alexametrics
29.8 C
Denpasar
Wednesday, May 25, 2022

Rampas HP Aniaya Karyawati Alfamart, HP Pelaku Malah Tertinggal

BADUNG, BALI EXPRESS — Moch Budi Setiawam, 37, diamankan Polsek Kuta Selatan setelah melakukan pencurian disertai penganiayaan terhadap seorang karyawati Alfamart yang terletak di Jalan Raya Uluwatu, Banjar Bakung Sari, Desa Ungasan, Kecamatan Kuta Selatan Badung, Senin (15/3). 

Korbannya diketahui bernama Yolan Viktoria, 21, yang saat itu sadang bertugas jaga di kasir. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 06.30 Wita dan terekam jelas di CCTV yang terpasang di retail itu. 

Terlihat Yola yang sedang bekerja di area kasir. Tiba-tiba datang seorang pria yaitu Budi memasuki retail. Pria yang bekerja sebagai buruh bangunan itu, memasuki area dalam kasir tempat Yola bekerja. 

Korban yang menyadari adanya seseorang yang memasuki areal kasir, langsung menegur pelaku bila belanja cukup di depan, jangan masuk tempat kasir.

Balasan yang korban terima dari tegurannya itu, berupa bogem mentah ke arah wajah hingga membuat Yola terjerembab. Tidak sampai disitu, buruh yang tinggal di mes proyek vila di belakang parkiran Padang-padang, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan tersebut, membangunkan korbannya dengan paksa untuk selanjutnya mencekik leher korban. 

Kemudian Budi mengambil handphone (HP) korban yang terletak di atas meja kasir dan membawanya kabur. “Korban sempat mencoba untuk mengejar pelaku hingga ke jalan raya dan dilihat pelaku kabur ke arah Pecatu lalu kehilangan jejak,” terang Kapolsek Kuta Selatan, Kompol Yusak Agustinus Sooai, ketika dikonfirmasi secara terpisah, Selasa (16/3).

Diketahui pelaku kabur menggunakan sepeda motor  Honda Supra warna hitam strip merah tanpa sayap depan. Ketika korban kembali menuju tempat kerjanya, didapati ada HP merek Nokia yang diduga milik pelaku tertinggal. 

Penemuan itu pun selanjutnya dilaporkan ke Polsek Kuta Selatan. Pada hari yang sama Tim Opsonal dikerahkan dipimpin Panit Opsnal Iptu Wayan Dirga Adnyana melakukan penyelidikan dengan mendatangi  tempatbkejadian perkara (TKP). 

“Dari analisa di TKP,  baik itu dari rekaman CCTV maupun keterangan saksi, diketahui ciri-ciri pelaku,” pungkasnya.

Dari data yang berhasil dihimpun kemudian dilakukan penyisiran hingga akhirnya pelaku berhasil diamankan di lokasi proyek tempatnya bekerja sekaligus tempat tinggalnya. 

Dari hasil interogasi, pelaku mengakui perbuatannya dan menunjukkan barang bukti yang berhasil ia rampas. Motif pelaku nekat melakukan aksinya karena ekonomi. Akibat perbuatannya, Budi terancam dijerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan k ekerasan, dengan ancaman pidana penjara paling lama 5 tahun. (ges)


BADUNG, BALI EXPRESS — Moch Budi Setiawam, 37, diamankan Polsek Kuta Selatan setelah melakukan pencurian disertai penganiayaan terhadap seorang karyawati Alfamart yang terletak di Jalan Raya Uluwatu, Banjar Bakung Sari, Desa Ungasan, Kecamatan Kuta Selatan Badung, Senin (15/3). 

Korbannya diketahui bernama Yolan Viktoria, 21, yang saat itu sadang bertugas jaga di kasir. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 06.30 Wita dan terekam jelas di CCTV yang terpasang di retail itu. 

Terlihat Yola yang sedang bekerja di area kasir. Tiba-tiba datang seorang pria yaitu Budi memasuki retail. Pria yang bekerja sebagai buruh bangunan itu, memasuki area dalam kasir tempat Yola bekerja. 

Korban yang menyadari adanya seseorang yang memasuki areal kasir, langsung menegur pelaku bila belanja cukup di depan, jangan masuk tempat kasir.

Balasan yang korban terima dari tegurannya itu, berupa bogem mentah ke arah wajah hingga membuat Yola terjerembab. Tidak sampai disitu, buruh yang tinggal di mes proyek vila di belakang parkiran Padang-padang, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan tersebut, membangunkan korbannya dengan paksa untuk selanjutnya mencekik leher korban. 

Kemudian Budi mengambil handphone (HP) korban yang terletak di atas meja kasir dan membawanya kabur. “Korban sempat mencoba untuk mengejar pelaku hingga ke jalan raya dan dilihat pelaku kabur ke arah Pecatu lalu kehilangan jejak,” terang Kapolsek Kuta Selatan, Kompol Yusak Agustinus Sooai, ketika dikonfirmasi secara terpisah, Selasa (16/3).

Diketahui pelaku kabur menggunakan sepeda motor  Honda Supra warna hitam strip merah tanpa sayap depan. Ketika korban kembali menuju tempat kerjanya, didapati ada HP merek Nokia yang diduga milik pelaku tertinggal. 

Penemuan itu pun selanjutnya dilaporkan ke Polsek Kuta Selatan. Pada hari yang sama Tim Opsonal dikerahkan dipimpin Panit Opsnal Iptu Wayan Dirga Adnyana melakukan penyelidikan dengan mendatangi  tempatbkejadian perkara (TKP). 

“Dari analisa di TKP,  baik itu dari rekaman CCTV maupun keterangan saksi, diketahui ciri-ciri pelaku,” pungkasnya.

Dari data yang berhasil dihimpun kemudian dilakukan penyisiran hingga akhirnya pelaku berhasil diamankan di lokasi proyek tempatnya bekerja sekaligus tempat tinggalnya. 

Dari hasil interogasi, pelaku mengakui perbuatannya dan menunjukkan barang bukti yang berhasil ia rampas. Motif pelaku nekat melakukan aksinya karena ekonomi. Akibat perbuatannya, Budi terancam dijerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan k ekerasan, dengan ancaman pidana penjara paling lama 5 tahun. (ges)


Most Read

Artikel Terbaru

/