alexametrics
28.8 C
Denpasar
Saturday, May 28, 2022

2 Pekan Jabat Plt, dr Eka Tuntaskan Keluhan Penunggu Pasien 

NEGARA, BALI EXPRESS – Pembenahan pelayanan di seluruh bagian Rumah Sakit Umum (RSU) Negara menjadi prioritas Plt Direktur RSU Negara dr Ni Putu Eka Indrawati. 

Sepekan pasca ditunjuk memimpin rumah sakit terbesar di Bumi Mekepung itu, dr Eka membuat beberapa kebijakan strategis, khususnya terkait pelayanan kepada pasien yang berobat ke RSU Negara secara menyeluruh.

“Saya memang fokus ke IGD dan pelayanan isolasi dulu, karena banyak komplin yang masuk,” ujarnya.

Ia mencontohkan saat bertugas sebagai Ka IGD, para penunggu pasien kerap mengaku ribet saat disuruh bawa darah ke lab, termasuk juga harus mengambil obat sendiri ke farmasi. “Jadi minggu pertama, sudah tidak ada lagi keluarga pasien yang ambil obat sendiri, bawa darah ke lab sendiri. Semua sudah kami layani,” imbuhnya.

Permasalahan atau keluhan itu diakui dr Eka sudah sempat disampaikan kepada pimpinan sebelumnya. Namun, hingga dua kali pergantian Direktur RSU Negara, belum juga menemukan solusi. Hal itu menurutnya karena permasalahan di RSU Negara saat itu tidak hanya pada kualitas pelayanan saja, sehingga tidak menjadi prioritas penyelesaian. 

Belum lagi adanya pembangunan infrastruktur gedung RSU Negara yang lebih nyaman dan luas seperti sekarang ini yang menjadi prioritas direktur saat itu. 

“Saya sudah usul dari zaman dodol, belum terealisasi dengan berbagai alasan. Kesempatan saya jadi Plt Direktur, itu yang pertama kali saya kerjakan,” terangnya.

Bahkan, untuk tetap menjamin pelayanan di RSU Negara dapat berlangsung dengan baik dan maksimal, khususnya di IGD, pihaknya juga sudah menugaskan secara definitif Ka IGD yang baru untuk menggantikan dirinya, yakni dr Ni Luh Putu Vera Fajarini. 

Tidak hanya itu, pihaknya juga menugaskan dr Ngurah Putu Puja Astawa selaku Waka IGD yang baru. Penugasan keduanya itu tertuang dalam lampiran Surat Perintah Tugas, Nomor : 800/536/RSUN/2021, tertanggal 4 Maret 2021 yang ditandatanganinya langsung selaku Plt Direktur RSU Negara bersama dengan Kabag Tata Usaha, serta Kabid Pelayanan Medik dan Kendali Mutu selaku Panitia Kredinsial RSU Negara. “Sekarang Ka IGD nya dr Vera Fajarini. Sudah sah,” tegasnya.

Di sisi lain, demi penyempurnaan pelayanan kepada setiap warga yang berobat ke RSU Negara, dr Eka meminta masyarakat jangan segan untuk memberikan masukan. Bahkan, ia mengaku tidak alergi dengan kritikan. “Saya senang kalau dikritik, apalagi yang sifatnya membangun,” pungkasnya. 


NEGARA, BALI EXPRESS – Pembenahan pelayanan di seluruh bagian Rumah Sakit Umum (RSU) Negara menjadi prioritas Plt Direktur RSU Negara dr Ni Putu Eka Indrawati. 

Sepekan pasca ditunjuk memimpin rumah sakit terbesar di Bumi Mekepung itu, dr Eka membuat beberapa kebijakan strategis, khususnya terkait pelayanan kepada pasien yang berobat ke RSU Negara secara menyeluruh.

“Saya memang fokus ke IGD dan pelayanan isolasi dulu, karena banyak komplin yang masuk,” ujarnya.

Ia mencontohkan saat bertugas sebagai Ka IGD, para penunggu pasien kerap mengaku ribet saat disuruh bawa darah ke lab, termasuk juga harus mengambil obat sendiri ke farmasi. “Jadi minggu pertama, sudah tidak ada lagi keluarga pasien yang ambil obat sendiri, bawa darah ke lab sendiri. Semua sudah kami layani,” imbuhnya.

Permasalahan atau keluhan itu diakui dr Eka sudah sempat disampaikan kepada pimpinan sebelumnya. Namun, hingga dua kali pergantian Direktur RSU Negara, belum juga menemukan solusi. Hal itu menurutnya karena permasalahan di RSU Negara saat itu tidak hanya pada kualitas pelayanan saja, sehingga tidak menjadi prioritas penyelesaian. 

Belum lagi adanya pembangunan infrastruktur gedung RSU Negara yang lebih nyaman dan luas seperti sekarang ini yang menjadi prioritas direktur saat itu. 

“Saya sudah usul dari zaman dodol, belum terealisasi dengan berbagai alasan. Kesempatan saya jadi Plt Direktur, itu yang pertama kali saya kerjakan,” terangnya.

Bahkan, untuk tetap menjamin pelayanan di RSU Negara dapat berlangsung dengan baik dan maksimal, khususnya di IGD, pihaknya juga sudah menugaskan secara definitif Ka IGD yang baru untuk menggantikan dirinya, yakni dr Ni Luh Putu Vera Fajarini. 

Tidak hanya itu, pihaknya juga menugaskan dr Ngurah Putu Puja Astawa selaku Waka IGD yang baru. Penugasan keduanya itu tertuang dalam lampiran Surat Perintah Tugas, Nomor : 800/536/RSUN/2021, tertanggal 4 Maret 2021 yang ditandatanganinya langsung selaku Plt Direktur RSU Negara bersama dengan Kabag Tata Usaha, serta Kabid Pelayanan Medik dan Kendali Mutu selaku Panitia Kredinsial RSU Negara. “Sekarang Ka IGD nya dr Vera Fajarini. Sudah sah,” tegasnya.

Di sisi lain, demi penyempurnaan pelayanan kepada setiap warga yang berobat ke RSU Negara, dr Eka meminta masyarakat jangan segan untuk memberikan masukan. Bahkan, ia mengaku tidak alergi dengan kritikan. “Saya senang kalau dikritik, apalagi yang sifatnya membangun,” pungkasnya. 


Most Read

Artikel Terbaru

/