alexametrics
28.8 C
Denpasar
Saturday, May 28, 2022

Klik Serentak, KPU Badung Ajak Warga Cek Data Jelang Pilkada

MANGUPURA, BALI EXPRESS – Warga Kabupaten Badung yang sudah masuk kriteria pemilih pada Pilkada 9 Desember mendatang, diminta mengecek status terdaftar sebagai pemilih di situs https://lindungihakpilihmu.kpu.go.id. Caranya, dengan mengetik nama, berikut Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada kolom tersedia. Apabila semestinya sudah terdaftar, namun setelah dicek terjadi kendala, diminta segera melapor ke petugas Panitua Pemungutan Suara (PPS) ataupun Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) di kawasan alamat masing-masing.

Hal itu disampaikan Ketua KPU Badung, I Wayan Semara Cipta saat sosialisasi Gerakan Klik Serentak (GKS), Rabu (15/7). Kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan di persimpangan Patung Hanoman, Sempidi, Mengwi tersebut dihadiri komisioner KPU Badung, I Gusti Ketut Gede Yusa Arsana Putra serta sejumlah petugas KPU Badung. “Setelah mengklik https://lindungihakpilihmu.kpu.go.id, silahkan ketik nama dan masukkan NIK, nanti akan tertera yang bersangkutan memilih di TPS mana. Jika ada kendala, bisa menghubungi petugas kami di PPS maupun PPDP,” ungkap Kayun melalui pengeras suara layaknya orasi.

Adapun daftar pemilih sementara di Kabupaten Badung saat ini mencapai 402.995 orang. Namun jumlah tersebut masih bersifat dinamis.  Melalui pencocokan dan penelitian (coklit), nantinya menjadi salah satu langkah validasi.

“Jadi petugas kami mencocokkan data yang sudah di-print out. Jika ada perubahan, misalnya pemilih sudah tidak ada, maka kita lakukan pencoretan. Demikian juga jika ada pemilih baru, segera ditambahkan,” jelasnya seraya mengatakan coklit berlangsung hingga 13 Agustus mendatang.

Usai Klik serentak, baru kemudian dilaksanakan Coklit Serentak pada 18 Juli mendatang. KPU Badung telah menentukan sampel coklit. Mulai dari kalangan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda), tokoh agama, hingga tokoh masyarakat. “Ada 10 orang sampel yang merupakan tokoh di Kabupaten Badung. Mulai dari Bapak Bupati, Wakil Bupati, Sekda, Ketua DPRD beserta dua wakilnya, DPD Bali asal Badung yakni AA Gde Agung, Ketua PHRI I Gusti Ngurah Rai Suryawijaya, dan lainnya. Nanti petugas akan mendatangi mereka,” terangnya. Dalam daftar sampel tertera pula nama IGN Wiadnyana serta I Gusti Ngurah Alit Yudha.

Saat bertugas, kata Kayun, tiap PPDP yang melaksanakan coklit dilengkapi dengan alat pelindung diri (APD). Di antaranya masker, face shield, sarung tangan, dan hand sanitizer. Hal ini bertujuan mencegah penularan Covid-19. “Semua petugas dilengkapi APD, demi kenyamanan dan kesehatan bersama,” tandasnya.

Untuk diketahui, ada total 1.069 PPDP di Kabupaten Badung. Jumlah tersebut sesuai jumlah TPS pada Pilkada tahun ini. “Tiap TPS ada satu PPDP dan tiap TPS ada 500 pemilih,” kata Kayun.

Berkenaan dengan itu, Kayun Semara kembali mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Badung mengecek status terdaftar sebagai pemilih. “Mari sama-sama kita klik https://lindungihakpilihmu.kpu.go.id untuk mewujudkan data yang benar, akurat, dan akuntabel dalam rangka meningkatkan partisipasi pemilih di Kabupaten Badung,” ajaknya.


MANGUPURA, BALI EXPRESS – Warga Kabupaten Badung yang sudah masuk kriteria pemilih pada Pilkada 9 Desember mendatang, diminta mengecek status terdaftar sebagai pemilih di situs https://lindungihakpilihmu.kpu.go.id. Caranya, dengan mengetik nama, berikut Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada kolom tersedia. Apabila semestinya sudah terdaftar, namun setelah dicek terjadi kendala, diminta segera melapor ke petugas Panitua Pemungutan Suara (PPS) ataupun Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) di kawasan alamat masing-masing.

Hal itu disampaikan Ketua KPU Badung, I Wayan Semara Cipta saat sosialisasi Gerakan Klik Serentak (GKS), Rabu (15/7). Kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan di persimpangan Patung Hanoman, Sempidi, Mengwi tersebut dihadiri komisioner KPU Badung, I Gusti Ketut Gede Yusa Arsana Putra serta sejumlah petugas KPU Badung. “Setelah mengklik https://lindungihakpilihmu.kpu.go.id, silahkan ketik nama dan masukkan NIK, nanti akan tertera yang bersangkutan memilih di TPS mana. Jika ada kendala, bisa menghubungi petugas kami di PPS maupun PPDP,” ungkap Kayun melalui pengeras suara layaknya orasi.

Adapun daftar pemilih sementara di Kabupaten Badung saat ini mencapai 402.995 orang. Namun jumlah tersebut masih bersifat dinamis.  Melalui pencocokan dan penelitian (coklit), nantinya menjadi salah satu langkah validasi.

“Jadi petugas kami mencocokkan data yang sudah di-print out. Jika ada perubahan, misalnya pemilih sudah tidak ada, maka kita lakukan pencoretan. Demikian juga jika ada pemilih baru, segera ditambahkan,” jelasnya seraya mengatakan coklit berlangsung hingga 13 Agustus mendatang.

Usai Klik serentak, baru kemudian dilaksanakan Coklit Serentak pada 18 Juli mendatang. KPU Badung telah menentukan sampel coklit. Mulai dari kalangan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda), tokoh agama, hingga tokoh masyarakat. “Ada 10 orang sampel yang merupakan tokoh di Kabupaten Badung. Mulai dari Bapak Bupati, Wakil Bupati, Sekda, Ketua DPRD beserta dua wakilnya, DPD Bali asal Badung yakni AA Gde Agung, Ketua PHRI I Gusti Ngurah Rai Suryawijaya, dan lainnya. Nanti petugas akan mendatangi mereka,” terangnya. Dalam daftar sampel tertera pula nama IGN Wiadnyana serta I Gusti Ngurah Alit Yudha.

Saat bertugas, kata Kayun, tiap PPDP yang melaksanakan coklit dilengkapi dengan alat pelindung diri (APD). Di antaranya masker, face shield, sarung tangan, dan hand sanitizer. Hal ini bertujuan mencegah penularan Covid-19. “Semua petugas dilengkapi APD, demi kenyamanan dan kesehatan bersama,” tandasnya.

Untuk diketahui, ada total 1.069 PPDP di Kabupaten Badung. Jumlah tersebut sesuai jumlah TPS pada Pilkada tahun ini. “Tiap TPS ada satu PPDP dan tiap TPS ada 500 pemilih,” kata Kayun.

Berkenaan dengan itu, Kayun Semara kembali mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Badung mengecek status terdaftar sebagai pemilih. “Mari sama-sama kita klik https://lindungihakpilihmu.kpu.go.id untuk mewujudkan data yang benar, akurat, dan akuntabel dalam rangka meningkatkan partisipasi pemilih di Kabupaten Badung,” ajaknya.


Most Read

Artikel Terbaru

/