alexametrics
28.7 C
Denpasar
Thursday, August 11, 2022

Dihajar Puting Beliung, Bale Saka Enam Warga Bongkasa Ambruk

MANGUPURA, BALI EXPRESS – Baru direnovasi sekitar dua tahun lalu, bale saka enam milik I Wayan Racem, 65, dihajar puting beliung, Minggu (15/12). Bale beraksitektur Bali dengan atap genteng itu pun roboh. Kerugian diperkirakan Rp 100 juta.

Berdasarkan informasi yang dihimpun koran ini, kejadian bermula ketika hujan disertai angin kencang menerpa kawasan tersebut sekitar pukul 15.00. Tiba-tiba angin kian kuat dan melibas bale saka enam milik warga Banjar Teguan, Desa Bongkasa, Kecamatan Abiansemal tersebut. Tak hanya saka enam, angin juga merobohkan tembok pilar merajan.

Beruntung saat kejadian tak ada yang bernaung di bawah bale saka enam, sehingga bangunan berukuran 6×4 meter tersebut tak memakan korban jiwa. Akibat peristiwa tersebut, Racem diperkirakan merugi sekitar Rp 100 juta. “Tim kami sudah turun ke lokasi untuk melakukan pendataan. Begitu mendapat laporan, kami meluncur dan tiba di lokasi sekitar pukul 16.00,” ungkap Kabid Kedaruratan dan Ligostik BPBD Badung, Ni Nyoman Ermy Setiari.

Baca Juga :  Diterjang Puting Beliung, Sejumlah Rumah di Titab Rusak

Hampir bersamaan, angin juga menumbangkan pohon nangka di Banjar Bantas Kelod, Sibanggede, Abiansemal. Sialnya, pohon yang terletak di seberang jalan tersebut justru menimpa rumah milik I Ketut Lanus, 51. Pohon sepanjang 12 meter tersebut juga sempat melintangi jalan. “TRC kami sudah melakukan penanganan. Yang tertimpa adalah atap kanopi pemilik rumah,” tandas Ermy seraya memperkirakan kerugian sekitar Rp 5 juta.

Sehari sebelumnya, yakni Sabtu (14/12), angin juga menumbangkan sebatang pohon kelapa di Banjar Tabah, Desa Taman, Abiansemal. Nahas, pohon kelapa tersebut menimpa pondokan milik Made Ruja. Atap pondok berupa seng pun ambruk. Kerugian ditaksir Rp 6 juta. “Yang jelas tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini,” imbuh Ermy.

Baca Juga :  Penghargaan Keterbukaan Informasi Bali Award, Jembrana Terbaik Ketiga

MANGUPURA, BALI EXPRESS – Baru direnovasi sekitar dua tahun lalu, bale saka enam milik I Wayan Racem, 65, dihajar puting beliung, Minggu (15/12). Bale beraksitektur Bali dengan atap genteng itu pun roboh. Kerugian diperkirakan Rp 100 juta.

Berdasarkan informasi yang dihimpun koran ini, kejadian bermula ketika hujan disertai angin kencang menerpa kawasan tersebut sekitar pukul 15.00. Tiba-tiba angin kian kuat dan melibas bale saka enam milik warga Banjar Teguan, Desa Bongkasa, Kecamatan Abiansemal tersebut. Tak hanya saka enam, angin juga merobohkan tembok pilar merajan.

Beruntung saat kejadian tak ada yang bernaung di bawah bale saka enam, sehingga bangunan berukuran 6×4 meter tersebut tak memakan korban jiwa. Akibat peristiwa tersebut, Racem diperkirakan merugi sekitar Rp 100 juta. “Tim kami sudah turun ke lokasi untuk melakukan pendataan. Begitu mendapat laporan, kami meluncur dan tiba di lokasi sekitar pukul 16.00,” ungkap Kabid Kedaruratan dan Ligostik BPBD Badung, Ni Nyoman Ermy Setiari.

Baca Juga :  Koster: Rapid Test Sopir Truk Logistik Tak Bisa Gratis Terus

Hampir bersamaan, angin juga menumbangkan pohon nangka di Banjar Bantas Kelod, Sibanggede, Abiansemal. Sialnya, pohon yang terletak di seberang jalan tersebut justru menimpa rumah milik I Ketut Lanus, 51. Pohon sepanjang 12 meter tersebut juga sempat melintangi jalan. “TRC kami sudah melakukan penanganan. Yang tertimpa adalah atap kanopi pemilik rumah,” tandas Ermy seraya memperkirakan kerugian sekitar Rp 5 juta.

Sehari sebelumnya, yakni Sabtu (14/12), angin juga menumbangkan sebatang pohon kelapa di Banjar Tabah, Desa Taman, Abiansemal. Nahas, pohon kelapa tersebut menimpa pondokan milik Made Ruja. Atap pondok berupa seng pun ambruk. Kerugian ditaksir Rp 6 juta. “Yang jelas tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini,” imbuh Ermy.

Baca Juga :  Diduga Tergerus Air, Dua Rumah di Dalung Ambruk ke Sungai

Most Read

Artikel Terbaru

/