alexametrics
24.8 C
Denpasar
Friday, May 27, 2022

Denpasar Catat 21 Kasus Baru, 40 Orang Dinyatakan Sembuh

DENPASAR, BALI EXPRESS – Kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar perlahan mulai dapat ditekan. Sebelumnya kasus positif sempat melonjak yang dalam sehari mendekati angka seratus. Kini kasus positif dapat ditekan. Tercatat pada Jumat (17/7) terdapat 21 kasus positif Covid-19.

Juru Bicara GTPP Covid-19 Kota Denpasar I Dewa Gede Rai menjelaskan, kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar saat ini menunjukkan angka dibawah 50. Meski demikian, kasus masih belum bisa dikatakan melandai. Sebab setiap hari masih saja terdapat penambahan kasus. “Masih belum bisa dikendalikan sehingga belum bisa dikatakan melandai. Kasus terus saja bertambah dan belum juga menunjukkan penurununan yang drastis,” kata Dewa Rai.

Selain kasus positif, juga terdapat 40 pasien yang sembuh. Persentase kesembuhan pasien Covid-19 pun meningkat menjadi 64,34 persen. “Astungkara semakin banyak pasien yang sembuh. Hingga saat ini persentase kesembuhan pasien corona di Kota Denpasar mencapai 64,34 persen. Jumat ini kasus sembuh bertambah 40 orang. Sedangkan kasus positif bertambah 21 orang,” ujarnya.

Lebih lanjut Dewa Rai menjelaskan, angka kesembuhan pasien dan penambahan kasus positif Covid-19 masih fluktuatif. Sebab, di tengah banyaknya pasien yang sembuh, juga masih ditemukan kasus positif Covid-19. Karenanya diperlukan kewaspadaan dan kedisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan.  “Kami bersama memiliki tanggung jawab untuk memutus penyebaran. Saat ini GTPP tetap fokus melakukan 3 T yakni tracing, testing dan treatmen. Masyarakat diharapkan disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan,” ujar Dewa Rai

Dewa Rai menjelaskan, walaupun saat ini sudah memasuki adaptasi kebiasaan baru, namun kasus positif baru di internal keluarga dan pasien positif dengan riwayat perjalanan dalam daerah,  masih meningkat. Kedua klaster baru inilah yang patut diwaspadai bersama, mengingat adanya mobilitas penduduk yang cukup tinggi di Kota Denpasar.

 “Masyarakat diharapkan lebih waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, termasuk dalam lingkup rumah tangga dan lingkungan sekitar rumah, mengingat dua klaster yakni klaster keluarga dan perjalanan dalam daerah mulai mendominasi. Hal ini mengingat arus mobilitas di Denpasar sangat tinggi,” ujar Dewa Rai.

Melihat perkembangan kasus ini, Dewa Rai, kembali mengingatkan agar semua pihak ikut berpartisipasi untuk mencegah penularan Covid-19 agar tidak semakin meluas. Karena dalam pencegahan dan penanganan Covid-19 ini terdapat dua cara, yakni tracing masif yang agresif disertai tes dan isolasi, serta kesadaran masyarakat untuk melaksanakan pencegahan dengan penerapan protokol kesehatan.  

Secara kumulatif, kata Dewa Rai, kasus Covid 19 di Kota Denpasar sebanyak 1.001 kasus positif. Rincianya adalah 644 orang sembuh, 12 orang meninggal dunia, dan 345 orang masih dalam perawatan.


DENPASAR, BALI EXPRESS – Kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar perlahan mulai dapat ditekan. Sebelumnya kasus positif sempat melonjak yang dalam sehari mendekati angka seratus. Kini kasus positif dapat ditekan. Tercatat pada Jumat (17/7) terdapat 21 kasus positif Covid-19.

Juru Bicara GTPP Covid-19 Kota Denpasar I Dewa Gede Rai menjelaskan, kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar saat ini menunjukkan angka dibawah 50. Meski demikian, kasus masih belum bisa dikatakan melandai. Sebab setiap hari masih saja terdapat penambahan kasus. “Masih belum bisa dikendalikan sehingga belum bisa dikatakan melandai. Kasus terus saja bertambah dan belum juga menunjukkan penurununan yang drastis,” kata Dewa Rai.

Selain kasus positif, juga terdapat 40 pasien yang sembuh. Persentase kesembuhan pasien Covid-19 pun meningkat menjadi 64,34 persen. “Astungkara semakin banyak pasien yang sembuh. Hingga saat ini persentase kesembuhan pasien corona di Kota Denpasar mencapai 64,34 persen. Jumat ini kasus sembuh bertambah 40 orang. Sedangkan kasus positif bertambah 21 orang,” ujarnya.

Lebih lanjut Dewa Rai menjelaskan, angka kesembuhan pasien dan penambahan kasus positif Covid-19 masih fluktuatif. Sebab, di tengah banyaknya pasien yang sembuh, juga masih ditemukan kasus positif Covid-19. Karenanya diperlukan kewaspadaan dan kedisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan.  “Kami bersama memiliki tanggung jawab untuk memutus penyebaran. Saat ini GTPP tetap fokus melakukan 3 T yakni tracing, testing dan treatmen. Masyarakat diharapkan disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan,” ujar Dewa Rai

Dewa Rai menjelaskan, walaupun saat ini sudah memasuki adaptasi kebiasaan baru, namun kasus positif baru di internal keluarga dan pasien positif dengan riwayat perjalanan dalam daerah,  masih meningkat. Kedua klaster baru inilah yang patut diwaspadai bersama, mengingat adanya mobilitas penduduk yang cukup tinggi di Kota Denpasar.

 “Masyarakat diharapkan lebih waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, termasuk dalam lingkup rumah tangga dan lingkungan sekitar rumah, mengingat dua klaster yakni klaster keluarga dan perjalanan dalam daerah mulai mendominasi. Hal ini mengingat arus mobilitas di Denpasar sangat tinggi,” ujar Dewa Rai.

Melihat perkembangan kasus ini, Dewa Rai, kembali mengingatkan agar semua pihak ikut berpartisipasi untuk mencegah penularan Covid-19 agar tidak semakin meluas. Karena dalam pencegahan dan penanganan Covid-19 ini terdapat dua cara, yakni tracing masif yang agresif disertai tes dan isolasi, serta kesadaran masyarakat untuk melaksanakan pencegahan dengan penerapan protokol kesehatan.  

Secara kumulatif, kata Dewa Rai, kasus Covid 19 di Kota Denpasar sebanyak 1.001 kasus positif. Rincianya adalah 644 orang sembuh, 12 orang meninggal dunia, dan 345 orang masih dalam perawatan.


Most Read

Artikel Terbaru

/