alexametrics
26.5 C
Denpasar
Sunday, August 14, 2022

Pertanggungjawaban APBD 2021 Bupati Giri Prasta Diterima DPRD Badung

MANGUPURA, BALI EXPRESS – DPRD Badung menggelar Sidang Paripurna Masa Sidang Kedua tahun 2022, Jumat (15/7). Rapat tersebut membahas tentang Pertanggungjawaban Ranperda Tahun Anggaran 2021 Kabupaten Badung, disepakati oleh kalangan Legislatif Badung. Dalam kesempatan itu juga dilakukan penandatanganan nota kesepakatan antara legislatif dan eksekutif di Gumi Keris.

Rapat tersebut dipimpin oleh Ketua DPRD Badung Putu Parwata didampingi Wakil Ketua I DPRD Badung Wayan Suyasa dan Wakil Ketua II DPRD Badung Made Sunarta. Selain itu, juga dihadiri 35 anggota DPRD Badung.

Ketua DPRD Badung Putu Parwata mengatakan, telah melakukan pembahasan terhadap pertanggungjawaban Bupati Badung terhadap Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Badung 2021.

Baca Juga :  Solusi Tingkatkan Layanan Kesehatan, RSUD Wangaya Buka Poliklinik Tradisional

Selain itu, DPRD Badung diakui rutin melakukan pengawasan terhadap pemerintah daerah. “Semua sudah kami lakukan pembahasan, sehingga dewan menerima laporan pertanggungjawaban laporan bupati 2022. Kebijakan ini berdasarkan pertimbangan, karena kami selama ini rutin melakukan pembahasan kemudian pengawasan pemerintahan daerah,” ujarnya.

Menurutnya, selain menerima Pertanggungjawaban Bupati Badung terhadap Ranperda Tahun Anggaran 2021 Kabupaten Badung, legislatif juga meminta eksekutif melakukan investasi jangka panjang. Investasi yang dimaksud adalah memanfaatkan dana Silpa yang dihasilkan Pemerintah Daerah.

“Akhir tahun kami akan dorong dana Silpa jadi pernyertaan modal sebagai program-program yang berkelanjutan. Seperti, pada usaha daerah namanya Badung Properti. Kita akan mendorong supaya peyertaan modalnya maksimal di perubahan 2022,” ungkapnya.

Baca Juga :  Kenakan Pakaian Serba Hitam, WNA Tiongkok Tewas Tergantung di Hotel

Lebih lanjut Politisi asal Dalung ini akan melakukan pembahasan dan pengawasan terhadap program yang telah dicanangkan. Termasuk investasi yang dilakukan Badung diharapkan memiliki pendapatan secara sustainable.

“Jadi ada pendapatan yang berkelanjutan, ada program yang berkelanjutan, sehingga balance (seimbang) antara program dan pendapatan. Dengan demikian Badung mencapai sejahtera dan berjalan lebih baik jauh ke depan,” imbuhnya.

 






Reporter: I Putu Resa Kertawedangga

MANGUPURA, BALI EXPRESS – DPRD Badung menggelar Sidang Paripurna Masa Sidang Kedua tahun 2022, Jumat (15/7). Rapat tersebut membahas tentang Pertanggungjawaban Ranperda Tahun Anggaran 2021 Kabupaten Badung, disepakati oleh kalangan Legislatif Badung. Dalam kesempatan itu juga dilakukan penandatanganan nota kesepakatan antara legislatif dan eksekutif di Gumi Keris.

Rapat tersebut dipimpin oleh Ketua DPRD Badung Putu Parwata didampingi Wakil Ketua I DPRD Badung Wayan Suyasa dan Wakil Ketua II DPRD Badung Made Sunarta. Selain itu, juga dihadiri 35 anggota DPRD Badung.

Ketua DPRD Badung Putu Parwata mengatakan, telah melakukan pembahasan terhadap pertanggungjawaban Bupati Badung terhadap Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Badung 2021.

Baca Juga :  Makin Sengit, Giri Laporkan Bendesa Adat Ungasan ke Polda

Selain itu, DPRD Badung diakui rutin melakukan pengawasan terhadap pemerintah daerah. “Semua sudah kami lakukan pembahasan, sehingga dewan menerima laporan pertanggungjawaban laporan bupati 2022. Kebijakan ini berdasarkan pertimbangan, karena kami selama ini rutin melakukan pembahasan kemudian pengawasan pemerintahan daerah,” ujarnya.

Menurutnya, selain menerima Pertanggungjawaban Bupati Badung terhadap Ranperda Tahun Anggaran 2021 Kabupaten Badung, legislatif juga meminta eksekutif melakukan investasi jangka panjang. Investasi yang dimaksud adalah memanfaatkan dana Silpa yang dihasilkan Pemerintah Daerah.

“Akhir tahun kami akan dorong dana Silpa jadi pernyertaan modal sebagai program-program yang berkelanjutan. Seperti, pada usaha daerah namanya Badung Properti. Kita akan mendorong supaya peyertaan modalnya maksimal di perubahan 2022,” ungkapnya.

Baca Juga :  Polda Bali Dalami Kasus Pelaporan Terhadap AWK

Lebih lanjut Politisi asal Dalung ini akan melakukan pembahasan dan pengawasan terhadap program yang telah dicanangkan. Termasuk investasi yang dilakukan Badung diharapkan memiliki pendapatan secara sustainable.

“Jadi ada pendapatan yang berkelanjutan, ada program yang berkelanjutan, sehingga balance (seimbang) antara program dan pendapatan. Dengan demikian Badung mencapai sejahtera dan berjalan lebih baik jauh ke depan,” imbuhnya.

 






Reporter: I Putu Resa Kertawedangga

Most Read

Artikel Terbaru

/