alexametrics
27.8 C
Denpasar
Wednesday, June 29, 2022

Penataan Pantai Samigita, Libatkan Tenaga Kerja Lokal

BADUNG, BALI EXPRESS – Penataan Pantai Seminyak, Legian, dan Kuta (Samigita) mulai dilaksanakan. Rencananya dalam penataan tiga obyek wisata di Badung ini akan melibatkan tenaga kerja lokal. Lantaran warga lokal dianggap lebih mengetahui kondisi di lapangan.

 

Project Manager Tunas Jaya Sanur Bianglala KSO Nyoman Agus Sandika mengatakan, penataan Pantai Samigita memiliki masa pelaksanaan selama 230 hari. Terhitung dari 11 Mei – 27 Desember 2022. Proyek tersebut melibatkan sebanyak 560 orang pekerja yang akan berkolaborasi dengan tenaga kerja masyarakat lokal.

 

“Setelah setting out, nanti pihak direksi akan mengecek untuk yahapan mobilisasi tenaga. Nanti akan kami libatkan masyarakat permasing-masing wilayah, sebab mereka yang lebih mengetahui kondisi di lapangan,” ujar Agus Sandika, usai menghadiri sosialisasi penataan pantai Samigita, Sabtu (14/5).

 

Menurutnya, penataan pantai ini akan dilaksanakan secara bersamaan. Untuk di pantai Kuta, ia mengaku akan mendahulukan penataan lahan parkir yang menjadi tempat berjualan sementara pedagang di Pasar Seni. Hingga kini sudah ada 175 pedagang yang bersedia direlokasi sementara.

 

“Setelah lapak sementara telah siap dibangun, baru nanti dilaksnakan relokasi. Ini akan kami laksanakan secara bertahap sambil menunggu data total. Awal Juni rencananya mereka sudah mulai aktivitas disana,” ungkapnya.

 

Selain clean construction, Agus Sandika juga memastikan proyek tersebut tidak sampai menganggu aktivitas di pantai. Sebab kebersihan, jam kerja, mobilisasi alat sudah diatur sedemikian rupa. Selain itu seluruh pekerja juga akan ditempatkan pada area yang jauh dari kawasan pengerjaan. “Kami harap semoga tidak ada kendala, karena durasi waktu lumayan mepet,” harapnya.

 

Sementara Kadis PUPR Badung Ida Bagus Surya Suamba menerangkan, bahwa proyek penataan sudah langsung dikerjakan setelah penyerahan lapangan. Sesuai kontrak, proyek tersebut harus rampung dikerjakan pada  16 Desember 2022. “Apabila proyek tersebut molor dari waktu tersebut, sesuai ketentuan mereka masih diberikan waktu sampai 30 hari kalender. Tapi sudah terhitung denda,” tegas Surya Suamba.

 

Lebih lanjut birokrat asal Tabanan ini menambahkan, nantinya setelah setelah penataan pedagang telah disiapkan tempat baru. Tujuannya untuk agar dapat menjaga estetika. Sehingg lokasi berjualan nantinya akan seragam.

 

“Penataan pantai ini panjangnya sampai 6 KM. Nantinya pedagang sudah disiapkan tempat yaitu di belakang jalan setapak,” imbuhnya.






Reporter: I Putu Resa Kertawedangga

BADUNG, BALI EXPRESS – Penataan Pantai Seminyak, Legian, dan Kuta (Samigita) mulai dilaksanakan. Rencananya dalam penataan tiga obyek wisata di Badung ini akan melibatkan tenaga kerja lokal. Lantaran warga lokal dianggap lebih mengetahui kondisi di lapangan.

 

Project Manager Tunas Jaya Sanur Bianglala KSO Nyoman Agus Sandika mengatakan, penataan Pantai Samigita memiliki masa pelaksanaan selama 230 hari. Terhitung dari 11 Mei – 27 Desember 2022. Proyek tersebut melibatkan sebanyak 560 orang pekerja yang akan berkolaborasi dengan tenaga kerja masyarakat lokal.

 

“Setelah setting out, nanti pihak direksi akan mengecek untuk yahapan mobilisasi tenaga. Nanti akan kami libatkan masyarakat permasing-masing wilayah, sebab mereka yang lebih mengetahui kondisi di lapangan,” ujar Agus Sandika, usai menghadiri sosialisasi penataan pantai Samigita, Sabtu (14/5).

 

Menurutnya, penataan pantai ini akan dilaksanakan secara bersamaan. Untuk di pantai Kuta, ia mengaku akan mendahulukan penataan lahan parkir yang menjadi tempat berjualan sementara pedagang di Pasar Seni. Hingga kini sudah ada 175 pedagang yang bersedia direlokasi sementara.

 

“Setelah lapak sementara telah siap dibangun, baru nanti dilaksnakan relokasi. Ini akan kami laksanakan secara bertahap sambil menunggu data total. Awal Juni rencananya mereka sudah mulai aktivitas disana,” ungkapnya.

 

Selain clean construction, Agus Sandika juga memastikan proyek tersebut tidak sampai menganggu aktivitas di pantai. Sebab kebersihan, jam kerja, mobilisasi alat sudah diatur sedemikian rupa. Selain itu seluruh pekerja juga akan ditempatkan pada area yang jauh dari kawasan pengerjaan. “Kami harap semoga tidak ada kendala, karena durasi waktu lumayan mepet,” harapnya.

 

Sementara Kadis PUPR Badung Ida Bagus Surya Suamba menerangkan, bahwa proyek penataan sudah langsung dikerjakan setelah penyerahan lapangan. Sesuai kontrak, proyek tersebut harus rampung dikerjakan pada  16 Desember 2022. “Apabila proyek tersebut molor dari waktu tersebut, sesuai ketentuan mereka masih diberikan waktu sampai 30 hari kalender. Tapi sudah terhitung denda,” tegas Surya Suamba.

 

Lebih lanjut birokrat asal Tabanan ini menambahkan, nantinya setelah setelah penataan pedagang telah disiapkan tempat baru. Tujuannya untuk agar dapat menjaga estetika. Sehingg lokasi berjualan nantinya akan seragam.

 

“Penataan pantai ini panjangnya sampai 6 KM. Nantinya pedagang sudah disiapkan tempat yaitu di belakang jalan setapak,” imbuhnya.






Reporter: I Putu Resa Kertawedangga

Most Read

Artikel Terbaru

/