alexametrics
29.8 C
Denpasar
Friday, May 20, 2022

Dua Spanduk Misterius Bikin Geger, Terkait Polemik Pasar Gianyar

GIANYAR, BALI EXPRESS  – Dua buah spanduk bernada provokasi nampak terpasang di besi pembatas jembatan di Jalan Raya Bukit Jati, Kelurahan Samplangan, Kecamatan Gianyar, Rabu (17/3). Dua spanduk itu masing-masing bertuliskan ‘Yen Ngelah Bukti Ajukan Gugatan, Yen Sing Ngelah Bukti, Luungan Ngoyong (Kalau punya bukti ajukan gugatan, kalau tidak punya bukti, lebih baik diam) dan Status Tanah Pasar Gianyar Sudah Jelas, Lanjutkan Pembangunan Pasar.

 

Agar tak menimbulkan polemik,  Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Gianyar dan Polsek Kota Gianyar pun langsung menurunkan spanduk tersebut. “Sudah kita amankan bersama Polsek Gianyar agar tidak menimbulkan polemik. Karena kita ingin menciptakan rasa aman dan nyaman ditengah masyarakat,” tegas Kasatpol PP Gianyar, Made Watha.

 

Disamping itu memasang spanduk tidak bisa sembarangan karena ada aturannya. “Yang pasti ada aturan dan ketentuannya untuk pasang spanduk, izin atau persetujuannya dari Pemkab atau Dinas Perizinan,” paparnya.

 

Sayangnya pihaknya mengaku tidak tahu siapa yang memasang spanduk tersebut. Dan pihaknya pun tidak memiliki wewenang untuk mengusut siapa pemasang spanduk tersebut. “Kami hanya menertibkan saja, karena ada pemasangan spanduk yang tidak sesuai ketentuan dan berisi kata-kata provokatif,” tandasnya.

 

Sementara itu, Kapolsek Gianyar, Kompol Gusti Yudistira, membenarkan jika pihaknya telah mengamankan spanduk tersebut bersama Satpol PP Gianyar. Dan saat ini pihaknya tengah menelusuri siapa yang memasamg spanduk tersebut. “Kami sedang telusuri. Sementara baru kami amankan spanduknya dulu,” tegasnya.

 

Disisi lain, Ketua LSM Garda Pembela Aspirasi Rakyat (Gappar), Ngakan Rai, menyayangkan adanya pemasangan spanduk bernada provokatif tersebut. “Sekarang situasinya sekarang sudah kondusif. Jadi sangat disayangkan  muncul spanduk begitu,” ungkapnya.

 

Parahnya lagi spanduk dipasang hanya beberapa meter dari Posko Gappar. Sehingga ia khawatir publik mengira bahwa dia yang memasang spanduk tersebut. “Nanti dikira saya yang pasang. Padahal saya tidak tahu apa-apa,” tandasnya. 


GIANYAR, BALI EXPRESS  – Dua buah spanduk bernada provokasi nampak terpasang di besi pembatas jembatan di Jalan Raya Bukit Jati, Kelurahan Samplangan, Kecamatan Gianyar, Rabu (17/3). Dua spanduk itu masing-masing bertuliskan ‘Yen Ngelah Bukti Ajukan Gugatan, Yen Sing Ngelah Bukti, Luungan Ngoyong (Kalau punya bukti ajukan gugatan, kalau tidak punya bukti, lebih baik diam) dan Status Tanah Pasar Gianyar Sudah Jelas, Lanjutkan Pembangunan Pasar.

 

Agar tak menimbulkan polemik,  Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Gianyar dan Polsek Kota Gianyar pun langsung menurunkan spanduk tersebut. “Sudah kita amankan bersama Polsek Gianyar agar tidak menimbulkan polemik. Karena kita ingin menciptakan rasa aman dan nyaman ditengah masyarakat,” tegas Kasatpol PP Gianyar, Made Watha.

 

Disamping itu memasang spanduk tidak bisa sembarangan karena ada aturannya. “Yang pasti ada aturan dan ketentuannya untuk pasang spanduk, izin atau persetujuannya dari Pemkab atau Dinas Perizinan,” paparnya.

 

Sayangnya pihaknya mengaku tidak tahu siapa yang memasang spanduk tersebut. Dan pihaknya pun tidak memiliki wewenang untuk mengusut siapa pemasang spanduk tersebut. “Kami hanya menertibkan saja, karena ada pemasangan spanduk yang tidak sesuai ketentuan dan berisi kata-kata provokatif,” tandasnya.

 

Sementara itu, Kapolsek Gianyar, Kompol Gusti Yudistira, membenarkan jika pihaknya telah mengamankan spanduk tersebut bersama Satpol PP Gianyar. Dan saat ini pihaknya tengah menelusuri siapa yang memasamg spanduk tersebut. “Kami sedang telusuri. Sementara baru kami amankan spanduknya dulu,” tegasnya.

 

Disisi lain, Ketua LSM Garda Pembela Aspirasi Rakyat (Gappar), Ngakan Rai, menyayangkan adanya pemasangan spanduk bernada provokatif tersebut. “Sekarang situasinya sekarang sudah kondusif. Jadi sangat disayangkan  muncul spanduk begitu,” ungkapnya.

 

Parahnya lagi spanduk dipasang hanya beberapa meter dari Posko Gappar. Sehingga ia khawatir publik mengira bahwa dia yang memasang spanduk tersebut. “Nanti dikira saya yang pasang. Padahal saya tidak tahu apa-apa,” tandasnya. 


Most Read

Artikel Terbaru

/