alexametrics
26.8 C
Denpasar
Thursday, May 26, 2022

Jatuh di Sungai Saat Mancing, Warga Jelekungkang Meninggal

BANGLI, BALI EXPRESS- Nahas menimpa I Nengah Yudi,31. Pria asal Banjar Jelekungkang, Desa Tamanbali, Bangli ini meninggal dunia setelah terpeleset lalu tenggelam di Tukad Melangit, wilayah banjar setempat, tempatnya memancing, Jumat (17/12).

Informasi yang dirangkum Bali Express (Jawa Pos Group), Yudi memancing bersama rekannya Kadek Eka Wiranata,27, warga Jelekungkang. Sebelum Yudi jatuh, mereka sebenarnya sudah dapat udang. Dengan harapan udang yang lebih besar, Yudi bergeser ke lokasi lain. Saat itu lah dia terpeleset jatuh ke sungai dan tenggelam. “Dia tidak bisa berenang,” kata Eka.

Setelah mengetahui rekannya dalam posisi bahaya, Eka  menjulurkan sebatang bambu, sayangnya tidak bisa diraih oleh korban. Dalam sekejap, tubuh Yudi tidak terlihat. Eka yang dalam keadaan panik, langsung minta pertolongan ke warga terdekat.

Kapolsek Bangli Kompol I Made Adi Suryawan mengaku mendapatkan  laporan sekitar pukul 11.30. Dari laporan itu polisi mendatangi lokasi kejadian. Ternyata medan ke lokasi cukup sulit. Akhirnya minta bantuan ke Basarnas Bali dan SAR Polda Bali. “Korban terpeleset lalu tercebur di sungai,” jelasnya.

Selain melibatkan Basarnas dan Polda Bali, pencarian juga melibatkan relawan penyelam, PMI masyarakat sekitar. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar pukul 16.06. Jasadnya ditemukan sekitar 20 meter dari titik jatuh, dengan kedalaman sekitar 4,5 meter. Saat ditemukan, antara tenggelam dan mengambang.

Kasi Operasi dan Siaga Basarnas Bali Anak Agung Alit Supartana mengatakan, jasad korban ditemukan oleh relawan. Sebelum relawan itu menemukan korban, Basarnas sudah sempat menurunkan penyelam. Pencarian dilakukan di sekitar korban jatuh dan sekitarnya. Hanya dua kali menurunkan penyelaman hasilnya nihil. Kemudian penyelam Basarnas istirahat, dan pencarian dilakukan oleh relawan. Sekitar 10 menit pencarian, korban ditemukan di posisi yang sebelumnya sudha sempat diobok-obok penyelam Basarnas.

Setelah ditemukan, jenazah langsung dibawa ke setra (kuburan) Desa Adat Jelekungkang, langsung dikubur. Sebab sesuai dresta di desa setempat, warga yang meninggal dunia di luar pekarangan rumahnya harus langsung dibawa ke setra. “Dimandikan di kuburan,” ungkap Klian Banjar Adat Jelekungkang I Nyoman Rina.

Ia pun menyampaikan, saat pencarian dilakukan secara sekala dan niskala. Secara sekala melibatkan Basarnas kepolisian dan pihak terkait lainnya. Kemudian secara niskala, pihak keluarga membawa seperangkat gong ke lokasi.  Suara gong diyakini bisa mempercepat orang hilang ditemukan.  “Itu sesuai kepercayaan,” jelasnya.

Setelah kejadian itu, Rina mengaku akan koordinasi dengan pihak prajuru dan pemangku untuk menentukan langsung selanjutkan. Mengingat, Tukad Melangit tempat korban jatuh tergolong angker. Tapi sering ada orang memancing di sana. Kejadian tenggelam ini merupakn yang kedua. Sekitar 1983 seorang perempuan meninggal di sekitar lokasi itu. Meninggal karena tenggelam, setelah terpeleset saat memetik sayur paku (pakis).


BANGLI, BALI EXPRESS- Nahas menimpa I Nengah Yudi,31. Pria asal Banjar Jelekungkang, Desa Tamanbali, Bangli ini meninggal dunia setelah terpeleset lalu tenggelam di Tukad Melangit, wilayah banjar setempat, tempatnya memancing, Jumat (17/12).

Informasi yang dirangkum Bali Express (Jawa Pos Group), Yudi memancing bersama rekannya Kadek Eka Wiranata,27, warga Jelekungkang. Sebelum Yudi jatuh, mereka sebenarnya sudah dapat udang. Dengan harapan udang yang lebih besar, Yudi bergeser ke lokasi lain. Saat itu lah dia terpeleset jatuh ke sungai dan tenggelam. “Dia tidak bisa berenang,” kata Eka.

Setelah mengetahui rekannya dalam posisi bahaya, Eka  menjulurkan sebatang bambu, sayangnya tidak bisa diraih oleh korban. Dalam sekejap, tubuh Yudi tidak terlihat. Eka yang dalam keadaan panik, langsung minta pertolongan ke warga terdekat.

Kapolsek Bangli Kompol I Made Adi Suryawan mengaku mendapatkan  laporan sekitar pukul 11.30. Dari laporan itu polisi mendatangi lokasi kejadian. Ternyata medan ke lokasi cukup sulit. Akhirnya minta bantuan ke Basarnas Bali dan SAR Polda Bali. “Korban terpeleset lalu tercebur di sungai,” jelasnya.

Selain melibatkan Basarnas dan Polda Bali, pencarian juga melibatkan relawan penyelam, PMI masyarakat sekitar. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar pukul 16.06. Jasadnya ditemukan sekitar 20 meter dari titik jatuh, dengan kedalaman sekitar 4,5 meter. Saat ditemukan, antara tenggelam dan mengambang.

Kasi Operasi dan Siaga Basarnas Bali Anak Agung Alit Supartana mengatakan, jasad korban ditemukan oleh relawan. Sebelum relawan itu menemukan korban, Basarnas sudah sempat menurunkan penyelam. Pencarian dilakukan di sekitar korban jatuh dan sekitarnya. Hanya dua kali menurunkan penyelaman hasilnya nihil. Kemudian penyelam Basarnas istirahat, dan pencarian dilakukan oleh relawan. Sekitar 10 menit pencarian, korban ditemukan di posisi yang sebelumnya sudha sempat diobok-obok penyelam Basarnas.

Setelah ditemukan, jenazah langsung dibawa ke setra (kuburan) Desa Adat Jelekungkang, langsung dikubur. Sebab sesuai dresta di desa setempat, warga yang meninggal dunia di luar pekarangan rumahnya harus langsung dibawa ke setra. “Dimandikan di kuburan,” ungkap Klian Banjar Adat Jelekungkang I Nyoman Rina.

Ia pun menyampaikan, saat pencarian dilakukan secara sekala dan niskala. Secara sekala melibatkan Basarnas kepolisian dan pihak terkait lainnya. Kemudian secara niskala, pihak keluarga membawa seperangkat gong ke lokasi.  Suara gong diyakini bisa mempercepat orang hilang ditemukan.  “Itu sesuai kepercayaan,” jelasnya.

Setelah kejadian itu, Rina mengaku akan koordinasi dengan pihak prajuru dan pemangku untuk menentukan langsung selanjutkan. Mengingat, Tukad Melangit tempat korban jatuh tergolong angker. Tapi sering ada orang memancing di sana. Kejadian tenggelam ini merupakn yang kedua. Sekitar 1983 seorang perempuan meninggal di sekitar lokasi itu. Meninggal karena tenggelam, setelah terpeleset saat memetik sayur paku (pakis).


Most Read

Artikel Terbaru

/