alexametrics
30.4 C
Denpasar
Saturday, May 21, 2022

Curi Sapi Tetangga, Tu Cenik Dibekuk Polisi

JEMBRANA, BALI EXPRESS – Satuan reserse dan kriminal (Satreskrim) Polres Jembrana berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan (curat) ternak sapi. Pencurian ternak sapi yang terjadi di tanah kaplingan Lingkungan Sawe Rangsasa, Kelurahan Dauhwaru, Kecamatan/Kabupaten Jembrana itu dilakukan tetangga korban yang bernama I Putu Suartama,31 alias Tu Cenik. Akibat perbuatannya tersangka Tu Cenik dijerat pasal 363 ayat (1) ke 1 KUHP dengan ancaman hukuman Kurungan Penjara selama 7 (tujuh) tahun.

 

Kapolres Jembrana AKBP I Dewa Gde Juliana saat pers release di halaman Polres Jembrana, Jumat (15/4) mengatakan tersangka diamankan pada Rabu (13/4) malam di rumahnya.

 

“Setelah dilakukan penyelidikan, tersangka berhasil kami amankan, dengan barang bukti 2 (dua) ekor sapi betina, 1 (satu) unit mobil Mitshubishi L300 DK 8329 WR milik seorang saudagar sapi, 1 (satu) unit sepeda motor Yamaha mio hitam DK 2186 HR, 1 (satu) buah tali plastik nilon warna coklat panjang 4,8 meter dan uang tunai sebesar Rp 1 juta,” ujarnya.

 

Kapolres menambahkan, kasus itu bermula pada hari Selasa (12/4) sekitar Pukul 19.00 Wita. Dimana korban yang bernama I Wayan Warta sempat memberi makan sapi miliknya di lokasi tanah kapling tersebut. “Namun keesokan harinya pada Rabu (13/4) saat kembali kelokasi untuk memberi makan sapi sekitar pukul 05.30 Wita, salah satu sapi miliknya hilang,” paparnya.

 

Berdasarkan laporan itu, petugas kemudian melakukan penyelidikan yang dilakukan tim Opsnal berhasil mengamankan pelaku I Putu Suartama,31 alias Tu Cenik, berikut barang bukti berupa satu ekor sapi betina yang sudah berhasil dijual kepada WR seharga Rp 8 juta, namun baru diberikan DP sejumlah Rp 1 juta, yang selanjutnya WR menjual kepada tukang jagal, yakni SY seharga Rp 9 juta.

 

“Setelah di interogasi, pelaku kemudian mengakui perbuatannya tersebut. Selain mengambil 1 (satu) sapi milik I Wayan Warta, pelaku juga sempat mengambil 1 (satu) sapi betina milik I Wayan Mulyada pada hari Sabtu (2/4) sekitar Pukul 03.30 Wita di tanah tegalan Lingkungan Sawe Rangsasa, Kelurahan Dauhwaru, Kecamatan/Kabupaten Jembrana,” jelas Kapolres Dewa Juliana.

 

“Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat yang memiliki ternak sapi yang ditempatkan di lahan yang sekiranya sepi agar selalu waspada, sehingga tindak kejahatan dapat dicegah, tindak kejahatan terjadi lantaran ada celah untuk melakukannya,” pungkasnya.






Reporter: Gede Riantory Warmadewa

JEMBRANA, BALI EXPRESS – Satuan reserse dan kriminal (Satreskrim) Polres Jembrana berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan (curat) ternak sapi. Pencurian ternak sapi yang terjadi di tanah kaplingan Lingkungan Sawe Rangsasa, Kelurahan Dauhwaru, Kecamatan/Kabupaten Jembrana itu dilakukan tetangga korban yang bernama I Putu Suartama,31 alias Tu Cenik. Akibat perbuatannya tersangka Tu Cenik dijerat pasal 363 ayat (1) ke 1 KUHP dengan ancaman hukuman Kurungan Penjara selama 7 (tujuh) tahun.

 

Kapolres Jembrana AKBP I Dewa Gde Juliana saat pers release di halaman Polres Jembrana, Jumat (15/4) mengatakan tersangka diamankan pada Rabu (13/4) malam di rumahnya.

 

“Setelah dilakukan penyelidikan, tersangka berhasil kami amankan, dengan barang bukti 2 (dua) ekor sapi betina, 1 (satu) unit mobil Mitshubishi L300 DK 8329 WR milik seorang saudagar sapi, 1 (satu) unit sepeda motor Yamaha mio hitam DK 2186 HR, 1 (satu) buah tali plastik nilon warna coklat panjang 4,8 meter dan uang tunai sebesar Rp 1 juta,” ujarnya.

 

Kapolres menambahkan, kasus itu bermula pada hari Selasa (12/4) sekitar Pukul 19.00 Wita. Dimana korban yang bernama I Wayan Warta sempat memberi makan sapi miliknya di lokasi tanah kapling tersebut. “Namun keesokan harinya pada Rabu (13/4) saat kembali kelokasi untuk memberi makan sapi sekitar pukul 05.30 Wita, salah satu sapi miliknya hilang,” paparnya.

 

Berdasarkan laporan itu, petugas kemudian melakukan penyelidikan yang dilakukan tim Opsnal berhasil mengamankan pelaku I Putu Suartama,31 alias Tu Cenik, berikut barang bukti berupa satu ekor sapi betina yang sudah berhasil dijual kepada WR seharga Rp 8 juta, namun baru diberikan DP sejumlah Rp 1 juta, yang selanjutnya WR menjual kepada tukang jagal, yakni SY seharga Rp 9 juta.

 

“Setelah di interogasi, pelaku kemudian mengakui perbuatannya tersebut. Selain mengambil 1 (satu) sapi milik I Wayan Warta, pelaku juga sempat mengambil 1 (satu) sapi betina milik I Wayan Mulyada pada hari Sabtu (2/4) sekitar Pukul 03.30 Wita di tanah tegalan Lingkungan Sawe Rangsasa, Kelurahan Dauhwaru, Kecamatan/Kabupaten Jembrana,” jelas Kapolres Dewa Juliana.

 

“Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat yang memiliki ternak sapi yang ditempatkan di lahan yang sekiranya sepi agar selalu waspada, sehingga tindak kejahatan dapat dicegah, tindak kejahatan terjadi lantaran ada celah untuk melakukannya,” pungkasnya.






Reporter: Gede Riantory Warmadewa

Most Read

Artikel Terbaru

/