alexametrics
26.5 C
Denpasar
Sunday, August 14, 2022

Asyik Ngobrol di Pinggir Jalan di Desa Sambangan, Kalung Dijambret

BULELENG, BALI EXPRESS — Kejahatan bisa terjadi kapan saja. Seperti dialami Luh Nariasih, yang kala asyik mengobrol di atas motonya, mendadak kalungnya dijambret orang tak dikenal pada Selasa (14/6). Akibatnya, rantai kalungnya seberat 10 gram dibawa kabur pelaku.

Peristiwa ini terjadi di Banjar Dinas Babakan, Desa Sambangan, Kecamatan Sukasada, sekitar pukul 09.30 Wita. Lokasinya persis di depan salah satu warung di Desa Sambangan. Kala itu, korban Nariasih hendak menawarkan pisang kepada seorang pedagang bernama Komang Putri Budi Artini.

Korban posisinya masih berada di atas motor sambil ngobrol dengan saksi Putri Budi Artini. Tiba-tiba saja ada orang yang tidak dikenal mengemudikan motor jenis Honda Scoopy lalu menghampiri korban dengan jarak kurang lebih 25 centimeter di belakang korban. Saat itulah, korban merasakan tangan orang yang tidak dikenal meraba leher korban.

Baca Juga :  Parta Harap Polisi Tak Tangkap Penjual Arak di Masa Pandemi

Pelaku lantas menarik paksa kalung yang digunakan korban, sehingga putus. Sukses mengembat kalungnya, pelaku kabur menuju ke arah utara. Hanya saja, liontin kalung yang digunakan korban terjatuh dan tidak ikut hilang.

Atas kejadian ini, korban Nariasih kehilangan kalung emas bentuk rante ilut yang nilainya sekitar Rp 3,5 juta. Korban Nariasih melaporkan peristiwa yang dialaminya tersebut ke Polsek Sukasada, untuk ditindaklanjuti.

Kapolsek Sukasada Kompol Made Agus Dwi Wirawan mengatakan, anggotanya sudah mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara maupun meminta keterangan dari beberapa saksi. “Sekarang kasus ini masih dalam penyelidikan,” kata Kompol Agus Dwi.

Atas peristiwa ini, Kompol Agus Dwi mengimbau, agar masyarakat tetap waspada jika keluar rumah dengan tidak menggunakan barang-barang berharga. “Kalaupun terjadi, agar plat kendaraan pelaku diingat dan berusaha berteriak, sehingga warga sekitar bisa membantu,” pungkas Kompol Agus Dwi.

Baca Juga :  Klaster Keluarga dan Upacara, Warga Banyuning, Buyan Dirapid Antigen

 






Reporter: I Putu Mardika

BULELENG, BALI EXPRESS — Kejahatan bisa terjadi kapan saja. Seperti dialami Luh Nariasih, yang kala asyik mengobrol di atas motonya, mendadak kalungnya dijambret orang tak dikenal pada Selasa (14/6). Akibatnya, rantai kalungnya seberat 10 gram dibawa kabur pelaku.

Peristiwa ini terjadi di Banjar Dinas Babakan, Desa Sambangan, Kecamatan Sukasada, sekitar pukul 09.30 Wita. Lokasinya persis di depan salah satu warung di Desa Sambangan. Kala itu, korban Nariasih hendak menawarkan pisang kepada seorang pedagang bernama Komang Putri Budi Artini.

Korban posisinya masih berada di atas motor sambil ngobrol dengan saksi Putri Budi Artini. Tiba-tiba saja ada orang yang tidak dikenal mengemudikan motor jenis Honda Scoopy lalu menghampiri korban dengan jarak kurang lebih 25 centimeter di belakang korban. Saat itulah, korban merasakan tangan orang yang tidak dikenal meraba leher korban.

Baca Juga :  Desa Padangan Buat Sekolah Minggu, Antisipasi Penggunaan Gadget

Pelaku lantas menarik paksa kalung yang digunakan korban, sehingga putus. Sukses mengembat kalungnya, pelaku kabur menuju ke arah utara. Hanya saja, liontin kalung yang digunakan korban terjatuh dan tidak ikut hilang.

Atas kejadian ini, korban Nariasih kehilangan kalung emas bentuk rante ilut yang nilainya sekitar Rp 3,5 juta. Korban Nariasih melaporkan peristiwa yang dialaminya tersebut ke Polsek Sukasada, untuk ditindaklanjuti.

Kapolsek Sukasada Kompol Made Agus Dwi Wirawan mengatakan, anggotanya sudah mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara maupun meminta keterangan dari beberapa saksi. “Sekarang kasus ini masih dalam penyelidikan,” kata Kompol Agus Dwi.

Atas peristiwa ini, Kompol Agus Dwi mengimbau, agar masyarakat tetap waspada jika keluar rumah dengan tidak menggunakan barang-barang berharga. “Kalaupun terjadi, agar plat kendaraan pelaku diingat dan berusaha berteriak, sehingga warga sekitar bisa membantu,” pungkas Kompol Agus Dwi.

Baca Juga :  Rekonstruksi Kasus Berdarah Pegayaman, Adegan Kesepuluh Saling Tebas

 






Reporter: I Putu Mardika

Most Read

Artikel Terbaru

/