28.7 C
Denpasar
Sunday, April 2, 2023

Susul Warga Ukraina, Bule Suriah Ditetapkan Tersangka KTP Palsu

DENPASAR, BALI EXPRESS – Setelah Warga Negara Ukraina Rodion Krynin, Polda Bali menetapkan tersangka baru dalam kasus pemalsuan dokumen pembuat Kartu Tanda Penduduk (KTP), yakni turis Suriah Mohamad Zghaib Nasir. Sebelumya kedua bule ini telah jadi tersangka di Kejaksaan soal unsur korupsi dalam pembuatan KTP tersebut.

Kabidhumas Polda Bali Kombespol Stefanus Satake Bayu Setianto menerangkan penetapan ini dilakukan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) berdasar Lapju Penangan LP/B/106/III/2023/SPKT/POLDA BALI, tanggal 1 Maret 2023 tentang pemalsuan surat.

“Sebelumnya Ditreskrimum telah memeriksa sekitar tujuh orang saksi, seperti yang disampaikan sebelumnya, Polda khusus menangani pidana pemalsuan dokumen oleh orang asing, sedangkan Kejaksaan khusus korupsinya,” ujarnya, Kamis (16/3).

Baca Juga :  Alot Bahas Antara Ditendang atau Disenggol Saat Ismaya

Penyidik juga menyita barang bukti berupa satu gabung file fotocopy legalisir pembuatan E-KTP Dispenduk Capil Kota Denpasar, satu lembar fotocopy KTP atas nama Agung Nizar Santoso, serta satu lembar passport yang dikeluarkan oleh Pemerintah Suriah pada 21 Februari 2022 atas nama tersangka. Sedangkan, KTP dan Passport asli disita oleh Kejaksaan Negeri Denpasar dalam perkara Tindak Pidana Korupsi.

Sebagaimana diberitakan, sesuai pemeriksaan polisi, Muhamad Zghaib Nasir diketahui sudah lima kali ke Indonesia, khususnya Bali. Pertama kali pada 2015 dengan visa tinggal kunjungan 14 hari, dan terakhir 29 Desember 2022 dengan visa kunjungan sosial budaya berlaku sampai 26 Februari 2023.

Bule itu ke Pulau Dewata untuk belajar arsitektur, dan mencari peluang berivestasi di Indonesia. Dia ingin menanam modal di Lombok, Jimbaran dan Pererenan. Zghaib bahkan sudah menemukan tanah di daerah tersebut, tetapi belum membelinya. Rencananya pria itu akan membuka bisnis restoran makanan barat di Legian dan kos-kosan di Jimbaran.

Baca Juga :  Rumah Semi Permanen Hangus Terbakar, Dua Unit Motor Jadi Korban

 






Reporter: I Gede Paramasutha

DENPASAR, BALI EXPRESS – Setelah Warga Negara Ukraina Rodion Krynin, Polda Bali menetapkan tersangka baru dalam kasus pemalsuan dokumen pembuat Kartu Tanda Penduduk (KTP), yakni turis Suriah Mohamad Zghaib Nasir. Sebelumya kedua bule ini telah jadi tersangka di Kejaksaan soal unsur korupsi dalam pembuatan KTP tersebut.

Kabidhumas Polda Bali Kombespol Stefanus Satake Bayu Setianto menerangkan penetapan ini dilakukan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) berdasar Lapju Penangan LP/B/106/III/2023/SPKT/POLDA BALI, tanggal 1 Maret 2023 tentang pemalsuan surat.

“Sebelumnya Ditreskrimum telah memeriksa sekitar tujuh orang saksi, seperti yang disampaikan sebelumnya, Polda khusus menangani pidana pemalsuan dokumen oleh orang asing, sedangkan Kejaksaan khusus korupsinya,” ujarnya, Kamis (16/3).

Baca Juga :  Lapas Kelas II B Singaraja, Salurkan Bantuan ke Desa Sadar Hukum

Penyidik juga menyita barang bukti berupa satu gabung file fotocopy legalisir pembuatan E-KTP Dispenduk Capil Kota Denpasar, satu lembar fotocopy KTP atas nama Agung Nizar Santoso, serta satu lembar passport yang dikeluarkan oleh Pemerintah Suriah pada 21 Februari 2022 atas nama tersangka. Sedangkan, KTP dan Passport asli disita oleh Kejaksaan Negeri Denpasar dalam perkara Tindak Pidana Korupsi.

Sebagaimana diberitakan, sesuai pemeriksaan polisi, Muhamad Zghaib Nasir diketahui sudah lima kali ke Indonesia, khususnya Bali. Pertama kali pada 2015 dengan visa tinggal kunjungan 14 hari, dan terakhir 29 Desember 2022 dengan visa kunjungan sosial budaya berlaku sampai 26 Februari 2023.

Bule itu ke Pulau Dewata untuk belajar arsitektur, dan mencari peluang berivestasi di Indonesia. Dia ingin menanam modal di Lombok, Jimbaran dan Pererenan. Zghaib bahkan sudah menemukan tanah di daerah tersebut, tetapi belum membelinya. Rencananya pria itu akan membuka bisnis restoran makanan barat di Legian dan kos-kosan di Jimbaran.

Baca Juga :  Alot Bahas Antara Ditendang atau Disenggol Saat Ismaya

 






Reporter: I Gede Paramasutha

Most Read

Artikel Terbaru