alexametrics
24.8 C
Denpasar
Friday, May 27, 2022

Bantu Masyarakat Saat PPKM, Perbankan dan Toko Bagi-bagi Pangan

SINGARAJA, BALI EXPRESS – Animo masyarakat untuk saling membantu ditengah kesulitan PPKM Darurat dan pandemic Covid-19 semakin tinggi. Masyarakat saling bahu-membahu membantu sesame dalam hal pangan. Dari pantauan Bali Express (Jawa Pos Grup), di seputaran jalan Doktor Sutomo Singaraja, tepatnya di depan Toko Sejahtera Singaraja dibuka gerai donasi pangan. Pangan yang disediakan berupa nasi bungkus, paket sayuran, serta paket sembako. Setiap pagi dari pukul 08.00 wita masyarakat berdatangan untuk mengambil paket sayur dan sembako serta nasi bungkus yang disediakan diatas meja, sesuai dengan kebutuhan mereka. Tidak saja itu, masyarakat yang lebih mampu bebas mengisi meja untuk disumbangkan kembali kepada masyarakat.

Pemilik Toko Sejahtera Singaraja, Kadek Wiliari mengatakan, aksi social berbagi pangan ini bukan yang pertama kali. Aksi serupa juga sempat dilakukan pada tahun 2020, saat awal pandemi. Namun, kali ini aksi berbagi makanan yang itu tidak dilakukannya sendiri. Donasi itu juga datang dari berbagaikelompok serta oranisasi masyarakat yang memiliki tujuan membantu sesame dalam pemenuhan kebutuhan pangan. “Kalau yang disini bukan pertama kali, karena awal pandemic kita sudah bikin juga disini. Awalnya bikin sendiri. Terus setelah itu karena toko saya juga ditutup tidak ada kegiatan mulai saya putuskan siapa saja boleh mengisi. Untuk mereka yang ingin bantu boleh kesini bawa makanan seperti nasi bungkus. Ada yang isi sembako, dan sayur-mayur juga ada. Kalau di luar ada namanya Kumpulan Orang Baik turun bagi-bagi nasi di jalan selama PPKM Darurat,” jelasnya, saat ditemui, Jumat (16/7) siang.

Setiap harinya sekitar 100 bungkus pangan yang dibagikan kepada masyarakat. Aksi itu pun tetap menedepankan protokol kesehatan. “Kadang disini, ada sembako, lauk-pauk dan sayur selau ada. Dan pastinya selalu ada nasi bungkus. Setiap hari jumlah donasi kalau nasi bungkus tetap 80 bungkus dari Komunitas Cahaya Ibu. Kalau sembako ada 10 bungkus, sayur sekitar 20 bungkus. Untuk sorenya kami bikin lagi sekitar 30-50 bungkus,” tambahnya.

Perempuan yang kerap disapa Cuncun ini pun berencana terus melakukan aksi social tersebut selamaPPKM Darurat berlangsung. “Ini setiap hari. Rencananya sampai PPKM Darurat selesai. Kalau misalnya diperpanjang, kami juga berharap terus bisa membantu hal seperti ini. Kadek Wiliari,” tegasnya.

Aksi serupa juga dilakukan sebuah perbankan swasta di Singaraja. Di depan kantor Bank BPR Indra Singaraja terpasang sebuah meja yang berisi paket pangan seperti sembako dan sayur. Masyarakat yang datang dipersilahkan mengambil satu paket saja. Aksi ini pun dilakukan sejak Selasa (13/7) lalu. “Ini sih memang kami atas dasar bentuk kepedulian terhadap masyarakat di kondisi pandemic dan PPKM Darurat. Kami buka ini dari tanggal 13 juli. Ini tujuannya bukan kami hanya member, tapi kami mewadahi seluruh lapisan masyarakat silahkan mengambil. Dan yang memiliki rejeki lebih bisa mengisi meja. Kami tidak membatasi, siapa saja boleh ambil tapi mereka boleh mengambil satu sesuai kebutuhan.bagi masyarakat yang bersedia mengisi silahkan isi,” terang Manager Dana BPR Indra Singaraja, Komang Resmini.

Donasi pangan tidak saja berasal dari intern BPR Indra, namun juga masyarakat umum. Sejalan dengan yang dilakukan Toko Sejahtera, masyarakat juga diberi kesempatan membantu sesame dengan mengisi meja sesuai kemampuannya. “Dari kami sendiri, BPR Indra kami menyediakan beras, minyak goreng, dan sayuran. Selanjutnya dari masyarakat sendiri kami persilahkan untuk mengisi meja kami dengan berbagai kebutuhan pangan yang dibutuhkan masyarakat,” tambahnya.

Resmini menyebut aksi social ini dilakukan setiap hari dari pukul 08.00 wita hingga pukul 18.00 wita. “Ini kami tidak tau sampai kapan akan dilaksanakan. Tapi kami selalu open donasi. Kalau memang ada yang berdonasi untuk mengisi meja dengan bahan pangan untuk membantu masyarakat, kami silahkan. Ada karyawan kami juga yang standby di tempat. Untuk jumlahnya tidak tentu. Berapa saja silahkan. Yang jelas masyarakat mengambil sesuai dengan kebutuhannya,” lanjutnya.

BPR Indra Sinaraja juga berencana akan membuka layanan masyarakat melalui nomor WA yang nantinya bisa dihubungi oleh masyarakat yang sedang menjalani isolasi mandiri. “Selain ini, kami berencana memberikan bantuan bagi mereka yang menjalani isolasi mandiri. Karena mereka kan tidak bisa keluar. Tidak bisa kerja. Nanti kami buka layanan via WA. Mereka bisa menghubungi nomor itu untuk berkomunikasi dengan tim kami nanti. Begitu sih rencana kami, semoga bisa terealisasi,” harapnya. 


SINGARAJA, BALI EXPRESS – Animo masyarakat untuk saling membantu ditengah kesulitan PPKM Darurat dan pandemic Covid-19 semakin tinggi. Masyarakat saling bahu-membahu membantu sesame dalam hal pangan. Dari pantauan Bali Express (Jawa Pos Grup), di seputaran jalan Doktor Sutomo Singaraja, tepatnya di depan Toko Sejahtera Singaraja dibuka gerai donasi pangan. Pangan yang disediakan berupa nasi bungkus, paket sayuran, serta paket sembako. Setiap pagi dari pukul 08.00 wita masyarakat berdatangan untuk mengambil paket sayur dan sembako serta nasi bungkus yang disediakan diatas meja, sesuai dengan kebutuhan mereka. Tidak saja itu, masyarakat yang lebih mampu bebas mengisi meja untuk disumbangkan kembali kepada masyarakat.

Pemilik Toko Sejahtera Singaraja, Kadek Wiliari mengatakan, aksi social berbagi pangan ini bukan yang pertama kali. Aksi serupa juga sempat dilakukan pada tahun 2020, saat awal pandemi. Namun, kali ini aksi berbagi makanan yang itu tidak dilakukannya sendiri. Donasi itu juga datang dari berbagaikelompok serta oranisasi masyarakat yang memiliki tujuan membantu sesame dalam pemenuhan kebutuhan pangan. “Kalau yang disini bukan pertama kali, karena awal pandemic kita sudah bikin juga disini. Awalnya bikin sendiri. Terus setelah itu karena toko saya juga ditutup tidak ada kegiatan mulai saya putuskan siapa saja boleh mengisi. Untuk mereka yang ingin bantu boleh kesini bawa makanan seperti nasi bungkus. Ada yang isi sembako, dan sayur-mayur juga ada. Kalau di luar ada namanya Kumpulan Orang Baik turun bagi-bagi nasi di jalan selama PPKM Darurat,” jelasnya, saat ditemui, Jumat (16/7) siang.

Setiap harinya sekitar 100 bungkus pangan yang dibagikan kepada masyarakat. Aksi itu pun tetap menedepankan protokol kesehatan. “Kadang disini, ada sembako, lauk-pauk dan sayur selau ada. Dan pastinya selalu ada nasi bungkus. Setiap hari jumlah donasi kalau nasi bungkus tetap 80 bungkus dari Komunitas Cahaya Ibu. Kalau sembako ada 10 bungkus, sayur sekitar 20 bungkus. Untuk sorenya kami bikin lagi sekitar 30-50 bungkus,” tambahnya.

Perempuan yang kerap disapa Cuncun ini pun berencana terus melakukan aksi social tersebut selamaPPKM Darurat berlangsung. “Ini setiap hari. Rencananya sampai PPKM Darurat selesai. Kalau misalnya diperpanjang, kami juga berharap terus bisa membantu hal seperti ini. Kadek Wiliari,” tegasnya.

Aksi serupa juga dilakukan sebuah perbankan swasta di Singaraja. Di depan kantor Bank BPR Indra Singaraja terpasang sebuah meja yang berisi paket pangan seperti sembako dan sayur. Masyarakat yang datang dipersilahkan mengambil satu paket saja. Aksi ini pun dilakukan sejak Selasa (13/7) lalu. “Ini sih memang kami atas dasar bentuk kepedulian terhadap masyarakat di kondisi pandemic dan PPKM Darurat. Kami buka ini dari tanggal 13 juli. Ini tujuannya bukan kami hanya member, tapi kami mewadahi seluruh lapisan masyarakat silahkan mengambil. Dan yang memiliki rejeki lebih bisa mengisi meja. Kami tidak membatasi, siapa saja boleh ambil tapi mereka boleh mengambil satu sesuai kebutuhan.bagi masyarakat yang bersedia mengisi silahkan isi,” terang Manager Dana BPR Indra Singaraja, Komang Resmini.

Donasi pangan tidak saja berasal dari intern BPR Indra, namun juga masyarakat umum. Sejalan dengan yang dilakukan Toko Sejahtera, masyarakat juga diberi kesempatan membantu sesame dengan mengisi meja sesuai kemampuannya. “Dari kami sendiri, BPR Indra kami menyediakan beras, minyak goreng, dan sayuran. Selanjutnya dari masyarakat sendiri kami persilahkan untuk mengisi meja kami dengan berbagai kebutuhan pangan yang dibutuhkan masyarakat,” tambahnya.

Resmini menyebut aksi social ini dilakukan setiap hari dari pukul 08.00 wita hingga pukul 18.00 wita. “Ini kami tidak tau sampai kapan akan dilaksanakan. Tapi kami selalu open donasi. Kalau memang ada yang berdonasi untuk mengisi meja dengan bahan pangan untuk membantu masyarakat, kami silahkan. Ada karyawan kami juga yang standby di tempat. Untuk jumlahnya tidak tentu. Berapa saja silahkan. Yang jelas masyarakat mengambil sesuai dengan kebutuhannya,” lanjutnya.

BPR Indra Sinaraja juga berencana akan membuka layanan masyarakat melalui nomor WA yang nantinya bisa dihubungi oleh masyarakat yang sedang menjalani isolasi mandiri. “Selain ini, kami berencana memberikan bantuan bagi mereka yang menjalani isolasi mandiri. Karena mereka kan tidak bisa keluar. Tidak bisa kerja. Nanti kami buka layanan via WA. Mereka bisa menghubungi nomor itu untuk berkomunikasi dengan tim kami nanti. Begitu sih rencana kami, semoga bisa terealisasi,” harapnya. 


Most Read

Artikel Terbaru

/