27.6 C
Denpasar
Saturday, June 3, 2023

Gondol Motor dan Handphone, Tiga Pemuda NTT Dibekuk

DENPASAR, BALI EXPRESS – Setelah diburu sekitar satu bulan, tiga tersangka pencurian sepeda motor dan handphone akhirnya diciduk. Peristiwa yang terjadi pada Kamis (19/09), baru terungkap pada Kamis (17/10) oleh Polsek Petang. Ketiga orang pelaku yang terlibat antara lain, Daniel Ndara Kardi, 29, Paulus Pati Kabeko, 23, dan Dominggus Katoda, 25. Ketiganya berasal dari Sumba, NTT. Tersangka melarikan motor dan HP tersebut ketika kunci masih ada di sepeda motor korban.

Kapolsek Petang AKP I Dewa Made Suryatmajaya  menjelaskan kejadian tersebut berawal saat korban, I Made Darmayasa, 24, melancong ke daerah Abiansemal. “Korban (Darmayasa) bersama saksi Ketut Punia,46, melancong ke warung minuman di daerah Abiansemal, pada Rabu 18 September lalu sekitar pukul 18.00,” jelas AKP Suyatmaja.

Seusai melancong dari warung tersebut, korban dan saksi pun kembali mengendarai motor Honda Vario dengan nomor Polisi DK 2185 tersebut ke daerah Samuan Kauh, Petang. “Korban beristirahat di daerah Sauman Kauh, di sebuah gudang sekitar pukul 23.00, Darmayasa dan Punia tertidur di tempat tersebut,” jelas Suyatmajaya.

Baca Juga :  Nyolong Motor, Dua Remaja Dibekuk di Gelogor Carik

Sialnya, korban sebelum tidur tidak mencabut kunci tersebut dari motornya. “Korban tidak mencabut kunci  tersebut dari motor, langsung tertidur, setelah bangun pukul 03.00 dini hari, motor tersebut sudah tidak ada beserta HP Samsung J1 yang korban taruh di saku celananya,” beber Suyatmaja.

Setelah sadar kehilangan motor dan HP, korban melapor ke Polsek Petang. Tim Opsnal Polsek Petang langsung melakukan olah tempat kejadian perkara. “Dari keterangan saksi-saksi di sekitar TKP, kecurigaan mengarah kepada Daniel Ndara Kadi, seorang pemuda asal Sumba. Kami melacak tempat tinggal korban dan melakukan pengejaran,” beber Suyatmaja.

Setelah tiga minggu lebih melakukan pengejaran, Daniel  berhasil diamankan di daerah Batu Bolong, Kuta Utara. “Setelah diinterogasi, pelaku mengakui semua perbuatannya dan dia tidak sendiri. Dia menyebut nama Paulus Pati dan Dominggus Katoda,” tambah Kapolsek Petang.

Baca Juga :  Curi Motor Tiga Tahun Lalu, Ditangkap Operasi Patuh

Paulus Pati kemudian berhasil diamankan di daerah Taman Pancing, Denpasar Selatan. Ternyata motor tersebut dijual kepada Dominggus Katoda yang juga orang Sumba. Dominggus berhasil diamankan di wilayah Pemogan, Denpasar dan ketiga pelaku diringkus ke Polsek Petang.

“Dari hasil interogasi penyidik, Danil mengaku mencuri motor dan HP tersebut bersama Paulus Pati Katobo, kemudian dijual kepada Dominggus. Dominggus membeli motor tersebut seharga Rp 1,5 juta, sedangkan HP Samsung JI yang juga dicuri disimpan oleh Daniel,” jelas Kapolsek Petang AKP Suyatmaja.

Kerugian yang diderita korban akibat pencurian ini sekitar R 12 juta. Dan kini ketiga tersangka harus mendekam di sel tahanan Polsek Petang untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.


DENPASAR, BALI EXPRESS – Setelah diburu sekitar satu bulan, tiga tersangka pencurian sepeda motor dan handphone akhirnya diciduk. Peristiwa yang terjadi pada Kamis (19/09), baru terungkap pada Kamis (17/10) oleh Polsek Petang. Ketiga orang pelaku yang terlibat antara lain, Daniel Ndara Kardi, 29, Paulus Pati Kabeko, 23, dan Dominggus Katoda, 25. Ketiganya berasal dari Sumba, NTT. Tersangka melarikan motor dan HP tersebut ketika kunci masih ada di sepeda motor korban.

Kapolsek Petang AKP I Dewa Made Suryatmajaya  menjelaskan kejadian tersebut berawal saat korban, I Made Darmayasa, 24, melancong ke daerah Abiansemal. “Korban (Darmayasa) bersama saksi Ketut Punia,46, melancong ke warung minuman di daerah Abiansemal, pada Rabu 18 September lalu sekitar pukul 18.00,” jelas AKP Suyatmaja.

Seusai melancong dari warung tersebut, korban dan saksi pun kembali mengendarai motor Honda Vario dengan nomor Polisi DK 2185 tersebut ke daerah Samuan Kauh, Petang. “Korban beristirahat di daerah Sauman Kauh, di sebuah gudang sekitar pukul 23.00, Darmayasa dan Punia tertidur di tempat tersebut,” jelas Suyatmajaya.

Baca Juga :  Kejari Gelar LKTI dan Yel-yel Anti-Korupsi

Sialnya, korban sebelum tidur tidak mencabut kunci tersebut dari motornya. “Korban tidak mencabut kunci  tersebut dari motor, langsung tertidur, setelah bangun pukul 03.00 dini hari, motor tersebut sudah tidak ada beserta HP Samsung J1 yang korban taruh di saku celananya,” beber Suyatmaja.

Setelah sadar kehilangan motor dan HP, korban melapor ke Polsek Petang. Tim Opsnal Polsek Petang langsung melakukan olah tempat kejadian perkara. “Dari keterangan saksi-saksi di sekitar TKP, kecurigaan mengarah kepada Daniel Ndara Kadi, seorang pemuda asal Sumba. Kami melacak tempat tinggal korban dan melakukan pengejaran,” beber Suyatmaja.

Setelah tiga minggu lebih melakukan pengejaran, Daniel  berhasil diamankan di daerah Batu Bolong, Kuta Utara. “Setelah diinterogasi, pelaku mengakui semua perbuatannya dan dia tidak sendiri. Dia menyebut nama Paulus Pati dan Dominggus Katoda,” tambah Kapolsek Petang.

Baca Juga :  Mabuk, Remaja Asal Jember Tertangkap Maling Motor

Paulus Pati kemudian berhasil diamankan di daerah Taman Pancing, Denpasar Selatan. Ternyata motor tersebut dijual kepada Dominggus Katoda yang juga orang Sumba. Dominggus berhasil diamankan di wilayah Pemogan, Denpasar dan ketiga pelaku diringkus ke Polsek Petang.

“Dari hasil interogasi penyidik, Danil mengaku mencuri motor dan HP tersebut bersama Paulus Pati Katobo, kemudian dijual kepada Dominggus. Dominggus membeli motor tersebut seharga Rp 1,5 juta, sedangkan HP Samsung JI yang juga dicuri disimpan oleh Daniel,” jelas Kapolsek Petang AKP Suyatmaja.

Kerugian yang diderita korban akibat pencurian ini sekitar R 12 juta. Dan kini ketiga tersangka harus mendekam di sel tahanan Polsek Petang untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.


Most Read

Artikel Terbaru