27.6 C
Denpasar
Thursday, September 29, 2022

Persingkat Waktu, Disdukcapil Terbitkan Akta Kematian Sebelum Penguburan

GIANYAR, BALI EXPRESS – Penerbitan akta kematian yang membutuhkan waktu lama selama ini sering kali dikeluhkan masyarakat diberbagai wilayah. Dan untuk mengantisipasi hal tersebut, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Gianyar pun berinovasi sehingga akta kematian bisa diserahkan sebelum penguburan jenazah dilakukan.

 

 

Kepala Disdukcapil Gianyar, Tjokorda Agusnawa, menjelaskan bahwa pencetakan akta kematian sebelum prosesi penguburan tersebut sejatinya sudah dilakukan sejak ia ditugaskan sebagai Kepala Disdukcapil. Dimana menurutnya hal itu merupakan tindak lanjut dari aspirasi yang disampaikan oleh Forum Perbekel Sukawati. “Ketika itu saya diundang oleh Forum Perbekel Sukawati. Dan mereka menyampaikan sejumlah aspirasi, setelah itu kita diskusikan untuk merumuskan sistem kerjanya,” ungkapnya Rabu (17/8).

 

Salah satu aspirasi yang disampaikan adalah mengenai penerbitan akta kematian. Sehingga pihaknya pun langsung merumuskan system kerja untuk penerbitan akta kematian. Terlebih menurutnya akta kematian merupakan salah satu dokumen yang sangat penting. Sebab akta kematian umumnya diperlukan masyarakat untuk mengurus asuransi, seperti BPJS atau sejenisnya. Termasuk untuk  mengurus sertifikat serta pemuktahiran data. “Kita buat system kerjanya agar masyarakat tidak susah-susah lagi dan tidak perlu menunggu waktu lama dalam mengurus akta kematian, mereka bisa menerima sebelum penguburan atau satu hari pasca penguburan,” bebernya.

Baca Juga :  Hendak Mudik, Empat Pemotor Dikembalikan Polres Tabanan

 

Hanya saja kata dia, pihaknya tidak bisa sendiri karena membutuhkan Kelian Dinas sebagai garda terdepan. Sebab perangkat desa ini yang mengetahui betul situasi warganya. “Sebab tidak bisa dipungkiri kalau SDM masyarakat kita berbeda, ada yang rungu ada yang tidak rungu. Kalau saat dibutuhkan baru ngeredek. Maka kelian dinas sebagai garda terdepan untuk melayani masyarakat,” sebutnya.

 

Ditambahkannya jika kunci dari berjalannya inovasi ini adalah komunikasi. Pihaknya tidak menggunakan aplikasi apa pun untuk mempercepat pelayanan ini. Karena jika menggunakan aplikasi menurutnya tidak akan efesien. Namun pihaknya tetap memanfaatkan kecanggihan teknologi yang dipadukan dengan komunikasi. “Kelian dinas menyiapkan berkas yang telah di PDF kan, tinggal kirim ke WA saya, saya teruskan kebidangya. Tidak sampai sejam atau seharian akta sudah jadi siap diserahkan, data capil juga langsung termuktahirkan,” ujarnya.

Baca Juga :  Ratusan Siswa Disabilitas di Gianyar Diberikan Kartu Identitas Anak

 

Inovasi ini sudah banyak diterapkan oleh perbekel di kecamatan Sukawati. Untuk lebih mengefesienkan, juga pihaknya menyediakan lima staf yang bisa mobile untuk penyerahan akta kematian. Maka dari itu pihaknya saat ini menantang Kelian Dinas dan Perbekel untuk lebih gerak cepat dalam pelayanan data kependudukan. Sehingga data yang dihasilkan bisa muktahir.


GIANYAR, BALI EXPRESS – Penerbitan akta kematian yang membutuhkan waktu lama selama ini sering kali dikeluhkan masyarakat diberbagai wilayah. Dan untuk mengantisipasi hal tersebut, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Gianyar pun berinovasi sehingga akta kematian bisa diserahkan sebelum penguburan jenazah dilakukan.

 

 

Kepala Disdukcapil Gianyar, Tjokorda Agusnawa, menjelaskan bahwa pencetakan akta kematian sebelum prosesi penguburan tersebut sejatinya sudah dilakukan sejak ia ditugaskan sebagai Kepala Disdukcapil. Dimana menurutnya hal itu merupakan tindak lanjut dari aspirasi yang disampaikan oleh Forum Perbekel Sukawati. “Ketika itu saya diundang oleh Forum Perbekel Sukawati. Dan mereka menyampaikan sejumlah aspirasi, setelah itu kita diskusikan untuk merumuskan sistem kerjanya,” ungkapnya Rabu (17/8).

 

Salah satu aspirasi yang disampaikan adalah mengenai penerbitan akta kematian. Sehingga pihaknya pun langsung merumuskan system kerja untuk penerbitan akta kematian. Terlebih menurutnya akta kematian merupakan salah satu dokumen yang sangat penting. Sebab akta kematian umumnya diperlukan masyarakat untuk mengurus asuransi, seperti BPJS atau sejenisnya. Termasuk untuk  mengurus sertifikat serta pemuktahiran data. “Kita buat system kerjanya agar masyarakat tidak susah-susah lagi dan tidak perlu menunggu waktu lama dalam mengurus akta kematian, mereka bisa menerima sebelum penguburan atau satu hari pasca penguburan,” bebernya.

Baca Juga :  Keris Zaman Singosari dan Majapahit Dipamerkan di Denpasar

 

Hanya saja kata dia, pihaknya tidak bisa sendiri karena membutuhkan Kelian Dinas sebagai garda terdepan. Sebab perangkat desa ini yang mengetahui betul situasi warganya. “Sebab tidak bisa dipungkiri kalau SDM masyarakat kita berbeda, ada yang rungu ada yang tidak rungu. Kalau saat dibutuhkan baru ngeredek. Maka kelian dinas sebagai garda terdepan untuk melayani masyarakat,” sebutnya.

 

Ditambahkannya jika kunci dari berjalannya inovasi ini adalah komunikasi. Pihaknya tidak menggunakan aplikasi apa pun untuk mempercepat pelayanan ini. Karena jika menggunakan aplikasi menurutnya tidak akan efesien. Namun pihaknya tetap memanfaatkan kecanggihan teknologi yang dipadukan dengan komunikasi. “Kelian dinas menyiapkan berkas yang telah di PDF kan, tinggal kirim ke WA saya, saya teruskan kebidangya. Tidak sampai sejam atau seharian akta sudah jadi siap diserahkan, data capil juga langsung termuktahirkan,” ujarnya.

Baca Juga :  Dinas yang Dipimpinnya Dilebur, Sudiana Lamar Direktur RSU

 

Inovasi ini sudah banyak diterapkan oleh perbekel di kecamatan Sukawati. Untuk lebih mengefesienkan, juga pihaknya menyediakan lima staf yang bisa mobile untuk penyerahan akta kematian. Maka dari itu pihaknya saat ini menantang Kelian Dinas dan Perbekel untuk lebih gerak cepat dalam pelayanan data kependudukan. Sehingga data yang dihasilkan bisa muktahir.


Most Read

Artikel Terbaru

/