Minggu, 24 Oct 2021
Bali Express
Home / Bali
icon featured
Bali

Setubuhi Anak, Ayah Tiri Mengaku Khilaf

17 September 2021, 19: 41: 16 WIB | editor : Nyoman Suarna

Setubuhi Anak, Ayah Tiri Mengaku Khilaf

TERSANGKA: MW,52, resmi tersangka karena menyetubuhi anak tirinya yang masih di bawah umur. (I Made Mertawan/Bali Express)

Share this      

BANGLI, BALI EXPRESS- Satreskrim Polres Bangli menetapkan MW,52, seorang pria asal salah satu desa di Kecamatan Tembuku, Bangli sebagai tersangka karena menyetubuhi anak tirinya berinisial KJ,16. Kini, KJ hamil 8 bulan.

Kepada wartawan, MW mengakui perbuatannya. Pria beristri dua ini menyetubuhi anak di bawah umur itu sebanyak lima kali. Pertama dilakukan sekitar Februari 2021. Pria yang sehari-sehari bekerja sebagai tukang las ini mengaku khilaf telah melakukan hal itu kepada anak tiri yang juga keponakannya. “Tiang nunas iwang (saya minta maaf). Saya khilaf,” ujar MW, Jumat (17/9).

Apapun alasannya, perbuatan MW dinilai melanggar undang-undang. Hukuman penjara pun menanti. Dia ditetapkan tersangka Pasal 81 Ayat (3) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman minimal 5 tahun penjara. “Iya, yang bersangkutan (MW) sudah resmi tersangka,” ujar Kapolres Bangli AKBP I Gusti Agung Dhana Aryawan didampingi Kasat Reskrim Polres Bangli AKP Androyuan Elim saat merilis kasus tersebut Jumat.

Baca juga: Terdampar, Bangkai Lumba-Lumba Jadi Obyek Bermain Anak-Anak

Dhana Aryawan menyampaikan, kasus persetubuhan anak di bawah umur tersebut terungkap berawal dari kecurigaan ibu kandung korban yang melihat perubahan fisik anaknya. Selain itu, korban juga telat menstruasi. Akhirnya diajak periksa ke bidan. Hasil pemeriksaan mengungkap fakta bahwa KJ tengah berbadan dua.  

Pihak keluarga sempat bertanya-tanya soal ayah dalam perut pelajar SMK di Kabupaten Klungkung itu. Sebab KJ tidak langsung menyampaikan orang yang menghamilinya. Demikian pula dengan tersangka. Sehingga kasus ini pun dilaporkan ke Polsek Tembuku, lanjut dilimpahkan ke Polres Bangli.  “Menurut keterangan tersangka dan korban, sudah lima kali (melakukan hubungan badan),” jelas mantan kapolres Mappi, Papua ini.

(bx/wan/man/JPR)

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2021 PT. JawaPos Group Multimedia