alexametrics
26.8 C
Denpasar
Tuesday, June 28, 2022

Air Laut Pasang di Pantai Kuta Mulai Sentuh Tembok Batas Pantai

MANGUPURA, BALI EXPRESS – Belakangan ini air pasang kembali terjadi di Pantai Kuta. Bahkan air pasang ini sampai memperparah kondisi pantai berpasir putih tersebut. Tak tanggung-tanggung derasnya deburan ombak hampir menyentuh candi bentar di pintu masuk utama.

Ketua pengelola Wisata Pantai Kuta (Satgas Pantai Kuta) Wayan Sirna pun membenarkan kondisi tersebut. Ia mengatakan, ombak pasang telah terjadi dua hari yang lalu. “Itu sudah terjadi dari sehari sebelum Purnama. Kemarin pas Purnama juga naik lagi,” ujar Sirna saat dikonfirmasi Rabu (15/6).

Menurutnya, abrasi terparah terjadi pada area pantai seberang Hard Rock Hotel Bali. Besarnya air pasar sampai memperparah abrasi di pantai Kuta. Bahkan sudah menyentuh tembok pembatas pantai. “Bisa dibilang hampir tiga meteran yang terkikis lagi. Sampai-sampai pohon ketapang yang besar di depan toilet, sudah nyaris tumbang,” ungkapnya.

Mendapat informasi itu, salah satu tokoh masyarakat Kuta I Gusti Anom Gumanti mengaku, langsung bergerak melakukan tindak lanjut. pihaknya pun telah berkoordinasi dilakukan dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Badung, untuk melakukan tindak lanjut.

“Kemarin malam air pasang. Tadi rencana sudah mau ditangani. Tapi air ternyata masih pasang,” terang Anom Gumanti yang juga merupakan anggota DPRD Badung.

Sementara Kadis PUPR Badung Ida Bagus Surya Suamba saat dikonfirmasi menegaskan, sudah menindaklanjuti kondisi yang terjadi di salah satu obyek wisata favorit di Badung tersebut. Namun sampai saat ini birokrat asal Tabanan tersebut baru melakukan kajian. “Hari ini (Kemarin) kami sudah turun dan kaji. Untuk penanganannya, akan segera kami lakukan,” singkatnya.

Hal senada juga disampaikan Kepala DLHK Badung Wayan Puja. Dia pun mengaku sudah menerjunkan petugas untuk mengatensi informasi tersebut. Namun sayang air masih dalam keadaan pasang, sehingga penanganan belum bisa dilakukan.

“Kami siap ikut bersinergi menangani itu. Kami lihat besok kondisinya seperti apa. Kalau memang memungkinkan, maka petugas dan alat berat kami siap langsung action,” imbuhnya.

 

 

 






Reporter: I Putu Resa Kertawedangga

MANGUPURA, BALI EXPRESS – Belakangan ini air pasang kembali terjadi di Pantai Kuta. Bahkan air pasang ini sampai memperparah kondisi pantai berpasir putih tersebut. Tak tanggung-tanggung derasnya deburan ombak hampir menyentuh candi bentar di pintu masuk utama.

Ketua pengelola Wisata Pantai Kuta (Satgas Pantai Kuta) Wayan Sirna pun membenarkan kondisi tersebut. Ia mengatakan, ombak pasang telah terjadi dua hari yang lalu. “Itu sudah terjadi dari sehari sebelum Purnama. Kemarin pas Purnama juga naik lagi,” ujar Sirna saat dikonfirmasi Rabu (15/6).

Menurutnya, abrasi terparah terjadi pada area pantai seberang Hard Rock Hotel Bali. Besarnya air pasar sampai memperparah abrasi di pantai Kuta. Bahkan sudah menyentuh tembok pembatas pantai. “Bisa dibilang hampir tiga meteran yang terkikis lagi. Sampai-sampai pohon ketapang yang besar di depan toilet, sudah nyaris tumbang,” ungkapnya.

Mendapat informasi itu, salah satu tokoh masyarakat Kuta I Gusti Anom Gumanti mengaku, langsung bergerak melakukan tindak lanjut. pihaknya pun telah berkoordinasi dilakukan dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Badung, untuk melakukan tindak lanjut.

“Kemarin malam air pasang. Tadi rencana sudah mau ditangani. Tapi air ternyata masih pasang,” terang Anom Gumanti yang juga merupakan anggota DPRD Badung.

Sementara Kadis PUPR Badung Ida Bagus Surya Suamba saat dikonfirmasi menegaskan, sudah menindaklanjuti kondisi yang terjadi di salah satu obyek wisata favorit di Badung tersebut. Namun sampai saat ini birokrat asal Tabanan tersebut baru melakukan kajian. “Hari ini (Kemarin) kami sudah turun dan kaji. Untuk penanganannya, akan segera kami lakukan,” singkatnya.

Hal senada juga disampaikan Kepala DLHK Badung Wayan Puja. Dia pun mengaku sudah menerjunkan petugas untuk mengatensi informasi tersebut. Namun sayang air masih dalam keadaan pasang, sehingga penanganan belum bisa dilakukan.

“Kami siap ikut bersinergi menangani itu. Kami lihat besok kondisinya seperti apa. Kalau memang memungkinkan, maka petugas dan alat berat kami siap langsung action,” imbuhnya.

 

 

 






Reporter: I Putu Resa Kertawedangga

Most Read

Artikel Terbaru

/