Minggu, 24 Oct 2021
Bali Express
Home / Bali
icon featured
Bali

Sediakan 944 Bed, Badung Upayakan Isoter Basis Kecamatan

16 Agustus 2021, 18: 25: 02 WIB | editor : Nyoman Suarna

Sediakan 944 Bed, Badung Upayakan Isoter Basis Kecamatan

Kapolres Badung AKBP Leo Dedy Defretes memberikan penjelasan terkait pasien Isoter saat audiensi dengan wartawan. (I Gede Paramasutha/Bali Express)

Share this      

BADUNG, BALI EXPRESS - Audiensi dengan wartawan cetak dan elektronik dilakukan Kapolres Badung, AKBP Leo Dedy Defretes, Senin (16/8) pukul 10.00, di Aula Polres Badung. Pada kesempatan itu, pihaknya turut membahas pelaksanaan isolasi terpusat (isoter) bagi pasien Covid-19, yang tengah diupayakan pemerintah.

Dalam, jabatan yang baru didudukinya, ia berharap hubungan kasih dengan awak media yang telah terjalin dengan baik selama ini, bisa terus terjaga, demi kepentingan masyarakat terutama di bidang informasi. "Kita bisa membuat hal-hal yang positif, dengan kegiatan positif, baik tentang Protokol Kesehatan (Prokes), 3T (Testing, Tracing, Treatment), Vaksinasi, maupun Bantuan sosial (Bansos)," ujar Pria lulusan Akpol 2002 ini.

Terkait pasien Covid-19 di wilayah Badung, pihaknya mengatakan bagi yang sedang melakukan isolasi mandiri (Isoman) wajib untuk beralih ke Isolasi Terpusat (Isoter). Tujuan dari Isoter ini tentu untuk menekan penyebaran Covid-19. Apalagi Covid-19 varian Delta yang penyebarannya sangat cepat. Isoter juga dapay menjaga keluarga dan orang terdekat dari terpapar oleh yang terkonfirmasi positif.

Baca juga: Puting Beliung Terjang Enam Rumah di Menyali, Dua Rusak Parah

Walaupun begitu, masih ada saja pasien yang menolak untuk Isoter. Sehingga, sgar proses pindahan para pasien ini bisa terlaksana dengan baik dan lancar, para petugas baik TNI, Polri, bersama instansi terkait lainnya melakukan pendekatan. "Ada pasien yang enggan untuk dirawat di tempat Isoter. Kebanyakan yang tidak mau karena belum paham. Setelah diberi penjelasan semuanya mau dan mulai kemarin, orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 langsung dibawa ke tempat Isoter," beber mantan Kasat PJR Ditlantas Polda Bali tersebut.

Dirinci olehnya, di Badung sendiri, tempat telah disediakan di beberapa tempat, terdiri dari Hotel Bakung Beach sebanyak 150 bed. Wisma Bima I 46 bed dan Wisma Bima II 55 bed. Hotel Made Bali 200 bed. Hotel Bakung Sari 130 bed. Yang terbaru Kantor Diklat Agama disediakan 35 bed. Hotel Fashion Legian 200 bed. Rusunawa Udayana 128 bed. Sehingga total mencapai 944 bed untuk saat ini.

Untuk kedepannya, sedang diupayakan penambahan tempat Isoter agar bisa melaksanakan Isoter berbasis kecamatan. Hal itu dilakukan mengingat ada saja masyarakat yang tak mau jauh dari rumah. Adapun dua hari pelaksanaan upaya isoter ini, kurang lebih sudah 200 orang pasien yang menjalani Isoman dipindahkan untuk menjalani Isoter di wilayah Badung. 

Sementara itu, di wilayah hukum Polres Badung sendiri, kasus tertinggi sebaran positif Covid-19 terjadi di Kecamatan Mengwi. "Anggota Polres Badung yang dilibatkan dalam pemindahan Isoman ini sebanyak 150 orang. Kita menargetkan secepatnya para Isoman ini dipindahkan. Sampai saat ini kami tak ada kendala. Poinnya masyarakat itu perlu diedukasi. Setelah dikasih pemahaman mereka mengerti," tutupnya. (ges)

(bx/ras/man/JPR)

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2021 PT. JawaPos Group Multimedia