27.6 C
Denpasar
Thursday, September 29, 2022

Pakai Plat Mobil Palsu, Pelaku Penembakan Guru di Abiansemal Dtangkap

BADUNG, BALI EXPRESS – Satreskrim Polres Badung bergerak cepat dalam mengungkap kasus penembakan terhadap wanita bernama Ni Luh Putu Sukma Lusiana Putri, 31, di Jalan Ayunan, Abiansemal, Badung. Pelaku dan senjata, beserta mobil warna putih yang dipakai pun telah diamankan.

Kepastian ini disampaikan Kapolres Badung AKBP Leo Dedy Defretes. Sayangnya dia enggan menyebutkan nama pelaku karena akan dibeberkan detailnya melalui rilis pers. Dijelaskannya, setelah mengalami insiden tak mengenakan itu pada Sabtu (13/8), korban datang langsung ke Polres Badung untuk membuat laporan.

Kemudian, Satreskrim Polres Badung langsung melaksanakan penyelidikan dan Olah tempat kejadian perkara (TKP). Kurang lebih dalam waktu satu kali 24 jam, pihaknya berhasil mengidentifikasi pelaku, dan Minggu (14/8) ditangkap. “Kami amankan yang bersangkutan masih di wilayah Bali,” tuturnya, Senin (15/8).

Adapun senjata yang digunakan memang berjenis airsoft gun laras panjang, seperti senapan burung. Ternyata, plat B 66 FRD yang terpasang pada mobil Toyota Lexus warna putih milik pelaku diduga palsu. Pihaknya masih mendalami perihal ini. “Karena plat B, kami juga cek ke Jakarta untuk memastikan nomor plat asli dan nomor mesinnya, hari ini detailnya akan kami rilis di Mapolres Badung,” imbuhnya.

Baca Juga :  HUT Kota Gianyar Tanpa Pagelaran, Tabanan Hanya Apel

Diberitakan sebelumnya, peristiwa mengancam jiwa dialami Ni Luh Putu Sukma Lusiana Putri, 31, di Jalan Raya Ayunan wilayah Desa Ayunan, Abiansemal, Badung pada Sabtu (13/8). Pasalnya, dia ditembak oleh orang tak dikenal saat mengendarai sepeda motor.

Insiden itu bermula ketika korban menunggangi motor Honda Scoopy warna merah dari arah utara menuju selatan sekitar pukul 14.30. Kala itu, wanita yang berprofesi sebagai guru SMA ini baru pulang kerja. Terilhat di tempat kejadian, ada mobil warna putih yang terparkir di sebelah barat jalan menghadap ke utara.

Tiba-tiba ia merasakan benturan di kaca helm dan matanya sangat perih. Korban lantas berhenti untuk melihat kondisi mukanya. Sukma dibuat kaget bukan kepalang karena tepat di pelipis samping matanya mengeluarkan darah karena terluka. Ternyata kaca helmnya berlubang, dan kaca mata yang dikenakan korban juga pecah. Serpihan kaca itu turut melukainya.

Wanita asal Desa Gulingan, Mengwi itu akhirnya menyadari bahwa ada orang yang melepaskan tembakan dari dalam mobil. “Peluru kemungkinan menembus kaca helm dari sisi kanan depan, mengenai kaca mata serta pelipis hingga tembus lagi di kaca helm sisi kiri, korban langsung meminta tolong kepada orang yang melintas saat itu untuk memanggil orang yang berada di dalam mobil warna putih tersebut,” tutur sumber, Minggu (14/8).

Baca Juga :  Diantar Istri, Gasak Puluhan Kamera, Residivis Spesialis Bobol Vila Didor

Seketika salah satu orang turun dari dalam mobil dan mendekati korban, sambil berkata “Mbak itu angin tidak berisi peluru”. Sukma pun menjawab “kalau tidak berisi peluru, kenapa helm saya bisa bolong (berlubang)”. Bukannya beritikad untuk bertanggung jawab, orang itu malah berbalik ke kendaraanya dan meninggalkan lokasi.

Namun, ada senjata berjenis softgun laras panjang yang tertinggal di TKP. Diduga senjata itulah yang digunakan menembak oleh pelaku. Wanita yang memakai jaket hijau dan celana panjang hitam pun segera ke Rumah Sakit terdekat untuk mengobati lukanya. Setelah itu, ia langsung melapor ke SPKT Polres Badung.

 






Reporter: I Gede Paramasutha

BADUNG, BALI EXPRESS – Satreskrim Polres Badung bergerak cepat dalam mengungkap kasus penembakan terhadap wanita bernama Ni Luh Putu Sukma Lusiana Putri, 31, di Jalan Ayunan, Abiansemal, Badung. Pelaku dan senjata, beserta mobil warna putih yang dipakai pun telah diamankan.

Kepastian ini disampaikan Kapolres Badung AKBP Leo Dedy Defretes. Sayangnya dia enggan menyebutkan nama pelaku karena akan dibeberkan detailnya melalui rilis pers. Dijelaskannya, setelah mengalami insiden tak mengenakan itu pada Sabtu (13/8), korban datang langsung ke Polres Badung untuk membuat laporan.

Kemudian, Satreskrim Polres Badung langsung melaksanakan penyelidikan dan Olah tempat kejadian perkara (TKP). Kurang lebih dalam waktu satu kali 24 jam, pihaknya berhasil mengidentifikasi pelaku, dan Minggu (14/8) ditangkap. “Kami amankan yang bersangkutan masih di wilayah Bali,” tuturnya, Senin (15/8).

Adapun senjata yang digunakan memang berjenis airsoft gun laras panjang, seperti senapan burung. Ternyata, plat B 66 FRD yang terpasang pada mobil Toyota Lexus warna putih milik pelaku diduga palsu. Pihaknya masih mendalami perihal ini. “Karena plat B, kami juga cek ke Jakarta untuk memastikan nomor plat asli dan nomor mesinnya, hari ini detailnya akan kami rilis di Mapolres Badung,” imbuhnya.

Baca Juga :  Ribuan Pegawai Pemprov Diswab, 25 Orang Positif Covid-19

Diberitakan sebelumnya, peristiwa mengancam jiwa dialami Ni Luh Putu Sukma Lusiana Putri, 31, di Jalan Raya Ayunan wilayah Desa Ayunan, Abiansemal, Badung pada Sabtu (13/8). Pasalnya, dia ditembak oleh orang tak dikenal saat mengendarai sepeda motor.

Insiden itu bermula ketika korban menunggangi motor Honda Scoopy warna merah dari arah utara menuju selatan sekitar pukul 14.30. Kala itu, wanita yang berprofesi sebagai guru SMA ini baru pulang kerja. Terilhat di tempat kejadian, ada mobil warna putih yang terparkir di sebelah barat jalan menghadap ke utara.

Tiba-tiba ia merasakan benturan di kaca helm dan matanya sangat perih. Korban lantas berhenti untuk melihat kondisi mukanya. Sukma dibuat kaget bukan kepalang karena tepat di pelipis samping matanya mengeluarkan darah karena terluka. Ternyata kaca helmnya berlubang, dan kaca mata yang dikenakan korban juga pecah. Serpihan kaca itu turut melukainya.

Wanita asal Desa Gulingan, Mengwi itu akhirnya menyadari bahwa ada orang yang melepaskan tembakan dari dalam mobil. “Peluru kemungkinan menembus kaca helm dari sisi kanan depan, mengenai kaca mata serta pelipis hingga tembus lagi di kaca helm sisi kiri, korban langsung meminta tolong kepada orang yang melintas saat itu untuk memanggil orang yang berada di dalam mobil warna putih tersebut,” tutur sumber, Minggu (14/8).

Baca Juga :  Polsek Kuta Tangkap Komplotan Pembantai Anjing, Sudah 25 Kali Beraksi

Seketika salah satu orang turun dari dalam mobil dan mendekati korban, sambil berkata “Mbak itu angin tidak berisi peluru”. Sukma pun menjawab “kalau tidak berisi peluru, kenapa helm saya bisa bolong (berlubang)”. Bukannya beritikad untuk bertanggung jawab, orang itu malah berbalik ke kendaraanya dan meninggalkan lokasi.

Namun, ada senjata berjenis softgun laras panjang yang tertinggal di TKP. Diduga senjata itulah yang digunakan menembak oleh pelaku. Wanita yang memakai jaket hijau dan celana panjang hitam pun segera ke Rumah Sakit terdekat untuk mengobati lukanya. Setelah itu, ia langsung melapor ke SPKT Polres Badung.

 






Reporter: I Gede Paramasutha

Most Read

Artikel Terbaru

/