alexametrics
25.8 C
Denpasar
Friday, May 27, 2022

Sidak Kawasan Ubud, Komisi I Soroti Perizinan Vila Beralih Jadi Hotel

GIANYAR, BALI EXPRESS – Kawasan Ubud menjadi sasaran sidak Komisi I DPRD Gianyar, Kamis (17/2). Dalam sidak tersebut diketahui jika ada pembangunan rumah sakit di jalur hijau Jalan Raya Teges, Desa Peliatan, Kecamatan Ubud, Gianyar, serta pembangunan sejumlah akomodasi wisata.

Ketua Komisi I DPRD Gianyar, I Nyoman Amerthayasa, menjelaskan bahwa pihaknya turun ke lapangan untuk melakukan monitoring dan evaluasi (monev) berdasarkan perintah dari Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Gianyar. Pihaknya pun turun bersama Dinas PU dan Dinas Perizinan Gianyar.

Selain untuk menegakkan Perda, monev tersebut dilakukan sebagai upaya menggali potensi pajak yang belum tergarap. “Jadi di Komisi I sekaligus mendata yang mana yang bisa menjadi objek PAD. Kita akan kerjasama dengan lintas OPD, sehingga bermuara pada peningkatan PAD,” ungkapnya saat ditemui Jumat (18/2).

Pada kesempatan itu, pihaknya melakukan pengecekan di tiga lokasi yang menjadi sorotan. Yang pertama, di Jalan Raya Teges, Desa Peliatan. Dimana di lokasi tersebut tengah dibangun proyek pembangunan rumah sakit khusus ibu dan anak. Proyek itupun telah mengantongi IMB. “Pertama di Jalan Raya Teges, kita temukan pembangunan rumah sakit khusus untuk ibu dan anak. Dari dokumen yang kita minta mereka sudah bisa menunjukkan IMB. Tapi dokumen lain mereka masih berproses di Kemenkes karena ini merupakan sarana kesehatan,” imbuhnya.

Hanya saja kawasan pembangunan rumah sakit tersebut masuk dalam zona jalur hijau. Tetapi pihaknya menilai pembangunan rumah sakit ini akan sangay dibutuhkan berkaitan dengan megaproyek Ubud, Tegalalang dan Payangan (Ulapan) yang dibiayai menggunakan APBN. “Maka dari itu kita siap jika rumah sakit ini nantinya dimasukkan dalam Perda Tata Ruang. Karena mereka sudah punya ijin, dan kita hanya mengingatkan agar menjaga kebersihan jalan raya, dan tidak melenceng dari gambar bangunan yang dimohonkan,” beber politisi PDIP asal Singakerta tersebut.

Lokasi kedua dan ketiga ada di Desa Singakerta. Dimana pihaknya menyoroti pembangunan vila serta peralihan villa menjadi hotel. Untuk pembangunan vila, kata dia secara kasat mata dari luar adalah bangunan baja dan tidak menggunakan arsitektur Bali. Sehingga pihaknya berharap pemilik bangunan bisa mengadaptasi style Bali. “Untuk izinnya sudah ada. Tapi kemarin gambarnya kita belum tahu, karena mereka tidak dapat menunjukkan gambar, karena dibawa oleh owner,” sambungnya.

Sedangkan untuk vila yang beralih menjadi hotel. Dulunya bernama vila Pelangi dan kini berubah menjadi Hotel Lumina yang berlokasi di Banjar Jukutpaku, Desa Singakerta, Ubud. Parahnya saat dicek pihaknya menemukan ada bangunan yang menyentuh sungai. Atas kondisi tersebut pihaknya pun meminta agar pemilik hotel mengurus izin hotel, serta memperbaiki pelanggaran yang terjadi.

“Kita lihat ada bangunan yang bersentuhan dengan sungai. Menurut mereka, mereka melanjutkan izin dari vila yang dulu. Terkait hal tersebut, maka kita minta pemilik hotel harus mengurus ulang izinnya,” tandasnya.


GIANYAR, BALI EXPRESS – Kawasan Ubud menjadi sasaran sidak Komisi I DPRD Gianyar, Kamis (17/2). Dalam sidak tersebut diketahui jika ada pembangunan rumah sakit di jalur hijau Jalan Raya Teges, Desa Peliatan, Kecamatan Ubud, Gianyar, serta pembangunan sejumlah akomodasi wisata.

Ketua Komisi I DPRD Gianyar, I Nyoman Amerthayasa, menjelaskan bahwa pihaknya turun ke lapangan untuk melakukan monitoring dan evaluasi (monev) berdasarkan perintah dari Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Gianyar. Pihaknya pun turun bersama Dinas PU dan Dinas Perizinan Gianyar.

Selain untuk menegakkan Perda, monev tersebut dilakukan sebagai upaya menggali potensi pajak yang belum tergarap. “Jadi di Komisi I sekaligus mendata yang mana yang bisa menjadi objek PAD. Kita akan kerjasama dengan lintas OPD, sehingga bermuara pada peningkatan PAD,” ungkapnya saat ditemui Jumat (18/2).

Pada kesempatan itu, pihaknya melakukan pengecekan di tiga lokasi yang menjadi sorotan. Yang pertama, di Jalan Raya Teges, Desa Peliatan. Dimana di lokasi tersebut tengah dibangun proyek pembangunan rumah sakit khusus ibu dan anak. Proyek itupun telah mengantongi IMB. “Pertama di Jalan Raya Teges, kita temukan pembangunan rumah sakit khusus untuk ibu dan anak. Dari dokumen yang kita minta mereka sudah bisa menunjukkan IMB. Tapi dokumen lain mereka masih berproses di Kemenkes karena ini merupakan sarana kesehatan,” imbuhnya.

Hanya saja kawasan pembangunan rumah sakit tersebut masuk dalam zona jalur hijau. Tetapi pihaknya menilai pembangunan rumah sakit ini akan sangay dibutuhkan berkaitan dengan megaproyek Ubud, Tegalalang dan Payangan (Ulapan) yang dibiayai menggunakan APBN. “Maka dari itu kita siap jika rumah sakit ini nantinya dimasukkan dalam Perda Tata Ruang. Karena mereka sudah punya ijin, dan kita hanya mengingatkan agar menjaga kebersihan jalan raya, dan tidak melenceng dari gambar bangunan yang dimohonkan,” beber politisi PDIP asal Singakerta tersebut.

Lokasi kedua dan ketiga ada di Desa Singakerta. Dimana pihaknya menyoroti pembangunan vila serta peralihan villa menjadi hotel. Untuk pembangunan vila, kata dia secara kasat mata dari luar adalah bangunan baja dan tidak menggunakan arsitektur Bali. Sehingga pihaknya berharap pemilik bangunan bisa mengadaptasi style Bali. “Untuk izinnya sudah ada. Tapi kemarin gambarnya kita belum tahu, karena mereka tidak dapat menunjukkan gambar, karena dibawa oleh owner,” sambungnya.

Sedangkan untuk vila yang beralih menjadi hotel. Dulunya bernama vila Pelangi dan kini berubah menjadi Hotel Lumina yang berlokasi di Banjar Jukutpaku, Desa Singakerta, Ubud. Parahnya saat dicek pihaknya menemukan ada bangunan yang menyentuh sungai. Atas kondisi tersebut pihaknya pun meminta agar pemilik hotel mengurus izin hotel, serta memperbaiki pelanggaran yang terjadi.

“Kita lihat ada bangunan yang bersentuhan dengan sungai. Menurut mereka, mereka melanjutkan izin dari vila yang dulu. Terkait hal tersebut, maka kita minta pemilik hotel harus mengurus ulang izinnya,” tandasnya.


Most Read

Artikel Terbaru

/