alexametrics
27.8 C
Denpasar
Saturday, June 25, 2022

Naik Sepeda Motor Dilarang Pakai Sandal Jepit, Ini Alasannya!

DENPASAR, BALI EXPRESS – Pengendara sepeda motor dilarang memakai sandal jepit saat berkendara. Hal ini menjadi sorotan saat Korps Lalu Lintas atau Korlantas Polri akan menggelar Operasi Patuh 2022 secara serentak di seluruh wilayah polda mulai Senin (13/6).

Kepala Korlantas Polri Irjen. Pol. Firman Santyabudi menyatakan, pengendara sepeda motor dilarang memakai sandal jepit saat berkendara. Pasalnya, sandal jepit tidak memberikan perlindungan pada kaki secara maksimal.

“Tidak ada perlindungan pakai sandal jepit. Karena kalau sudah pakai motor, kulit bersentuhan langsung dengan aspal, ada api, ada bensin, ada kecepatan. Makin cepat, makin tidak terlindungi kita. Itulah fatalitas,” jelas Irjen. Pol. Firman Santyabudi saat apel Operasi Patuh 2022 di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (13/6), sebagaimana dilansir dalam laman resmi Humas Polri.

Firman menambahkan, pihaknya berharap aturan tersebut menumbuhkan kesadaran masyarakat terkait keselamatan berkendara. Ini yang menjadi alasan kenapa pengguna sepeda motor tidak boleh pakai sandal jepit karena tidak akan memberikan perlindungan pada kaki.

Kulit kaki akan bersentuhan langsung dengan aspal yang menyebabkan lecet. Dalam standar keselamatan berkendara, ada pakaian standar untuk keselamatan berkendara.

Dilansir dari lama astramotor.co.id, ada beberapa pakaian dan alas kaki yang sesuai standar keselamatan berkendara. Pertama adalah jaket.

Jaket merupakan pakaian wajib yang digunakan oleh para pengendara kendaraan bermotor. Jaket bisa melindungi dari berbagai gangguan saat berkendara seperti angin, kerikil, debu, panas terik dan lain – lain.

Kemudian adalah sepatu. Sepatu juga salah satu pakaian standar untuk keamanan berkendara. “Dengan menggunakan sepatu kita menjadi lebih aman. Jika memang melakukan perjalanan jauh, Anda juga bisa menggunakan sepatu yang safety atau tebal, sebagaimana tertulis di laman itu.

Terakhir adalah celana panjang. Celana panjang digunakan untuk melindungi kaki dari berbagai gangguan, apalagi yang ingin melakukan perjalanan jarak jauh perlu diperhatikan.

Selama ini, selain sandal jepit, tidak sedikit pengguna motor yang menggunakan celana pendek. Sama seperti sandal jepit, penggunaan celana pendek tidak memberikan perlindungan maksimal bagi pengendara motor sehingga bila kecelakaan terjadi bisa menimbulkan fatalitas.

Polri akan menggencarkan sosialisasi keselamatan berkendara selama Operasi Patuh 2022. Operasi ini akan menyoroti pelanggaran pengendara sepeda motor di jalan raya.






Reporter: Wiwin Meliana

DENPASAR, BALI EXPRESS – Pengendara sepeda motor dilarang memakai sandal jepit saat berkendara. Hal ini menjadi sorotan saat Korps Lalu Lintas atau Korlantas Polri akan menggelar Operasi Patuh 2022 secara serentak di seluruh wilayah polda mulai Senin (13/6).

Kepala Korlantas Polri Irjen. Pol. Firman Santyabudi menyatakan, pengendara sepeda motor dilarang memakai sandal jepit saat berkendara. Pasalnya, sandal jepit tidak memberikan perlindungan pada kaki secara maksimal.

“Tidak ada perlindungan pakai sandal jepit. Karena kalau sudah pakai motor, kulit bersentuhan langsung dengan aspal, ada api, ada bensin, ada kecepatan. Makin cepat, makin tidak terlindungi kita. Itulah fatalitas,” jelas Irjen. Pol. Firman Santyabudi saat apel Operasi Patuh 2022 di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (13/6), sebagaimana dilansir dalam laman resmi Humas Polri.

Firman menambahkan, pihaknya berharap aturan tersebut menumbuhkan kesadaran masyarakat terkait keselamatan berkendara. Ini yang menjadi alasan kenapa pengguna sepeda motor tidak boleh pakai sandal jepit karena tidak akan memberikan perlindungan pada kaki.

Kulit kaki akan bersentuhan langsung dengan aspal yang menyebabkan lecet. Dalam standar keselamatan berkendara, ada pakaian standar untuk keselamatan berkendara.

Dilansir dari lama astramotor.co.id, ada beberapa pakaian dan alas kaki yang sesuai standar keselamatan berkendara. Pertama adalah jaket.

Jaket merupakan pakaian wajib yang digunakan oleh para pengendara kendaraan bermotor. Jaket bisa melindungi dari berbagai gangguan saat berkendara seperti angin, kerikil, debu, panas terik dan lain – lain.

Kemudian adalah sepatu. Sepatu juga salah satu pakaian standar untuk keamanan berkendara. “Dengan menggunakan sepatu kita menjadi lebih aman. Jika memang melakukan perjalanan jauh, Anda juga bisa menggunakan sepatu yang safety atau tebal, sebagaimana tertulis di laman itu.

Terakhir adalah celana panjang. Celana panjang digunakan untuk melindungi kaki dari berbagai gangguan, apalagi yang ingin melakukan perjalanan jarak jauh perlu diperhatikan.

Selama ini, selain sandal jepit, tidak sedikit pengguna motor yang menggunakan celana pendek. Sama seperti sandal jepit, penggunaan celana pendek tidak memberikan perlindungan maksimal bagi pengendara motor sehingga bila kecelakaan terjadi bisa menimbulkan fatalitas.

Polri akan menggencarkan sosialisasi keselamatan berkendara selama Operasi Patuh 2022. Operasi ini akan menyoroti pelanggaran pengendara sepeda motor di jalan raya.






Reporter: Wiwin Meliana

Most Read

Artikel Terbaru

/