alexametrics
25.4 C
Denpasar
Thursday, August 11, 2022

Penambahan Kapal Padangbai-Nusa Penida Terancam Batal

AMLAPURA, BALI EXPRESS- Penambahan kapal feri di lintasan Pelabuhan Padangbai, Karangasem-Nusa Penida, Klungkung bisa saja bakal menjadi sebatas wacana. Sebab tindak lanjut dari rencana tersebut masih gabeng alias belum jelas. Padahal, gabungan instansi baik di Karangasem maupun Klungkung pernah melakukan rapat pembahasan pada 2020 lalu.

Hingga saat ini, belum ada tindak lanjut dari pembahasan itu. Kepala Kantor Kesyahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Padangbai Ni Luh Putu Eka Suyasmin mengungkapkan, penambahan armada di jalur penyeberangan Padangbai-Nusa Penida kemungkinan gagal karena tak ada tindak lanjut operator kapal. Pihaknya memperkirakan rencana itu urung direalisasikan lantaran kondisi saat ini belum memungkinkan. 

Baca Juga :  Ngaku Lupa Bawa Masker, Empat Orang Pelanggar Didenda¬†

Di antaranya situasi penurunan penumpang sejak beberapa bulan lalu. Selain itu, masyarakat yang hendak ke Nusa Penida juga tak sedikit memilih kapal cepat melalui Sanur, Kusamba (Klungkung), dan dermaga rakyat Padangbai. “Jadi kemungkinan batal karena belum ada perkembangan,” kata Suyasmin, Jumat (16/4).

Rencana menambah kapal penumpang itu sempat mencuat pada 2019. Dorongan terhadap penambahan armada besar sempat datang dari masyarakat. Maklum, jumlah kendaraan pengangkut barang yang memilih menyeberang menggunakan kapal motor penumpang (KMP) mulai meningkat, beberapa tahun terakhir.  

Selain itu, ada kabar bahwa beberapa investor berniat pindah lintasan penyebrangan dari Jawa ke Padang Bai-Nusa Penida. KMP Nusa Jaya Abadi menjadi satu-satunya kapal yang beroperasi di jalur Padangbai-Nusa Penida. Bahkan kapal itu hanya beroperasi sehari sekali. Ini yang membuat masyarakat berharap agar ada kapal tambahan. Sebab, apabila kapal tersebut sedang dalam perbaikan, otomatis jadwal penyeberangan terganggu.

Baca Juga :  WN Kanada Ditemukan Tewas, Terdapat Luka Sayat di Lengan dan Kaki


AMLAPURA, BALI EXPRESS- Penambahan kapal feri di lintasan Pelabuhan Padangbai, Karangasem-Nusa Penida, Klungkung bisa saja bakal menjadi sebatas wacana. Sebab tindak lanjut dari rencana tersebut masih gabeng alias belum jelas. Padahal, gabungan instansi baik di Karangasem maupun Klungkung pernah melakukan rapat pembahasan pada 2020 lalu.

Hingga saat ini, belum ada tindak lanjut dari pembahasan itu. Kepala Kantor Kesyahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Padangbai Ni Luh Putu Eka Suyasmin mengungkapkan, penambahan armada di jalur penyeberangan Padangbai-Nusa Penida kemungkinan gagal karena tak ada tindak lanjut operator kapal. Pihaknya memperkirakan rencana itu urung direalisasikan lantaran kondisi saat ini belum memungkinkan. 

Baca Juga :  Nikah Lagi, Bendesa Nyatakan Perkawinan Anggota DPRD Jembrana Sah¬†

Di antaranya situasi penurunan penumpang sejak beberapa bulan lalu. Selain itu, masyarakat yang hendak ke Nusa Penida juga tak sedikit memilih kapal cepat melalui Sanur, Kusamba (Klungkung), dan dermaga rakyat Padangbai. “Jadi kemungkinan batal karena belum ada perkembangan,” kata Suyasmin, Jumat (16/4).

Rencana menambah kapal penumpang itu sempat mencuat pada 2019. Dorongan terhadap penambahan armada besar sempat datang dari masyarakat. Maklum, jumlah kendaraan pengangkut barang yang memilih menyeberang menggunakan kapal motor penumpang (KMP) mulai meningkat, beberapa tahun terakhir.  

Selain itu, ada kabar bahwa beberapa investor berniat pindah lintasan penyebrangan dari Jawa ke Padang Bai-Nusa Penida. KMP Nusa Jaya Abadi menjadi satu-satunya kapal yang beroperasi di jalur Padangbai-Nusa Penida. Bahkan kapal itu hanya beroperasi sehari sekali. Ini yang membuat masyarakat berharap agar ada kapal tambahan. Sebab, apabila kapal tersebut sedang dalam perbaikan, otomatis jadwal penyeberangan terganggu.

Baca Juga :  Lestarikan Nilai Tarian Sang Hyang, Karangasem Bangun Museum


Most Read

Artikel Terbaru

/