alexametrics
26.5 C
Denpasar
Wednesday, May 18, 2022

Minim Saksi, Orang Tua Orok di Tukad Mati Masih Diselidiki

DENPASAR, BALI EXPRESS – Penemuan jenazah orok atau bayi di Tukad Mati, Jalan Mahendradatta, Denpasar Barat sempat menggegerkan warga sekitar. Masyarakat pun penasaran mengenai orang yang tega membuang buah hatinya itu. Namun sayang, sampai saat ini kasus tersebut belum ada titik terang.

Kapolsek Denpasar Barat, Kompol I Made Hendra Agustina yang dikonfirmasi menuturkan pihaknya masih dalam proses menyelidiki kasus tersebut. “Bhabinkamtibmas masih mengumpulkan bahan keterangan (Pulbaket), untuk saat ini kami belum bisa memastikan siapa orang tua dari bayi ini,” tandasnya, Jumat (18/3).

Ternyata, upaya dalam mengungkap orang tua yang diduga membuang buah hatinya itu menemui kendala akibat minimnya saksi. Untuk itu pihaknya berusaha memeriksa puskesmas dan rumah sakit terkait adanya pasien pasca melahirkan yang tanpa bayi. Petugas juga mengecek kemungkinan keberadaan orang tuanya ke pihak Kepala Lingkungan Adat maupun Dinas.

“Kami periksa di Kaling Adat atau Dinas, mencari perempuan (orang tua) yang terlihat hamil beberapa minggu terakhir, semoga bisa segera terungkap,” ujar Perwira Melati Satu di pundak itu. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, pemancing di aliran Tukad (Sungai) Mati, bawah Jembatan Jalan Mahendradatta, Denpasar Barat, dibuat geger dengan adanya mayat orok yang tersangkut pada bebatuan, Senin (14/3) siang.

Kompol I Made Hendra Agustina yang ditemui di lokasi kejadian selesai melakukan pemeriksaan menuturkan peristiwa itu pertama kali diketahui oleh warga bernama Nur Hidayat yang hendak memancing tepat di bawah jembatan, sekitar pukul 12.45. Nur melihat sesuatu tersangkut dan terendam di antara bebatuan serta tumpukan sampah. Awalnya dia mengira hal itu adalah mainan atau boneka, lantaran ada kepala serta tangan yang mencuat.

Karena penasaran, pria ini coba mendekatinya dan dibuat terkejut bukan kepalang. Benda itu ternyata adalah sesosok bayi atau orok tanpa terbungkus sehelai benangpun. Sehingga Nur segera melaporkannya ke Polsek Denpasar Barat. Dari pemeriksaan yang dilakukan tim Identifikasi, bayi itu berjenis kelamin perempuan dan memang sudah tak bernyawa dengan beberapa tanda lebam di tubuhnya.

Lebih lanjut, buah hati diduga dibuang orang tuanya ini disebut baru dilahirkan, terlihat dari ari-ari yang masih menempel. Terlebih belum ada tanda-tanda pembusukan. Kemudian petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Denpasar tiba di lokasi untuk mengevakuasi jasad bayi malang ini ke RSUP Sanglah guna pemeriksaan lebih lanjut.






Reporter: I Gede Paramasutha

DENPASAR, BALI EXPRESS – Penemuan jenazah orok atau bayi di Tukad Mati, Jalan Mahendradatta, Denpasar Barat sempat menggegerkan warga sekitar. Masyarakat pun penasaran mengenai orang yang tega membuang buah hatinya itu. Namun sayang, sampai saat ini kasus tersebut belum ada titik terang.

Kapolsek Denpasar Barat, Kompol I Made Hendra Agustina yang dikonfirmasi menuturkan pihaknya masih dalam proses menyelidiki kasus tersebut. “Bhabinkamtibmas masih mengumpulkan bahan keterangan (Pulbaket), untuk saat ini kami belum bisa memastikan siapa orang tua dari bayi ini,” tandasnya, Jumat (18/3).

Ternyata, upaya dalam mengungkap orang tua yang diduga membuang buah hatinya itu menemui kendala akibat minimnya saksi. Untuk itu pihaknya berusaha memeriksa puskesmas dan rumah sakit terkait adanya pasien pasca melahirkan yang tanpa bayi. Petugas juga mengecek kemungkinan keberadaan orang tuanya ke pihak Kepala Lingkungan Adat maupun Dinas.

“Kami periksa di Kaling Adat atau Dinas, mencari perempuan (orang tua) yang terlihat hamil beberapa minggu terakhir, semoga bisa segera terungkap,” ujar Perwira Melati Satu di pundak itu. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, pemancing di aliran Tukad (Sungai) Mati, bawah Jembatan Jalan Mahendradatta, Denpasar Barat, dibuat geger dengan adanya mayat orok yang tersangkut pada bebatuan, Senin (14/3) siang.

Kompol I Made Hendra Agustina yang ditemui di lokasi kejadian selesai melakukan pemeriksaan menuturkan peristiwa itu pertama kali diketahui oleh warga bernama Nur Hidayat yang hendak memancing tepat di bawah jembatan, sekitar pukul 12.45. Nur melihat sesuatu tersangkut dan terendam di antara bebatuan serta tumpukan sampah. Awalnya dia mengira hal itu adalah mainan atau boneka, lantaran ada kepala serta tangan yang mencuat.

Karena penasaran, pria ini coba mendekatinya dan dibuat terkejut bukan kepalang. Benda itu ternyata adalah sesosok bayi atau orok tanpa terbungkus sehelai benangpun. Sehingga Nur segera melaporkannya ke Polsek Denpasar Barat. Dari pemeriksaan yang dilakukan tim Identifikasi, bayi itu berjenis kelamin perempuan dan memang sudah tak bernyawa dengan beberapa tanda lebam di tubuhnya.

Lebih lanjut, buah hati diduga dibuang orang tuanya ini disebut baru dilahirkan, terlihat dari ari-ari yang masih menempel. Terlebih belum ada tanda-tanda pembusukan. Kemudian petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Denpasar tiba di lokasi untuk mengevakuasi jasad bayi malang ini ke RSUP Sanglah guna pemeriksaan lebih lanjut.






Reporter: I Gede Paramasutha

Most Read

Artikel Terbaru

/