alexametrics
29.8 C
Denpasar
Friday, May 20, 2022

Saat Penghuni Terlelap, Kos 8 Kamar Terbakar Hebat

BADUNG, BALI EXPRESS – Penghuni sebuah kos-kosan di Jalan Segara Wangi Nomor 38, Lingkungan Banjar Gede, Kedonganan, Kuta, Badung, terpaksa bangun dari tidur nyenyak dan lari tunggang langgang keluar kamar. Pasalnya bangunan satu lantai yang berisi delapan kamar itu terbakar sekitar pukul 02.00, pada Rabu (15/12).

Ditemui di tempat kejadian perkara (TKP) usai kejadian, seorang wanita bernama Mistin, 49, yang mendiami kamar nomor enam mengaku begitu shock sampai kakinya lemas. Dirinya yang tengah terlelap saat itu merasa beruntung tetangga sempat membangunkan. “Saat dibangunkan, saya lihat asap sudah tebal dan api membesar, semua panik fokus berusaha menyelamatkan diri, sementara barang-barang ditinggal,” tuturnya.

Wanita asal Jember, Jawa Timur itu menyebut api bersumber dari kamar nomor empat dan sempat terdengar ledakan yang tidak diketahui pasti penyebabnya. Namun dia menduga masalah dipicu korsleting listrik. Sementara itu, Mistin mengatakan semua penghuni yang berjumlah 14 orang dewasa dan empat balita berhasil keluar.

“Alhamdulillah semuanya bisa keluar, tidak ada korban jiwa ataupun luka, ya paling masih shock saja,” tambahnya. Salah satu dari mereka segera menghubungi Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Badung. Berselang beberapa saat kemudian, petugas tiba dan akhirnya si jago merah berhasil dipadamkan sekitar pukul 03.30. Sayangnya, karena api sangat cepat merembet, tujuh kamar sudah ludes.

Lanjut dijelaskan oleh wanita yang sudah lebih dari 32 tahun di Bali ini, insiden tersebut membuat 7 KK termasuk dirinya dan suami kebingungan mencari tempat tinggal. Ditambah semua barang berharga mereka telah habis dilalap api. Untungnya ada orang yang berbaik hati memberikan donasi berupa pakaian kepada mereka langsung di lokasi.

“Kebanyakan yang tinggal di sini kerja di laut (nelayan), padahal kami baru kembali dari Jawa abis pulang kampung, dan mencoba untuk bekerja mencari bekicot, tapi belum sampai kejual malamnya malah terbakar, sekarang pikirkan dimana mau tinggal dulu,” tandasnya meratapi, sambil memilih baju yang didonasikan. Di tempat yang sama, Ni Wayan Roni, 70, selaku pemilik kos juga tidak mengetahui pemicu kebakaran.

Padahal bangunan tersebut terbilang baru karena 10 bulan sebelumnya selesai direnovasi. Namun senada dengan Mistin, Nenek yang juga tinggal di TKP ini masih merasa beruntung bisa selamat dan tempat usaha babi guling miliknya di sebelah barat kos tak terkena. “Saya juga tinggal di sini, tadi pas kejadian kebanyakan masih tidur lelap, tidak ada yang tau bagaimana awalnya, total kerugian belum bisa ditafsirkan,” ucapnya.

Dikonfirmasi terkait masalah tersebut, Kepala Damkar Badung, I Wayan Wirya membenarkan pihaknya melakukan penanganan pada dini hari itu. “Iya kami mengerahkan tim dengan dua unit Branwir, dan berhasil memadamkan api setelah satu setengah jam,” jawabnya.






Reporter: I Gede Paramasutha

BADUNG, BALI EXPRESS – Penghuni sebuah kos-kosan di Jalan Segara Wangi Nomor 38, Lingkungan Banjar Gede, Kedonganan, Kuta, Badung, terpaksa bangun dari tidur nyenyak dan lari tunggang langgang keluar kamar. Pasalnya bangunan satu lantai yang berisi delapan kamar itu terbakar sekitar pukul 02.00, pada Rabu (15/12).

Ditemui di tempat kejadian perkara (TKP) usai kejadian, seorang wanita bernama Mistin, 49, yang mendiami kamar nomor enam mengaku begitu shock sampai kakinya lemas. Dirinya yang tengah terlelap saat itu merasa beruntung tetangga sempat membangunkan. “Saat dibangunkan, saya lihat asap sudah tebal dan api membesar, semua panik fokus berusaha menyelamatkan diri, sementara barang-barang ditinggal,” tuturnya.

Wanita asal Jember, Jawa Timur itu menyebut api bersumber dari kamar nomor empat dan sempat terdengar ledakan yang tidak diketahui pasti penyebabnya. Namun dia menduga masalah dipicu korsleting listrik. Sementara itu, Mistin mengatakan semua penghuni yang berjumlah 14 orang dewasa dan empat balita berhasil keluar.

“Alhamdulillah semuanya bisa keluar, tidak ada korban jiwa ataupun luka, ya paling masih shock saja,” tambahnya. Salah satu dari mereka segera menghubungi Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Badung. Berselang beberapa saat kemudian, petugas tiba dan akhirnya si jago merah berhasil dipadamkan sekitar pukul 03.30. Sayangnya, karena api sangat cepat merembet, tujuh kamar sudah ludes.

Lanjut dijelaskan oleh wanita yang sudah lebih dari 32 tahun di Bali ini, insiden tersebut membuat 7 KK termasuk dirinya dan suami kebingungan mencari tempat tinggal. Ditambah semua barang berharga mereka telah habis dilalap api. Untungnya ada orang yang berbaik hati memberikan donasi berupa pakaian kepada mereka langsung di lokasi.

“Kebanyakan yang tinggal di sini kerja di laut (nelayan), padahal kami baru kembali dari Jawa abis pulang kampung, dan mencoba untuk bekerja mencari bekicot, tapi belum sampai kejual malamnya malah terbakar, sekarang pikirkan dimana mau tinggal dulu,” tandasnya meratapi, sambil memilih baju yang didonasikan. Di tempat yang sama, Ni Wayan Roni, 70, selaku pemilik kos juga tidak mengetahui pemicu kebakaran.

Padahal bangunan tersebut terbilang baru karena 10 bulan sebelumnya selesai direnovasi. Namun senada dengan Mistin, Nenek yang juga tinggal di TKP ini masih merasa beruntung bisa selamat dan tempat usaha babi guling miliknya di sebelah barat kos tak terkena. “Saya juga tinggal di sini, tadi pas kejadian kebanyakan masih tidur lelap, tidak ada yang tau bagaimana awalnya, total kerugian belum bisa ditafsirkan,” ucapnya.

Dikonfirmasi terkait masalah tersebut, Kepala Damkar Badung, I Wayan Wirya membenarkan pihaknya melakukan penanganan pada dini hari itu. “Iya kami mengerahkan tim dengan dua unit Branwir, dan berhasil memadamkan api setelah satu setengah jam,” jawabnya.






Reporter: I Gede Paramasutha

Most Read

Artikel Terbaru

/