alexametrics
28.8 C
Denpasar
Saturday, May 28, 2022

Terkesan ‘Loyo’, Kelanjutan Kasus PMI Mulai Dipertanyakan

GIANYAR, BALI EXPRESS – Kelanjutan kasus dugaan penyelewengan dana di Palang Merah Indonesia (PMI) Gianyar dipertanyakan oleh LSM Garda Pejuang Penegak Aspirasi Rakyat (Gappar) Gianyar. Dimana saat ini kasus yang mulai mencuat Desember 2020 tengah ditangani Kejaksaan Negeri (Kejari) Gianyar.

Ketua Gappar Gianyar, Ngakan Made Rai, mengatakan bahwa jika pihaknya belum mendengar perkembangan dari penyelidikan kasus tersebut. “Dari awal sudah tancap gas, dan saya sangat mengapresiasi itu. Tapi sekarang sudah bulan Juli saya belum dengar memgenai perkembangan,” ungkapnya Kamis (15/7).

Atas kondisi tersebut, maka LSM yang konsen di bidang penegakan hukum, pihaknya akan mempertanyakan perkembangan kasus itu ke Kejari Gianyar. “Bila perlu kamj akan tanyakan juga ke Kejati dan Kejaksaan Agung. Sudah sampai dimana itu kasus itu,” bebernya.

Lebih lanjut dirinya mengatakan jika kasus itu sendiri telah diketahui oleh publik setelah diumumkan oleh pihak Kejari Gianyar, tepatnya saat era Kasi Intel Putu Gede Darmawan. Dan terakhir, kasusnya itu sampai pemeriksaan di Badan Pengawasan Keuangan Pembangunan (BPKP). “Memang tidak semua masalah bisa diekspose ke publik. Namun publik harus tahu, sudah sejauh mana proses penyelidikan perkembangannya,” sambung Ngakan Rai.

Sebab pihaknya tak ingin niat baik Kejari Gianyar untuk menegakkan hukum justru dituding berbeda oleh masyarakat. Sehingga pihaknya menyarankan agar aparat transparan dalam penanganan kasus tersebut. “Jangan sampai muncul anggapan bahwa penanganan kasus ini memiliki tujuan lain, jadi kami harap bisa transparan,” pungkasnya.

Sementara itu Kasi Intel Kejari Gianyar, Gede Ancana belum bisa dikonfirmasi saat dihubungi via telepon.

Sebelumnya diberitakan bahwa kasus PMI ini bergulir Desember 2020. Atas polemik itu, Ketua PMI kala itu dinonaktifkan. 


GIANYAR, BALI EXPRESS – Kelanjutan kasus dugaan penyelewengan dana di Palang Merah Indonesia (PMI) Gianyar dipertanyakan oleh LSM Garda Pejuang Penegak Aspirasi Rakyat (Gappar) Gianyar. Dimana saat ini kasus yang mulai mencuat Desember 2020 tengah ditangani Kejaksaan Negeri (Kejari) Gianyar.

Ketua Gappar Gianyar, Ngakan Made Rai, mengatakan bahwa jika pihaknya belum mendengar perkembangan dari penyelidikan kasus tersebut. “Dari awal sudah tancap gas, dan saya sangat mengapresiasi itu. Tapi sekarang sudah bulan Juli saya belum dengar memgenai perkembangan,” ungkapnya Kamis (15/7).

Atas kondisi tersebut, maka LSM yang konsen di bidang penegakan hukum, pihaknya akan mempertanyakan perkembangan kasus itu ke Kejari Gianyar. “Bila perlu kamj akan tanyakan juga ke Kejati dan Kejaksaan Agung. Sudah sampai dimana itu kasus itu,” bebernya.

Lebih lanjut dirinya mengatakan jika kasus itu sendiri telah diketahui oleh publik setelah diumumkan oleh pihak Kejari Gianyar, tepatnya saat era Kasi Intel Putu Gede Darmawan. Dan terakhir, kasusnya itu sampai pemeriksaan di Badan Pengawasan Keuangan Pembangunan (BPKP). “Memang tidak semua masalah bisa diekspose ke publik. Namun publik harus tahu, sudah sejauh mana proses penyelidikan perkembangannya,” sambung Ngakan Rai.

Sebab pihaknya tak ingin niat baik Kejari Gianyar untuk menegakkan hukum justru dituding berbeda oleh masyarakat. Sehingga pihaknya menyarankan agar aparat transparan dalam penanganan kasus tersebut. “Jangan sampai muncul anggapan bahwa penanganan kasus ini memiliki tujuan lain, jadi kami harap bisa transparan,” pungkasnya.

Sementara itu Kasi Intel Kejari Gianyar, Gede Ancana belum bisa dikonfirmasi saat dihubungi via telepon.

Sebelumnya diberitakan bahwa kasus PMI ini bergulir Desember 2020. Atas polemik itu, Ketua PMI kala itu dinonaktifkan. 


Most Read

Artikel Terbaru

/