTT di Tejakula Dipolisikan

Penasaran terhadap tutup sumur yang terbuka, Mayura mencoba untuk mengecek bagian dalam sumur menggunakan senter karena kondisi yang sudah gelap. Naas yang didapatinya adalah sang ayah sudah mengambang di permukaan sumur dalam keadaan meninggal dunia dengan posisi tengkurap. 

Ditambahkan Oka, diduga korban nekat menceburkan dirinya ke dalam sumur karena mengalami depresi. “Menurut saksi bahwa korban ( Bapaknya ) sudah lama mengidap penyakit depresi dan rabun mata juga lambung,” ungkapnya.

Mayura kemudian menghubungi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kecamatan Abiansemal untuk minta bantuan penanganan. Selanjutnya saksi melapor ke Polsek Abiansemal, termasuk ke Tim Basarnas Badung untuk penanganan lebih lanjut. 

Sekitar pukul 00.05 Wita, tim Basarnas gabungan Polda Bali tiba di lokasi untuk melakukan evakuasi pengangkatan tubuh korban dari dalam sumur.

Baca Juga :  Wabup Suiasa Serahkan Rp 500 Juta Plus Baleganjur di Batu Lumbung

“Evakuasi dilakukan sesuai prosedur evakuasi di kedalaman, dengan menurunkan 1 personel menggunakan tali dan SCBA (Self Contained Breathing Apparatus) merupakan alat bantu pernafasan, juga peralatan safety lengkap,” papar  Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali), Gede Darmada yang dikonfirmasi terpisah di hari yang sama. 

Berselang 30 menit kemudian, sekira pukul 00.35 Wita tubuh korban berhasil dievakuasi. Jenazah kakek malang itu kemudian dibawa menuju RS Mangusada memggunakan mobil ambulans PMI Kabupaten Badung. (ges)


BADUNG, BALI EXPRESS -Kakek I Made Warna ditemukan tewas dalam sumur sedalam 17 meter di rumahnya wilayah Banjar Benehkawan, Desa Blahkiuh, Abiansemal, Badung. Ternyata sehari sebelum meninggal, pria 85 tahun ini, baru keluar dari rawat inap Covid-19 di RS Mangusada.

Kasubag Humas Polres Badung Iptu Ketut Gede Oka Bawa, dikonfirmasi Kamis (15/4), menyampaikan dari keterangan saksi sekaligus anak korban, I Made Mayura, 58, bahwa pasca pulang dari RS Mangusada Selasa (13/4), korban menjalani isolasi mandiri di rumahnya. Keesokan harinya bertepatan dengan Hari Raya Galungan, Rabu (14/4), sekitar pukul 21.15 Wita, saksi hendak memberikan obat kepada ayahnya itu, namun korban tidak ada. 

“Karena korban tidak ada, anaknya ini coba cari di sekitaran rumah, dan didapati tutup sumur yang ada di rumah sudah terbuka,” papar Oka. 

Baca Juga :  Curi Burung, Pemuda Asal Singakerta Diamankan Polisi

Penasaran terhadap tutup sumur yang terbuka, Mayura mencoba untuk mengecek bagian dalam sumur menggunakan senter karena kondisi yang sudah gelap. Naas yang didapatinya adalah sang ayah sudah mengambang di permukaan sumur dalam keadaan meninggal dunia dengan posisi tengkurap. 

Ditambahkan Oka, diduga korban nekat menceburkan dirinya ke dalam sumur karena mengalami depresi. “Menurut saksi bahwa korban ( Bapaknya ) sudah lama mengidap penyakit depresi dan rabun mata juga lambung,” ungkapnya.

Mayura kemudian menghubungi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kecamatan Abiansemal untuk minta bantuan penanganan. Selanjutnya saksi melapor ke Polsek Abiansemal, termasuk ke Tim Basarnas Badung untuk penanganan lebih lanjut. 

Sekitar pukul 00.05 Wita, tim Basarnas gabungan Polda Bali tiba di lokasi untuk melakukan evakuasi pengangkatan tubuh korban dari dalam sumur.

Baca Juga :  Wabup Suiasa Serahkan Rp 500 Juta Plus Baleganjur di Batu Lumbung

“Evakuasi dilakukan sesuai prosedur evakuasi di kedalaman, dengan menurunkan 1 personel menggunakan tali dan SCBA (Self Contained Breathing Apparatus) merupakan alat bantu pernafasan, juga peralatan safety lengkap,” papar  Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali), Gede Darmada yang dikonfirmasi terpisah di hari yang sama. 

Berselang 30 menit kemudian, sekira pukul 00.35 Wita tubuh korban berhasil dievakuasi. Jenazah kakek malang itu kemudian dibawa menuju RS Mangusada memggunakan mobil ambulans PMI Kabupaten Badung. (ges)


Most Read

Artikel Terbaru

/