alexametrics
26.8 C
Denpasar
Sunday, June 26, 2022

Pilkada Usai, KPU Akan Hibahkan Ribuan Thermogun untuk Pemda

TABANAN, BALI EXPRESS – Alat Pelindung Diri (APD) yang didistribusikan ke masing-masing tempat pemungutan suara (TPS) dalam pelaksanaan Pilkada Tabanan 2020 berupa alat pengukur suhu tubuh atau thermogun, akan dihibahkan ke Pemda Tabanan. Hal itu dilakukan sesuai instruksi dari KPU RI. 

Thermogun digunakan oleh Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) untuk mengukur suhu tubuh pemilih yang hendak memasuki TPS pada hari pencoblosan.

“Thermogun ini akan jadi barang milik negara sehingga dihibahkan ke Pemda sesuai instruksi KPU RI,” tegas Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tabanan, I Gede Putu Weda Subawa, Selasa (15/12). 

Hal itu pun telah dikoordinasikan dengan Pemda Tabanan sebelum hari pemungutan suara berlangsung, dan memang sudah ada sinyal untuk bisa menerima APD tersebut. Hanya saja saat ini pihaknya masih menunggu mekanisme penghibahannya. 

“Apakah nanti akan ditarik dulu untuk dicek barangnya oleh Pemda, atau bagaimana. Karena tentu dalam perjalanannya mungkin ada barang yang rusak, atau dicek jumlahnya sesuai jumlah TPS sebanyak 1.130 TPS,” paparnya.

Namun untuk saat ini, thermogun tersebut masih disimpan di desa masing-masing dan dirawat dengan baik. Dan, setelah nanti dihibahkan, sepenuhnya kewenangan ada pada Pemda Tabanan mempergunakan thermogun tersebut. 

“Entah itu akan dibagikan ke masing-masing banjar, itu Pemda yang akan mengatur. Jumlah banjar dinas di Tabanan ada sekitar 700 sampai 800, nanti kan di data dulu, kemudian sisanya mungkin bisa dihibahkan ke sekolah-sekolah, atau instansi pemerintahan, ya intinya kita menunggu arahan lebih lanjut,” jelas Subawa.

Ia pun menyebutkan jika anggaran pengadaan APD termasuk thermogun tersebut seluruhnya bersumber dari APBN, dan KPU Tabanan tinggal menunggu barang dikirim oleh rekanan. Sehingga pihaknya kurang mengetahui berapa harga satu unit thermogun tersebut.

 “Pengadaannya dari pusat, kita tinggal terima barang, kalau harganya di kontrak kita kurang tahu pasti karena kontrak payung secara nasional di pusat,” tandasnya.

Pada Pilkada Tabanan 2020, masing-masing TPS didistribusikan APD berupa masker, sarung tangan latex, baju Hazmat, hand sanitizer, sabun pencuci tangan, desinfektan, face shield, semprotan atau sprayer, fasilitas cuci tangan, sarung tangan plastik, tisu towel sheet, kantong plastik tempat sampah, thermogun, dan vitamin. 


TABANAN, BALI EXPRESS – Alat Pelindung Diri (APD) yang didistribusikan ke masing-masing tempat pemungutan suara (TPS) dalam pelaksanaan Pilkada Tabanan 2020 berupa alat pengukur suhu tubuh atau thermogun, akan dihibahkan ke Pemda Tabanan. Hal itu dilakukan sesuai instruksi dari KPU RI. 

Thermogun digunakan oleh Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) untuk mengukur suhu tubuh pemilih yang hendak memasuki TPS pada hari pencoblosan.

“Thermogun ini akan jadi barang milik negara sehingga dihibahkan ke Pemda sesuai instruksi KPU RI,” tegas Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tabanan, I Gede Putu Weda Subawa, Selasa (15/12). 

Hal itu pun telah dikoordinasikan dengan Pemda Tabanan sebelum hari pemungutan suara berlangsung, dan memang sudah ada sinyal untuk bisa menerima APD tersebut. Hanya saja saat ini pihaknya masih menunggu mekanisme penghibahannya. 

“Apakah nanti akan ditarik dulu untuk dicek barangnya oleh Pemda, atau bagaimana. Karena tentu dalam perjalanannya mungkin ada barang yang rusak, atau dicek jumlahnya sesuai jumlah TPS sebanyak 1.130 TPS,” paparnya.

Namun untuk saat ini, thermogun tersebut masih disimpan di desa masing-masing dan dirawat dengan baik. Dan, setelah nanti dihibahkan, sepenuhnya kewenangan ada pada Pemda Tabanan mempergunakan thermogun tersebut. 

“Entah itu akan dibagikan ke masing-masing banjar, itu Pemda yang akan mengatur. Jumlah banjar dinas di Tabanan ada sekitar 700 sampai 800, nanti kan di data dulu, kemudian sisanya mungkin bisa dihibahkan ke sekolah-sekolah, atau instansi pemerintahan, ya intinya kita menunggu arahan lebih lanjut,” jelas Subawa.

Ia pun menyebutkan jika anggaran pengadaan APD termasuk thermogun tersebut seluruhnya bersumber dari APBN, dan KPU Tabanan tinggal menunggu barang dikirim oleh rekanan. Sehingga pihaknya kurang mengetahui berapa harga satu unit thermogun tersebut.

 “Pengadaannya dari pusat, kita tinggal terima barang, kalau harganya di kontrak kita kurang tahu pasti karena kontrak payung secara nasional di pusat,” tandasnya.

Pada Pilkada Tabanan 2020, masing-masing TPS didistribusikan APD berupa masker, sarung tangan latex, baju Hazmat, hand sanitizer, sabun pencuci tangan, desinfektan, face shield, semprotan atau sprayer, fasilitas cuci tangan, sarung tangan plastik, tisu towel sheet, kantong plastik tempat sampah, thermogun, dan vitamin. 


Most Read

Artikel Terbaru

/