alexametrics
26.8 C
Denpasar
Sunday, June 26, 2022

Tabrak Pohon Asam, Pengendara Motor Tewas

SINGARAJA, BALI EXPRESS – Kemacetan mengular ketika memasuki kawasan Banjar Dinas Brombong, desa Celukan Bawang, Kecamatan Gerokgak, Minggu (15/5) siang pada pukul 10.00 wita. Kemacetan dipicu adanya kecelakaan yang terjadi pada kilometer 30.100.

 

Dari pantauan di lapangan, nampak seorang pemuda tergeletak di pinggir jalan dengan berlumuran darah. Pemuda yang diketahui identitasnya tersebut bernama Fawwas Amroni dari Desa Pegayaman Kecamatan Sukasada. Korban dinyatakan tewas di tempat saat mengalami kecelakaan Out of Control (OC).

 

Kasi Humas Polres Buleleng, AKP I Gede Sumarjaya mengatakan, saat kecelakaan korban membonceng seorang perempuan. Diduga korban mengantuk saat mengendarai sepeda motor. “Pengendara menabrak pohon asam. Yang dibonceng terpental ke sisi Utara jalan raya. Dan perempuan yang dibonceng belum diketahui identitasnya,” kata dia.

 

Dari keterangan saksi Badarudin, 54 di TKP, sebelumnya korban mengendarai sepeda motor DK 3438 UAX dengan kecepatan cukup tinggi. Saat itu saksi berada di belakang korban dengan jarak 80 meter.

 

Sesampainya di lokasi, korban dengan cepat menyambar pohon asam yang berada di sisi selatan jalan raya. Akibat benturan yang sangat keras, korban mengalami luka robek pada bagian pelipis kanan, lutut kiri, kaki kanan, mengeluarkan darah dari hidung dan telinga dan dinyatakan meninggal dunia.  Sedangkan yang dibonceng menderita luka pelipis kiri, patah tulang leher dan tidak sadarkan diri.

 

Sementara sepeda motor yang dikendarai korban rusak parah. Korban pun telah dilarikan ke rumah sakit Pratama. Laka ini masih dalam proses penyelidikan unit lantas Polsek Gerokgak dan Unit Laka Polres Buleleng.






Reporter: Dian Suryantini

SINGARAJA, BALI EXPRESS – Kemacetan mengular ketika memasuki kawasan Banjar Dinas Brombong, desa Celukan Bawang, Kecamatan Gerokgak, Minggu (15/5) siang pada pukul 10.00 wita. Kemacetan dipicu adanya kecelakaan yang terjadi pada kilometer 30.100.

 

Dari pantauan di lapangan, nampak seorang pemuda tergeletak di pinggir jalan dengan berlumuran darah. Pemuda yang diketahui identitasnya tersebut bernama Fawwas Amroni dari Desa Pegayaman Kecamatan Sukasada. Korban dinyatakan tewas di tempat saat mengalami kecelakaan Out of Control (OC).

 

Kasi Humas Polres Buleleng, AKP I Gede Sumarjaya mengatakan, saat kecelakaan korban membonceng seorang perempuan. Diduga korban mengantuk saat mengendarai sepeda motor. “Pengendara menabrak pohon asam. Yang dibonceng terpental ke sisi Utara jalan raya. Dan perempuan yang dibonceng belum diketahui identitasnya,” kata dia.

 

Dari keterangan saksi Badarudin, 54 di TKP, sebelumnya korban mengendarai sepeda motor DK 3438 UAX dengan kecepatan cukup tinggi. Saat itu saksi berada di belakang korban dengan jarak 80 meter.

 

Sesampainya di lokasi, korban dengan cepat menyambar pohon asam yang berada di sisi selatan jalan raya. Akibat benturan yang sangat keras, korban mengalami luka robek pada bagian pelipis kanan, lutut kiri, kaki kanan, mengeluarkan darah dari hidung dan telinga dan dinyatakan meninggal dunia.  Sedangkan yang dibonceng menderita luka pelipis kiri, patah tulang leher dan tidak sadarkan diri.

 

Sementara sepeda motor yang dikendarai korban rusak parah. Korban pun telah dilarikan ke rumah sakit Pratama. Laka ini masih dalam proses penyelidikan unit lantas Polsek Gerokgak dan Unit Laka Polres Buleleng.






Reporter: Dian Suryantini

Most Read

Artikel Terbaru

/