alexametrics
29.8 C
Denpasar
Friday, May 20, 2022

Mantan Juru Parkir Gondol Uang Parkir

DENPASAR, BALI EXPRESS – Kefin Andri Teak, 21, ditangkap Unit Polsek Denpasar Barat setelah melakukan pencurian di Kantor CV Parkir Ramayana, Jalan Diponegoro, Kamis (2/7) pukul 13.30. Pria asal Sumba, NTT ini merupakan mantan karyawan Ramayana yang dipecat karena tidak disiplin masuk kerja.

Kasubag Humas Polresta Denpasar Iptu Reza Hafidz menerangkan, pihaknya mendapat laporan dari pengelola parkir Ramayana dengan nomor laporan Dumas/239/VII/2020/Resta Dps/Sek Denbar. “Kami kemudian melakukan penyelidikan dengan mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) kantor parkir tersebut. Kami meminta keterangan saksi pihak pengelola parkir dan yang berada di sekitar TKP. Juga mengecek CCTV yang ada di sekitar lokasi,” ungkap Iptu Reza.

Dari keterangan saksi bernama Dewa Ayu pada Kamis (2/7), dia membuka pintu kantor untuk menyapu kantor tersebut. “Saksi melihat lantai kantor tersebut kotor, selang beberapa saat pegawai lainnya bernama Kartika datang. Dia melihat lantai kotor seperti bekas plafon. Kartika melihat ke atas, ternyata benar plafon kantor ada yang rusak,” beber Iptu Reza.

Saksi kemudian melaporkan temuan tersebut kepada saksi Wayan Dirta. “Saksi kemudian mengecek uang di laci kantor dan ternyata hilang, tetapi kunci laci tidak rusak. Dia kemudian melapor kepada penanggung jawab pengelola parkir Putu Wibawa, kemudian dilaporkan ke Polsek Denpasar Barat,” ungkap mantan Kanitreskrim Polsek Dentim tersebut. 

Setelah melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan informasi serta cek CCTV, petugas mendapatkan ciri-ciri yang dicurigai sebagai pelaku. “Pada Selasa (14/7) kami mendapat informasi keberadaan pelaku di sebuah kos Jalan Maluku, Denpasar. Kami kemudian melakukan penyelidikan di wilayah tersebut dan berhasil mengamankan pelaku di kos tersebut,” jelasnya.

Pelaku yang diinterogasi petugas mengaku telah masuk mencuri dengan cara membobol plafon kantor tersebut, dan mengambil uang yang ada di dalam laci. “Dia mengaku saat mengambil tidak menghitung uang tersebut. Uang itu dia gunakan untuk membeli pulsa Rp 500 ribu, untuk tukar tambah HP Rp 250 ribu, membayar kos Rp 450 ribu. Dia juga gunakan untuk makan. Sisa uang yang dia curi Rp 790 ribu,” beber Iptu Reza.

Pelaku yang kini ditetapkan sebagai tersangka tersebut, mengaku pernah bekerja sebagai karyawan Ramayana selama 1 tahun 6 bulan. “Dia mantan karyawan di Ramayana, bekerja sebagai juru parkir dan cleaning service, dia dipecat karena tidak disiplin masuk kerja,” pungkasnya.


DENPASAR, BALI EXPRESS – Kefin Andri Teak, 21, ditangkap Unit Polsek Denpasar Barat setelah melakukan pencurian di Kantor CV Parkir Ramayana, Jalan Diponegoro, Kamis (2/7) pukul 13.30. Pria asal Sumba, NTT ini merupakan mantan karyawan Ramayana yang dipecat karena tidak disiplin masuk kerja.

Kasubag Humas Polresta Denpasar Iptu Reza Hafidz menerangkan, pihaknya mendapat laporan dari pengelola parkir Ramayana dengan nomor laporan Dumas/239/VII/2020/Resta Dps/Sek Denbar. “Kami kemudian melakukan penyelidikan dengan mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) kantor parkir tersebut. Kami meminta keterangan saksi pihak pengelola parkir dan yang berada di sekitar TKP. Juga mengecek CCTV yang ada di sekitar lokasi,” ungkap Iptu Reza.

Dari keterangan saksi bernama Dewa Ayu pada Kamis (2/7), dia membuka pintu kantor untuk menyapu kantor tersebut. “Saksi melihat lantai kantor tersebut kotor, selang beberapa saat pegawai lainnya bernama Kartika datang. Dia melihat lantai kotor seperti bekas plafon. Kartika melihat ke atas, ternyata benar plafon kantor ada yang rusak,” beber Iptu Reza.

Saksi kemudian melaporkan temuan tersebut kepada saksi Wayan Dirta. “Saksi kemudian mengecek uang di laci kantor dan ternyata hilang, tetapi kunci laci tidak rusak. Dia kemudian melapor kepada penanggung jawab pengelola parkir Putu Wibawa, kemudian dilaporkan ke Polsek Denpasar Barat,” ungkap mantan Kanitreskrim Polsek Dentim tersebut. 

Setelah melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan informasi serta cek CCTV, petugas mendapatkan ciri-ciri yang dicurigai sebagai pelaku. “Pada Selasa (14/7) kami mendapat informasi keberadaan pelaku di sebuah kos Jalan Maluku, Denpasar. Kami kemudian melakukan penyelidikan di wilayah tersebut dan berhasil mengamankan pelaku di kos tersebut,” jelasnya.

Pelaku yang diinterogasi petugas mengaku telah masuk mencuri dengan cara membobol plafon kantor tersebut, dan mengambil uang yang ada di dalam laci. “Dia mengaku saat mengambil tidak menghitung uang tersebut. Uang itu dia gunakan untuk membeli pulsa Rp 500 ribu, untuk tukar tambah HP Rp 250 ribu, membayar kos Rp 450 ribu. Dia juga gunakan untuk makan. Sisa uang yang dia curi Rp 790 ribu,” beber Iptu Reza.

Pelaku yang kini ditetapkan sebagai tersangka tersebut, mengaku pernah bekerja sebagai karyawan Ramayana selama 1 tahun 6 bulan. “Dia mantan karyawan di Ramayana, bekerja sebagai juru parkir dan cleaning service, dia dipecat karena tidak disiplin masuk kerja,” pungkasnya.


Most Read

Artikel Terbaru

/