alexametrics
25.4 C
Denpasar
Wednesday, July 6, 2022

Unik! Pohon Bergelayut di Saluran Air Jadi Objek Foto Warga

GIANYAR, BALI EXPRESS – Pemandangan unik terpantau di saluran air dibawah jembatan Tukad Cengcengan, Kecamatan Sukawati, Gianyar atau di perbatasan Banjar Tebuana Desa Sukawati dengan Banjar Cemenggaon Desa Celuk, Sukawati, Gianyar. Pasalnya sebuah pohon suar berukuran cukup besar tersangkut pada saluran air sehingga pohon itu pun menggelayut. Padahal pohon tersebut dapat membahayakan masyarakat yang berkegiatan dibawahnya.

 

Dari pantauan di lapangan, akar pohon ini sudah membusuk dan tersapu air sungai. Yang tersisa hanya batang pohon dengan dahan yang seolah memakan saluran air berupa besi berwarna biru.

 

Menurut salah seorang warga, Kadek Bagus yang sering kali mandi di Tukad Cengcengan, pohon itu tergantung sudah lama. Pohon tersebut diduga dulunya tumbuh disela-sela saluran air tersebut. “Mungkin akar pohonnya busuk makanya disapu sama air Tukad Cengcengan dan nyangkut disana,” ujarnya Selasa (16/11).

 

Dan karena pohon terus bertumbuh, maka ranting berubah menjadi dahan dan menyatu dengan besi saluran airSehingga saat akar pohon mulai membusuk dan tersapu aliran sungai, batangnya tetap menggantung. Meskipun dikhawatirkan dapat membahayakan masyarakat yang beraktifitas dibawahnya namun saar disentuh batang pohon ini nampak cukup kuat.

 

Warga lainnya mengatakan jika dahan pohon tampak jelas di sisi kiri jalan apabila dilihat dari jalan. Namun untuk dapat melihat secara jelas, maka terlebih dahulu harus mencari akses dari pinggir sungai. “Kalau dulu tidak ada yang bisa menjangkau apalagi air sungai cukup besar. Kalau sekarang sudah mulai ada penataan jalan. Jadinya yang penasaran akhirnya bisa melihat lebih dekat,” ungkap Agus Widya.

 

Saat ini batang pohon tersebut dibiarkan begitu saja karena memang tidak ada yang berani memangkas atau memotong. Sehingga masyarakat yang penasaran justru menjadikan pohon ini objek foto. “Sementara belum ada yang berani memangkas, jadinya tetap seperti itu sejak bertahun-tahun,” pungkasnya.


GIANYAR, BALI EXPRESS – Pemandangan unik terpantau di saluran air dibawah jembatan Tukad Cengcengan, Kecamatan Sukawati, Gianyar atau di perbatasan Banjar Tebuana Desa Sukawati dengan Banjar Cemenggaon Desa Celuk, Sukawati, Gianyar. Pasalnya sebuah pohon suar berukuran cukup besar tersangkut pada saluran air sehingga pohon itu pun menggelayut. Padahal pohon tersebut dapat membahayakan masyarakat yang berkegiatan dibawahnya.

 

Dari pantauan di lapangan, akar pohon ini sudah membusuk dan tersapu air sungai. Yang tersisa hanya batang pohon dengan dahan yang seolah memakan saluran air berupa besi berwarna biru.

 

Menurut salah seorang warga, Kadek Bagus yang sering kali mandi di Tukad Cengcengan, pohon itu tergantung sudah lama. Pohon tersebut diduga dulunya tumbuh disela-sela saluran air tersebut. “Mungkin akar pohonnya busuk makanya disapu sama air Tukad Cengcengan dan nyangkut disana,” ujarnya Selasa (16/11).

 

Dan karena pohon terus bertumbuh, maka ranting berubah menjadi dahan dan menyatu dengan besi saluran airSehingga saat akar pohon mulai membusuk dan tersapu aliran sungai, batangnya tetap menggantung. Meskipun dikhawatirkan dapat membahayakan masyarakat yang beraktifitas dibawahnya namun saar disentuh batang pohon ini nampak cukup kuat.

 

Warga lainnya mengatakan jika dahan pohon tampak jelas di sisi kiri jalan apabila dilihat dari jalan. Namun untuk dapat melihat secara jelas, maka terlebih dahulu harus mencari akses dari pinggir sungai. “Kalau dulu tidak ada yang bisa menjangkau apalagi air sungai cukup besar. Kalau sekarang sudah mulai ada penataan jalan. Jadinya yang penasaran akhirnya bisa melihat lebih dekat,” ungkap Agus Widya.

 

Saat ini batang pohon tersebut dibiarkan begitu saja karena memang tidak ada yang berani memangkas atau memotong. Sehingga masyarakat yang penasaran justru menjadikan pohon ini objek foto. “Sementara belum ada yang berani memangkas, jadinya tetap seperti itu sejak bertahun-tahun,” pungkasnya.


Most Read

Artikel Terbaru

/