alexametrics
26.5 C
Denpasar
Friday, August 12, 2022

Kaki Ditembak, Maling Spesialis Nmax Beraksi di 15 Lokasi

DENPASAR, BALI EXPRESS — Dua pelaku pencurian spesialis menggasak motor Yamaha Nmax berhasil diringkus Polsek Denpasar Timur, usai beraksi di Jalan Kembang Matahari I Gang Telugtug Nomor 3, Denpasar Timur, Minggu (11/4) lalu.

Para pelaku diamankan saat hendak menjual hasil curiannya di hari yang sama. Penangkapan keduanya diungkap melalui konferensi pers Jumat (16/4) di Mapolsek Denpasar Timur (Dentim).

Kapolresta Denpasar Kombespol Jansen Avitus Panjaitan, didampingi Kapolsek Dentim Kompol Tri Joko, menerangkan, kedua pelaku berasal dari Karangasem yang saat ini tinggal di Denpasar Selatan. Mereka adalah I Kadek Sukadana, 23, dan I Kadek Suparsa alias Dek Rio, 21. Aksi pencurian keduanya dilaporkan oleh korban l Gusti Ketut Kardiasa.

Kejadian bermula ketika Kardiasa memarkir sepeda motor Yamaha Nmax warna hitam dengan nomor polisi DK 3610 TE di depan kamar kosnya, Jalan Kembang Matahari Gang Telugtug sekitar pukul 01.00 Wita. 

Kemudian, korban masuk ke dalam kamar untuk beristirahat. Korban selanjutnya terbangun pukul 07.00 Wita. Ketika keluar kamar, korban sudah tak melihat lagi motor yang diparkir di depan kamarnya. “Korban langsung melapor ke Polsek Dentim di hari yang sama,” papar Jansen.

Baca Juga :  Viral di Medsos, Aksi Sayat Paha Incar Perempuan di Denpasar

Menindaklanjuti laporan tersebut, dilakukan penyelidikan hingga diperoleh informasi akan adanya transaksi penjualan sepeda motor di Pantai Biaung sekitar pukul 16.00 Wita di hari yang sama. 

Petugas selanjutnya mendatangi lokasi dan langsung mengamankan pelaku, yaitu Kadek Sukadana. “Pelaku ini sempat melawan sehingga petugas melakukan tindakan tegas terukur (kakinya dilumpuhkan), “ ucapnya.

Pelaku kedua yakni Dek Rio diamankan di kosnya di Jalan Suradipa I Gang Wijaya Nomor 1, Denpasar Selatan. Dari hasil interogasi dan pengembangan kasus ini, keduanya ternyata telah beroprasi di 15 TKP berbeda, yaitu di wilayah Denpasar Timur sebanyak tujuh kali, di wilayah Denpasar Barat sebanyak lima kali, wilayah Badung sebanyak dua kali dan wilayah Gianyar sekali. 

Baca Juga :  Prosesi Melasti di Besakih, Pralingga Mamargi sampai di Ambal-ambal

“Kami masih melakukan pengembangan, tidak menutup kemungkinan ada TKP lain dan pelaku lainnya,” ujarnya. Namun dari ke 15 TKP itu, polisi baru bisa mengamankan sebanyak tujuh motor Yamaha Nmax saja. 

Setiap usai mencuri, kedua pelaku yang diketahui pengangguran ini, akan langsung memasarkan hasil curiannya di media sosial seperti facebook, dengan harga Rp 7 juta tanpa surat kendaraan, dan jika termasuk surat kendaraan (STNK) akan dijual sebesar Rp 11 juta. 

Alasan mereka mengkhususkan untuk mencuri motor jenis Yamaha Nmax, karena banyaknya peminat terhadap motor tersebut, sehingga mudah dijual apalagi dengan harga lebih murah. Hasil curian dikatakan akan dibagi dua. 

Uniknya salah satu pelaku, yaitu Sukadana, akan menggunakan hasil curiannya untuk membayar utang biaya pernikahan. “Dipakai untuk bayar utang nikah, karena waktu nikah biayanya dapat dari ngutang,” tutup Jansen. (ges)


DENPASAR, BALI EXPRESS — Dua pelaku pencurian spesialis menggasak motor Yamaha Nmax berhasil diringkus Polsek Denpasar Timur, usai beraksi di Jalan Kembang Matahari I Gang Telugtug Nomor 3, Denpasar Timur, Minggu (11/4) lalu.

Para pelaku diamankan saat hendak menjual hasil curiannya di hari yang sama. Penangkapan keduanya diungkap melalui konferensi pers Jumat (16/4) di Mapolsek Denpasar Timur (Dentim).

Kapolresta Denpasar Kombespol Jansen Avitus Panjaitan, didampingi Kapolsek Dentim Kompol Tri Joko, menerangkan, kedua pelaku berasal dari Karangasem yang saat ini tinggal di Denpasar Selatan. Mereka adalah I Kadek Sukadana, 23, dan I Kadek Suparsa alias Dek Rio, 21. Aksi pencurian keduanya dilaporkan oleh korban l Gusti Ketut Kardiasa.

Kejadian bermula ketika Kardiasa memarkir sepeda motor Yamaha Nmax warna hitam dengan nomor polisi DK 3610 TE di depan kamar kosnya, Jalan Kembang Matahari Gang Telugtug sekitar pukul 01.00 Wita. 

Kemudian, korban masuk ke dalam kamar untuk beristirahat. Korban selanjutnya terbangun pukul 07.00 Wita. Ketika keluar kamar, korban sudah tak melihat lagi motor yang diparkir di depan kamarnya. “Korban langsung melapor ke Polsek Dentim di hari yang sama,” papar Jansen.

Baca Juga :  KKD 2020 Rendah, Dewan Karangasem Dorong Optimalkan Pendapatan

Menindaklanjuti laporan tersebut, dilakukan penyelidikan hingga diperoleh informasi akan adanya transaksi penjualan sepeda motor di Pantai Biaung sekitar pukul 16.00 Wita di hari yang sama. 

Petugas selanjutnya mendatangi lokasi dan langsung mengamankan pelaku, yaitu Kadek Sukadana. “Pelaku ini sempat melawan sehingga petugas melakukan tindakan tegas terukur (kakinya dilumpuhkan), “ ucapnya.

Pelaku kedua yakni Dek Rio diamankan di kosnya di Jalan Suradipa I Gang Wijaya Nomor 1, Denpasar Selatan. Dari hasil interogasi dan pengembangan kasus ini, keduanya ternyata telah beroprasi di 15 TKP berbeda, yaitu di wilayah Denpasar Timur sebanyak tujuh kali, di wilayah Denpasar Barat sebanyak lima kali, wilayah Badung sebanyak dua kali dan wilayah Gianyar sekali. 

Baca Juga :  Pastika Sebut Peluang Bandara Buleleng masih Ada, Ini Syaratnya

“Kami masih melakukan pengembangan, tidak menutup kemungkinan ada TKP lain dan pelaku lainnya,” ujarnya. Namun dari ke 15 TKP itu, polisi baru bisa mengamankan sebanyak tujuh motor Yamaha Nmax saja. 

Setiap usai mencuri, kedua pelaku yang diketahui pengangguran ini, akan langsung memasarkan hasil curiannya di media sosial seperti facebook, dengan harga Rp 7 juta tanpa surat kendaraan, dan jika termasuk surat kendaraan (STNK) akan dijual sebesar Rp 11 juta. 

Alasan mereka mengkhususkan untuk mencuri motor jenis Yamaha Nmax, karena banyaknya peminat terhadap motor tersebut, sehingga mudah dijual apalagi dengan harga lebih murah. Hasil curian dikatakan akan dibagi dua. 

Uniknya salah satu pelaku, yaitu Sukadana, akan menggunakan hasil curiannya untuk membayar utang biaya pernikahan. “Dipakai untuk bayar utang nikah, karena waktu nikah biayanya dapat dari ngutang,” tutup Jansen. (ges)


Most Read

Artikel Terbaru

/