26.5 C
Denpasar
Friday, February 3, 2023

Demi Pasang Togel, Residivis Begal Main Tebas Kumat Lagi

BADUNG, BALI EXPRESS – Seorang pria bernama I Kadek Arianta, 37, meresahkan masyarakat dengan aksi brutalnya. Jiwa kriminal residivis kasus pencurian motor ini kumat dengan membegal seorang pedagang tempe di perempatan Cemagi, tepatnya depan Cuci Mobil Ananta, Jalan Bypass Munggu, Mengwi, Badung. Bahkan, ia tanpa ragu menebas korbannya dengan parang.

Diketahui, peristiwa tersebut terjadi Selasa (15/6) sekitar pukul 05.00 Wita. Kala itu, korban bernama Saepudin, 36, hendak berjualan tempe ke Pasar Pandak, Kediri, Tabanan. Ketika melintas di Tempat Kejadian Perkara (TKP), tiba-tiba seorang pria tak dikenal, yakni pelaku memepet dan mencegatnya sambil mengeluarkan senjata tajam.

“Pelaku langsung mengeluarkan parang dari pinggangnya sambil mengancam dan mengayunkan parangnya ke arah korban,” terang Kapolsek Mengwi AKP I Nyoman Darsana, Rabu (16/5). 

Baca Juga :  Perbekel Ashari Divonis Bersalah, Diganjar 1 Tahun 3 Bulan

Pria asli Labuapi Lombok Barat yang jiwanya terancam parang spontan coba menangkis dengan tangan kirinya. Senjata itu mengayun mengenai jari tangan dan spion sepeda motornya. 

Saepudin benar-benar takut karenanya, sehingga terpaksa menyerahkan uang Rp 100 ribu dan satu kresek tempe mata pencahariannya. 

Puas dengan hasil kejahatannya, pria kejam dengan nama alias Dek Nanta itu sontak kabur. Walaupun uang dan tempe yang dirampas jumlahnya tidak terlalu besar, tetap saja aksi pelaku sangat meresahkan dan bisa saja ada korban lain nantinya, sehingga korban langsung melapor ke polisi.

Tim Opsonal Polsek Mengwi langsung bertindak cepat melaksanakan penyelidikan, hingga diperoleh informasi bahwa identitas pelaku mengarah ke seorang residivis curanmor asal Pandak Gede, Kediri yaitu Dek Nanta. 

Baca Juga :  Kasus Maling di Pura Dalem Jati, Polisi Belum Temukan Titik Terang

Berdasarkan informasi tersebut, petugas bergerak ke wilayah diduga keberadaan pelaku di Pandak Gede di sebuah poskamling. “Hasil interogasi, pelaku mengaku uang hasil begal digunakan untuk masang togel, sedangkan tempe disimpan di rumahnya,” ujarnya.

Terungkap dari catatan kepolisian diketahui Dek Nanta pernah ditangkap Polsek Kota Tabanan dalam kasus curanmor tahun 2015, divonis 1 tahun penjara di LP Tabanan. Adapun barang bukti yang diamankan berupa satu unit sepeda motor Yamaha Vega warna merah nopol DK 8410 CK, sebilah parang, sebuah jaket jeans warna biru yang dipakai saat beraksi dan hasil begal satu tas kresek berisi 10 potong tempe. (ges)


BADUNG, BALI EXPRESS – Seorang pria bernama I Kadek Arianta, 37, meresahkan masyarakat dengan aksi brutalnya. Jiwa kriminal residivis kasus pencurian motor ini kumat dengan membegal seorang pedagang tempe di perempatan Cemagi, tepatnya depan Cuci Mobil Ananta, Jalan Bypass Munggu, Mengwi, Badung. Bahkan, ia tanpa ragu menebas korbannya dengan parang.

Diketahui, peristiwa tersebut terjadi Selasa (15/6) sekitar pukul 05.00 Wita. Kala itu, korban bernama Saepudin, 36, hendak berjualan tempe ke Pasar Pandak, Kediri, Tabanan. Ketika melintas di Tempat Kejadian Perkara (TKP), tiba-tiba seorang pria tak dikenal, yakni pelaku memepet dan mencegatnya sambil mengeluarkan senjata tajam.

“Pelaku langsung mengeluarkan parang dari pinggangnya sambil mengancam dan mengayunkan parangnya ke arah korban,” terang Kapolsek Mengwi AKP I Nyoman Darsana, Rabu (16/5). 

Baca Juga :  Untuk Biaya Hidup, Residivis Curi Papan Surfing di Pererenan

Pria asli Labuapi Lombok Barat yang jiwanya terancam parang spontan coba menangkis dengan tangan kirinya. Senjata itu mengayun mengenai jari tangan dan spion sepeda motornya. 

Saepudin benar-benar takut karenanya, sehingga terpaksa menyerahkan uang Rp 100 ribu dan satu kresek tempe mata pencahariannya. 

Puas dengan hasil kejahatannya, pria kejam dengan nama alias Dek Nanta itu sontak kabur. Walaupun uang dan tempe yang dirampas jumlahnya tidak terlalu besar, tetap saja aksi pelaku sangat meresahkan dan bisa saja ada korban lain nantinya, sehingga korban langsung melapor ke polisi.

Tim Opsonal Polsek Mengwi langsung bertindak cepat melaksanakan penyelidikan, hingga diperoleh informasi bahwa identitas pelaku mengarah ke seorang residivis curanmor asal Pandak Gede, Kediri yaitu Dek Nanta. 

Baca Juga :  Musik Bising Tengah Malam, Polisi Bubarkan Party Bule Rusia di Villa

Berdasarkan informasi tersebut, petugas bergerak ke wilayah diduga keberadaan pelaku di Pandak Gede di sebuah poskamling. “Hasil interogasi, pelaku mengaku uang hasil begal digunakan untuk masang togel, sedangkan tempe disimpan di rumahnya,” ujarnya.

Terungkap dari catatan kepolisian diketahui Dek Nanta pernah ditangkap Polsek Kota Tabanan dalam kasus curanmor tahun 2015, divonis 1 tahun penjara di LP Tabanan. Adapun barang bukti yang diamankan berupa satu unit sepeda motor Yamaha Vega warna merah nopol DK 8410 CK, sebilah parang, sebuah jaket jeans warna biru yang dipakai saat beraksi dan hasil begal satu tas kresek berisi 10 potong tempe. (ges)


Most Read

Artikel Terbaru